Kasus Hacker Remaja Asal Sangatta Akan Diselesaikan Kekeluargaan

Kompas.com - 21/04/2014, 06:32 WIB
EditorTri Wahono

Pertemuan para pihak di Mapolda Katim dijadwalkan dilaksanakan 21 April mengingat 23 April proses penahanan kewenangan polisi sudah habis. Sehingga masih ada waktu untuk pencabutan laporan polisi oleh pelapor.

Terkait nilai kerugian yang harus diganti, belakangan ada penambahan nilai. "Awalnya memang Rp 15 juta. Setelah direkap ulang termasuk dari para mitra, ternyata naik menjadi sekitar Rp 17 juta. Insya Allah kami tetap dengan komitmen kami," kata Iman.

Adapun pihak perusahaan beralasan melakukan langkah hukum untuk mengungkap siapa peretas yang sebenarnya. Sekaligus melakukan langkah antisipasi terhadap peristiwa serupa di kemudian hari.

Pihak legal perusahaan menjelaskan, bahwa pelapor, yaitu Rusdi, merupakan pihak ketiga yang melayani jasa pengamanan sistem informasi mereka. "Jadi legal mereka memang baru tahu kalau pelaku masih anak-anak. Dan mereka siap berkomunikasi lebih lanjut dengan kita," kata Iman.

"Ketika mereka paham kondisinya, mereka menyatakan membuka diri. Mereka pun kaget dengan respon Disdik terhadap kasus ini. Bagi mereka penggantian kerugian material bukan yang terpenting. Namun terungkapnya kasus ini," katanya.

Saat polisi menampilkan AD pada media, disebutkan bahwa tersangka dijerat Pasal 30 ayat (3) jo Pasal 36 ayat (3) UU RI nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik. Ancaman pidananya paling lama 8 tahun dan denda maksimal Rp 800 juta.

Pada sisi lain, kepala sekolah, tempat AD menuntut ilmu, menegaskan pihaknya akan tetap menerima AD kembali setelah proses hukum yang dijalaninya selesai.

"Kami melihat sisi positif dari kasus ini. Kami pun tidak yakin bahwa AD melakukan tindakan itu untuk motif kriminalitas. Bisa saja dia melakukannya untuk uji kemampuan alias uji ilmu atau sekedar iseng-iseng," katanya.

Pihaknya pun berkomitmen untuk menerima kembali AD dan memberikan bimbingan dan dukungan yang diperlukan agar AD lebih berkembang. "Anak seperti AD punya potensi besar untuk dikembangkan. Sehingga bisa bermanfaat luas," katanya.

Dalam upaya. penguatan sisi positif dalam masalah ini, sekolah akan memberikan perhatian ekstra dan bimbingan khusus. Sehingga minat dan bakatnya berkembang maksimal.

"Hal ini juga menjadi koreksi untuk dunia industri agar lebih meningkatkan standar keamanan digitalnya," katanya. (Kholis Chered)

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Belasan Ton Ikan di Danau Batur Mati, Ini Penyebabnya

Belasan Ton Ikan di Danau Batur Mati, Ini Penyebabnya

Regional
Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Ditangkap, Pelaku Sempat Pura-pura Jadi Pembeli

Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Ditangkap, Pelaku Sempat Pura-pura Jadi Pembeli

Regional
Cerita Ketua RT Saat Densus 88 Tangkap Terduga Teroris, Senapan Angin Disita

Cerita Ketua RT Saat Densus 88 Tangkap Terduga Teroris, Senapan Angin Disita

Regional
Polisi Akan Panggil Saksi Dugaan Rekayasa Kasus Narkoba Wakil Wali Kota Tegal

Polisi Akan Panggil Saksi Dugaan Rekayasa Kasus Narkoba Wakil Wali Kota Tegal

Regional
Demokrat Jambi Ancam Pecat Kader yang Terlibat GPK-PD, 2 Anggota Terindikasi

Demokrat Jambi Ancam Pecat Kader yang Terlibat GPK-PD, 2 Anggota Terindikasi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Mantan Bupati Jember Faida Diperiksa Kejari | Warga Suriname Cari Keluarganya di Sleman

[POPULER NUSANTARA] Mantan Bupati Jember Faida Diperiksa Kejari | Warga Suriname Cari Keluarganya di Sleman

Regional
Setahun Pandemi, Cerita Para Ibu yang Berprofesi sebagai Dokter, Beban Ganda Jadi Guru hingga Urus Keluarga

Setahun Pandemi, Cerita Para Ibu yang Berprofesi sebagai Dokter, Beban Ganda Jadi Guru hingga Urus Keluarga

Regional
Fakta Konflik Wali Kota Tegal dan Wakilnya, Tampil Berdua tetapi Laporan ke Polisi Tak Dicabut

Fakta Konflik Wali Kota Tegal dan Wakilnya, Tampil Berdua tetapi Laporan ke Polisi Tak Dicabut

Regional
Hamil Tua, TL Tetap Mangkal Jadi PSK, Miliki 2 Anak Balita, Suami Kabur Entah ke Mana

Hamil Tua, TL Tetap Mangkal Jadi PSK, Miliki 2 Anak Balita, Suami Kabur Entah ke Mana

Regional
Fakta Penangkapan Terduga Teroris di Jatim, Perajin Kulit hingga Istri adalah Seorang Guru

Fakta Penangkapan Terduga Teroris di Jatim, Perajin Kulit hingga Istri adalah Seorang Guru

Regional
Hujan Disertai Angin Kencang di Blitar, Menara Telekomunikasi Roboh Timpa Mushala

Hujan Disertai Angin Kencang di Blitar, Menara Telekomunikasi Roboh Timpa Mushala

Regional
Wali Kota Hendi Pastikan Lapangan Sidodadi Akan Direvitalisasi Jadi Sport Center

Wali Kota Hendi Pastikan Lapangan Sidodadi Akan Direvitalisasi Jadi Sport Center

Regional
Polres Banjarbaru Bongkar Praktik Prostitusi Online, 9 Orang Ditangkap

Polres Banjarbaru Bongkar Praktik Prostitusi Online, 9 Orang Ditangkap

Regional
Kasus Harian Covid-19 Menurun, Penanganan Pandemi di Jateng Terus Membaik

Kasus Harian Covid-19 Menurun, Penanganan Pandemi di Jateng Terus Membaik

Regional
Setelah Bertemu Ganjar, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tegal Kembali Muncul Berdua

Setelah Bertemu Ganjar, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tegal Kembali Muncul Berdua

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X