Selain Monorel, Bandung Juga Segera Punya "Cable Car"

Kompas.com - 23/04/2014, 19:16 WIB
Shutterstock Ilustrasi kereta gantung.
|
EditorFarid Assifa

BANDUNG, KOMPAS.com — Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, mengatakan, selain membangun alat transportasi publik berupa monorel yang saat ini tengah memasuki tahap lelang, Kota Bandung juga akan membangun sarana transportasi lainnya berupa cable car.

Emil —sapaan akrab Ridwan Kamil— menjelaskan, Pemerintah Kota Bandung telah melakukan kajian terkait rute-rute yang akan dilewati oleh transportasi publik yang oleh masyarakat Indonesia dikenal dengan nama kereta gantung itu.

"Kita sudah atur rute-rute cable car yang akan kita lelang juga melewati Kebon Kawung, Terminal Dago, Ledeng, dan ke Ciwalk (Cihampelas). Termasuk ke arah timur ada visibility study, rutenya dari Pasteur melewati Gasibu, Cicaheum, sampai ke Ujungberung," kata Emil di Institut France Indonesia (IFI) di Jalan Purnawarman, Kota Bandung, Rabu (23/4/2014).

Lebih lanjut Emil menambahkan, tender proyek pembangunan cable car tersebut akan dilelang dalam waktu 3 bulan ke depan. "Berarti September sudah ditentukan pemenang tendernya," ucapnya.


Menurut Emil, Kota Bandung sebenarnya sudah lama memiliki rencana untuk membangun cable car. Namun, lanjutnya, rencana tersebut terkendala oleh warga yang keberatan tanah atau rumahnya dilintasi.

"Dulu terhambat karena Indonesia belum punya aturan terkait public transportation yang melintasi udara tapi melintasi tanah milik pribadi," ujarnya.

"Sekarang kita ubah. Cable car akan melintasi jalan milik pemkot," sambungnya.

Emil menambahkan, Pemerintah Perancis melalui Duta Besar Perancis Corinne Breuze telah menyatakan kesiapannya untuk membantu Pemkot Bandung merealisasikan cable car. "Teknologinya ada dua pilihan antara Austria atau Perancis," ungkapnya.

Sementara itu, Corinne Breuze mengatakan, berdasarkan hasil presentasi yang diajukan oleh Ridwan Kamil, Pemerintah Perancis sangat tertarik untuk membantu Pemkot Bandung membangun cable car di Kota Bandung.

"Kami sangat tertarik dengan konsep teknopolis seperti yang diprensentasikan oleh Wali Kota, khususnya dalam hal cable car karena Perancis sangat ahli untuk bidang ini," ujarnya.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

[POPULER DI KOMPASIANA] Insiden Asrama Papua | Anak (Baru) Ibu Kota | Spider-Man Lepas dari MCU

[POPULER DI KOMPASIANA] Insiden Asrama Papua | Anak (Baru) Ibu Kota | Spider-Man Lepas dari MCU

Regional
Hukuman Kebiri Kimia Belum Ada Juknis, Kejati Jatim Tunggu Petunjuk Jaksa Agung

Hukuman Kebiri Kimia Belum Ada Juknis, Kejati Jatim Tunggu Petunjuk Jaksa Agung

Regional
Sirkulasi 'Eddy' Picu Gelombang Setinggi 4 Meter di Sejumlah Wilayah

Sirkulasi "Eddy" Picu Gelombang Setinggi 4 Meter di Sejumlah Wilayah

Regional
50 Warga Dievakuasi Akibat Guguran Lava Gunung Karangetang

50 Warga Dievakuasi Akibat Guguran Lava Gunung Karangetang

Regional
Leprid Apresiasi Keberhasilan Hendi dalam Membina Ribuan UMKM

Leprid Apresiasi Keberhasilan Hendi dalam Membina Ribuan UMKM

Regional
Di Lhokseumawe, setiap Jumat Wajib Pakai Bahasa Aceh

Di Lhokseumawe, setiap Jumat Wajib Pakai Bahasa Aceh

Regional
Gubernur Bali Minta Pelindo III Stop Reklamasi di Pelabuhan Benoa

Gubernur Bali Minta Pelindo III Stop Reklamasi di Pelabuhan Benoa

Regional
Pemerkosa 9 Anak Dapat Hukuman Kebiri Kimia dan Baru Pertama di Mojokerto

Pemerkosa 9 Anak Dapat Hukuman Kebiri Kimia dan Baru Pertama di Mojokerto

Regional
Pemilik Kapal Ungkap Penyebab KM Mina Sejati Karam Pasca-pembantaian ABK

Pemilik Kapal Ungkap Penyebab KM Mina Sejati Karam Pasca-pembantaian ABK

Regional
Kasus di Asrama Mahasiswa Papua, 5 TNI Diskors dan Diseret ke Pengadilan Militer

Kasus di Asrama Mahasiswa Papua, 5 TNI Diskors dan Diseret ke Pengadilan Militer

Regional
Gempa Magnitudo 4,7 Guncang Cilacap dan Kebumen, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 4,7 Guncang Cilacap dan Kebumen, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Kebiri Kimia di Mojokerto, Kejaksaan Masih Mencari Rumah Sakit untuk Eksekusi Hukuman

Kebiri Kimia di Mojokerto, Kejaksaan Masih Mencari Rumah Sakit untuk Eksekusi Hukuman

Regional
2 Jenazah Ditemukan pada Mobil Terbakar, Diduga Korban Pembunuhan

2 Jenazah Ditemukan pada Mobil Terbakar, Diduga Korban Pembunuhan

Regional
Perusahaan Datangkan Kapal Cari Korban Pembantaian KM Mina Sejati

Perusahaan Datangkan Kapal Cari Korban Pembantaian KM Mina Sejati

Regional
Cuaca Buruk, Pencarian Kapal Kargo yang Hilang di Perairan Pulau Buru Dihentikan

Cuaca Buruk, Pencarian Kapal Kargo yang Hilang di Perairan Pulau Buru Dihentikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X