Kompas.com - 22/04/2014, 16:28 WIB
|
EditorCaroline Damanik

MALANG, KOMPAS.com - Keluarga dari dua korban tertimbun longsor di Kabupaten Malang, Jawa Timur, berharap jasad kedua korban bisa segera ditemukan walau medannya sulit dan pencarian dihentikan sementara akibat hujan deras.

"Keluarga berharap, jasadnya segera bisa ditemukan, jika memang betul-betul tertimbun reruntuhan longsor," kata Sampur, ayah dari Prayudi, salah satu korban tewas, di lokasi longsor, Selasa (22/4/2014).

Menurut Sampur, anaknya, Prayudi, sedang mencari rumput gajah di bawah tebing di lokasi longsor tersebut.

"Dia mencari rumput untuk pakan sapinya. Karena besok harinya akan bantu-bantu tetangga yang punya hajatan. Ternyata dia tak kembali dan diketahui meninggal tertimbun longsor itu," katanya.

Prayudi, meninggalkan seorang istri dan anak perempuan yang masih berusia 4 tahun. Ketika ditanya apakah ada firasat sebelumnya, Sampur mengaku tidak ada.

"Tidak ada firasat apa-apa. Ke istrinya juga tak ada. Keluarga sudah mulai pasrah kepergian Prayudi. Tapi, semoga jasadnya bisa ditemukan," harapnya.

Keluarga dan warga sekitar serta pihak kepolisian setempat meyakini kedua korban tertimbun longsor karena menurut keterangan dua saksi mata, yakni Suwadi, Yasto dan Agus, kedua korban meminjam sabit sebelum mencari rumput ke lokasi longsor.

"Kedua korban itu sempat meminjam sabit kepada Suwadi dan Yasto, sebelum ke lokasi longsor. Katanya akan mencari rumput. Biasanya dua atau tiga jam korban sudah pulang. Ternyata, hingga malam hari keduanya belum juga pulang ke rumah," tuturnya.

"Di sekitar longsor warga menemukan bentelan rumput milik kedua korban. Dan sepeda motornya tak jauh dari lokasi longsor. Kita yakin keduanya memang tertimbun longsor," tambahnya kemudian.

Sebelumnya diberitakan, longsor terjadi 21 April lalu sekitar pukul 15.30 WIB di kawasan hutan perhutani Bambang Selatan, Dusun Pandanrejo, Desa Bambang, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang. Akibat longsor tersebut, diduga ada dua orang meninggal dunia atas nama Yajid (35), warga Dusun Krajan RT 24 RW 08 Desa Bambang Kecamatan Wajak Kabupaten Malang.

Korban kedua adalah Prayudi (28), warga dusun Pandanrejo RT 34 RW 11 Desa Bambang Kecamatan Wajak Kabupaten Malang. Kronologis kejadian, pada hari Minggu (20/4/2014), pukul 09.00 WIB, korban berangkat ke hutan mencari rumput untuk pakan ternaknya. Hingga Senin (21/4/2014) pagi, kedua korban belum kembali ke rumah. Sejak Selasa (22/4/2014) siang pencarian dihentikan sementara, karena hujan deras.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ridwan Kamil Temui Investor di Inggris, Jabar Jajaki Kerja Sama Pengembangan PLTB dan Ekraf

Ridwan Kamil Temui Investor di Inggris, Jabar Jajaki Kerja Sama Pengembangan PLTB dan Ekraf

Regional
Pastikan Calon Haji Terbang ke Tanah Suci, Dinkes Jabar Gulirkan Program “Jabar Nyaah ka Jamaah”

Pastikan Calon Haji Terbang ke Tanah Suci, Dinkes Jabar Gulirkan Program “Jabar Nyaah ka Jamaah”

Regional
3 Strategi Bupati Jekek untuk Cegah Endemi PMK di Wonogiri

3 Strategi Bupati Jekek untuk Cegah Endemi PMK di Wonogiri

Regional
Berdayakan Perempuan, PPLIPI Jabar Gelar Pelatihan Bisnis Berintegrasi

Berdayakan Perempuan, PPLIPI Jabar Gelar Pelatihan Bisnis Berintegrasi

Regional
Perkuat Kualitas Pola RKPD, Pemprov Jabar Gagas Inovasi Pendanaan Pembangunan Kompetitif

Perkuat Kualitas Pola RKPD, Pemprov Jabar Gagas Inovasi Pendanaan Pembangunan Kompetitif

Regional
Selamat, Jatim Berhasil Kumpulkan Total 11 Opini WTP dari BPK

Selamat, Jatim Berhasil Kumpulkan Total 11 Opini WTP dari BPK

Regional
Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Regional
Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Regional
Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Regional
Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Regional
Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Regional
Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Regional
Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Regional
Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Regional
Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Regional
komentar di artikel lainnya
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.