Kompas.com - 24/04/2014, 12:13 WIB
Calon Anggota Legislatif DPR asal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Angel Lelga menghadiri sidang putusan uji materi (judicial review) Undang-Undang Nomor 42 Tahun 2008 tentang Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden di gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta Pusat, Kamis (23/1/2014). MK mengabulkan permohonan Koalisi Masyarakat Sipil yang diwakili Effendi Gazali bahwa pemilu legislatif dan pemilu presiden dilakukan serentak namun dilaksanakan pada 2019 karena waktu penyelenggaraan Pemilu 2014 yang sudah sangat dekat dan terjadwal. TRIBUNNEWS/HERUDIN HERUDINCalon Anggota Legislatif DPR asal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Angel Lelga menghadiri sidang putusan uji materi (judicial review) Undang-Undang Nomor 42 Tahun 2008 tentang Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden di gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta Pusat, Kamis (23/1/2014). MK mengabulkan permohonan Koalisi Masyarakat Sipil yang diwakili Effendi Gazali bahwa pemilu legislatif dan pemilu presiden dilakukan serentak namun dilaksanakan pada 2019 karena waktu penyelenggaraan Pemilu 2014 yang sudah sangat dekat dan terjadwal. TRIBUNNEWS/HERUDIN
|
EditorCaroline Damanik

SOLO, KOMPAS.com — Artis dangdut sekaligus bintang layar lebar, Angel Lelga, dipastikan tidak lolos menjadi anggota legislatif DPR RI setelah tidak mendapat banyak pemilih. Hal tersebut diungkapkan oleh Arif Sahudi, Ketua DPC PPP Surakarta. Dari perhitungan sementara, baik dari Komisi Pemilihan Umum Daerah Surakarta maupun internal partai, lanjutnya, Angel tidak mungkin masuk ke Senayan.

"Dari hasil perhitungan kami, Mbak Angel tidak masuk karena suara yang diperolehnya sekitar 6.500, dan itu jauh dari target. Konteks di Solo, kita dapat 12.000 suara, dan untuk tingkat DPR RI kita dapat 18.000 suara, itu pun masih dibagi dengan banyak caleg," katanya, Kamis (24/4/2014).

Arif mengakui bahwa mantan istri Rhoma Irama tersebut gagal menjadi legislator karena masyarakat pemilih makin cerdas saat ini. Pemilih, lanjutnya, sudah bisa mengetahui apakah caleg tersebut memang bermodalkan elektabilitas atau hanya popularitas.

"Kasus Mbak Angel, semua masyarakat mengakui bahwa tingkat popularitasnya sangat tinggi. Namun karena masyarakat cerdas, mereka juga akan mempertimbangkan apakah caleg ini cukup cerdas mewakili rakyat di DPR," ujarnya.

Arif juga menyoroti tipe pemilih saat ini yang lebih pragmatis. Menurut dia, keberhasilan meraih suara banyak tergantung pada pendekatan detik-detik terakhir pencoblosan.

"Diakui atau tidak, semua partai melakukan pendekatan di detik-detik terakhir, dan itu yang mendongkrak suara karena masyarakat adalah pemilih pragmatis," katanya.

Sementara itu, Angel Lelga hingga saat ini belum bisa dimintai keterangan terkait kegagalannya menjadi anggota dewan. Saat menghubungi ke sejumlah nomor kontak milik Angel Lelga, yang terdengar hanya nada sibuk.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.