Ada Kreasi Busana dari Bungkus Kopi di Hari Kartini di Lapas Bulu

Kompas.com - 22/04/2014, 08:08 WIB
Ilustrasi: Buruh dari Gabungan Serikat Buruh Independen memeringati Hari Kartini dengan berunjuk rasa di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Minggu (21/4/2013). Berbagai tuntutan mereka serukan antara lain penolakan diskriminasi, menolak rencana kenaikan bahan bakar minyak, naikkan upah buruh, penghapusan sistim kerja kontrak, dan penurunan harga kebutuhan pokok. Aksi ini juga dalam rangka menyambut peringatan Hari Buruh Internasional 1 Mei. KOMPAS/HERU SRI KUMORO HERU SRI KUMOROIlustrasi: Buruh dari Gabungan Serikat Buruh Independen memeringati Hari Kartini dengan berunjuk rasa di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Minggu (21/4/2013). Berbagai tuntutan mereka serukan antara lain penolakan diskriminasi, menolak rencana kenaikan bahan bakar minyak, naikkan upah buruh, penghapusan sistim kerja kontrak, dan penurunan harga kebutuhan pokok. Aksi ini juga dalam rangka menyambut peringatan Hari Buruh Internasional 1 Mei. KOMPAS/HERU SRI KUMORO
|
EditorPalupi Annisa Auliani
SEMARANG, KOMPAS.com – Ada adu kreasi di Lembaga Pemasyarakatan Wanita Kelas II A Bulu Kota Semarang, Jawa Tengah, Senin (21/4/2014). Betul, ajang itu digelar terkait peringatan Hari Kartini. Kreasi yang diadu dari kreativitas merangkai bunga hingga peragaan busana menggunakan bahan daur ulang.

"Yang paling susah itu membuat bawahan berupa sisik dan rumbai-rumbai," kata salah satu warga binaan yang ikut lomba, Metha Baltha, Senin. Dia mengatakan para warga binaan sampai begadang demi mengikuti perlombaan ini.

Pengumpulan bahan bekas untuk melengkapi perhiasan bagi busana rancangan itu pun menjadi tantangan tersendiri. Selain berkaitan dengan Hari Kartini, perlombaan juga terkait dengan peringatan Hari Pemasyarakatan ke-50.

Metha mengaku sangat antusias mengikuti perlombaan. Teman satu timnya adalah mereka yang tinggal dalam satu sel. “Kami siapkan kurang lebih satu minggu. Kami usung tema princess white. Karena bahan dasar utama busana kami bungkus white coffe," tambahnya.

Selain Metha, para warga binaan lain juga mengkreasikan pilihan dengan mengenakan busana berbahan dasar limbah daur ulang, sepatu hak tinggi, dan tatanan rambut bak model wanita. Para warga binaan juga tak terlihat canggung berjalan berlenggak-lenggok di atas catwalk berwarna hijau. Namun, rancangan kreasi Metha dan teman satu selnya yang akhirnya menjadi pemenang.

Staf Bagian Humas Lapas Wanita Bulu, Susilowati, mengatakan lomba sengara dibuat untuk mengasah kreativitas warga binaan. Untuk tampil cantik, ujar dia, para warga binaan tak harus mengeluarkan biaya mahal.

“Meski menggunakan plastik bungkus kopi, rinso, mereka terlihat feminim,” kata Susilowati, Senin. Lomba fashion show diikuti oleh 23 peserta warga binaan. Adapun lomba merangkai bunga dikuti 15 peserta.

Selain dua lomba tersebut, digelar juga lomba majalah dinding, kebersihan kamar, serta voli pantai menggunakan daster. "Untuk pemenang, kami sediakan voucher uang yang bisa dibelanjakan di kantin," kata Susilowati.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Regional
Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Regional
Program 'Jangkar', Upaya Dompet Dhuafa Berdayakan Perajin Rotan di Majalengka

Program "Jangkar", Upaya Dompet Dhuafa Berdayakan Perajin Rotan di Majalengka

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.