Kompas.com - 18/04/2014, 17:12 WIB
Ilustrasi terminal bus Jessi CarinaIlustrasi terminal bus
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com – Libur akhir pekan yang panjang dimanfaatkan warga untuk bepergian ke luar kota, terutama ke kampung halamannya.

Hal ini setidaknya terlihat di Terminal Tanjung Priok. Peningkatan penumpang terpantau sejak malam Kamis (17/4/2014) dan pagi, Jumat (18/4/2014).

Salah pengurus PO Prima Jasa, Hasim (41), mengatakan peningkatan penumpang dibanding akhir pekan biasa mencapai 75 persen. Peningkatan tersebut banyak terjadi pada bus jurusan Rangkas Bitung, Banten.

"Sejak semalam ramai, kalau akhir pekan biasanya kita hanya 6 trip sehari. Tapi malam tadi saja kita menambah 6 trip lagi," ujarnya di Terminal tanjung Priok, Jumat (18/4/2014).

Ia menjelaskan, peningkatan tersebut semakin banyak pada pagi hari ini. Bahkan hingga pukul 06.00 pagi tadi saja, sudah 6 trip yang diberangkatkan ke Rangkas Bitung, Banten. Kendati demikian, pihaknya tidak akan melakukan penambahan armada.

"Kami tidak ada penambahan unit. Paling hanya menunggu bus yang rangkas balik lagi," ucapnya.

Rama (36) salah satu warga Semper Timur, Jakarta utara mengaku memanfaatkan akhir pekan ini untuk dapat pulang ke rumah orang tuanya di Rangkas Bitung. Bersama dengan kedua anaknya dan istrinya ia berangkat menggunakan bus. ”Mumpung libur panjang jadi ajak anak dan istri liburan di rumah orang tua,” ujarnya.

Sementara Kepala Terminal Tanjung Priok, Alfred Hutapea, membenarkan terjadinya peningkatan penumpang sejak malam hingga pagi ini. Setiap akhir pekan, biasanya penumpang di Terminal mencapai 1.750 orang, namun pada malam tadi yang tercatat sudah mencapai 2.500 orang.

"Kemungkinan akan terjadi peningkatan sekitar 30 persen. Kalau memang nanti dibutuhkan, kita akan siapkan bus tambahan," ujarnya.

Alfred menambahkan di terminal Tanjung Priok itu selain bus angkutan dalam kota juga terdapat bus Antar Kota Antar Propinsi (AKAP) dengan berbagai tujuan. Antara lain, Purwokerto, Malang, Madura, Rangkas, Merak, Bandung dan Bogor. "Yang paling meningkat pesat itu bus jurusan Rangkas. Selebihnya tidak terlalu signifikan," tuntasnya.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Regional
8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

Regional
Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.