Hajar Mantan Kades, Pendukung Caleg PDI-P Ditahan Polisi

Kompas.com - 17/04/2014, 13:32 WIB
Ilustrasi pemukulan. Kompas.com/ EricssenIlustrasi pemukulan.
|
EditorCaroline Damanik

AMBON, KOMPAS.com -
YFS, salah seorang tim sukses calon anggota legislatif (caleg) DPRD Kabupaten Maluku Tengah berinisial JS, ditangkap petugas Polsek Salahutu Kabupaten Maluku Tengah, Kamis (17/4/2014). Dia ditangkap lantaran menganiaya mantan Kepala Desa Suli, Kecamatan Salahutu, Habel Suitela.

Habel dianiaya oleh YFS setelah dia melarang puluhan massa pendukung dan tim sukses caleg JS dari PDI-P saat berkonvoi pada malam hari di Desa Suli, 14 April lalu. Tak terima perlakuan yang menimpanya, korban langsung melaporkan kejadian tersebut kepada polisi.

”Pelaku baru saja ditangkap tadi dan saat ini sedang dimintai keterangannya di Polsek Salahutu,” kata Kasat Reskrim Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, AKP Agung Tribawanto, Kamis (17/4/2014).

Menurut Agung, saat berkonvoi, puluhan pendukung caleg JS ini membawa serta bendera PDI-P sambil meneriakkan yel-yel kemenangan kandidatnya.

”Jadi saat itu korban menegur para pendukung caleg ini saat mereka masuk sebuah lorong tak jauh dari rumah korban, saat itulah korban lalu dianiaya,” ujarnya.

Agung mengaku, setelah menganiaya korban, pelaku bersama rekan-rekannya itu langsung meninggalkan korban. Atas perbuatannya itu, pelaku dijerat dengan pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

”Pelaku YFS saat ini sudah ditahan dan sedang dimintai keterangannya oleh polisi di Polsek Salahutu dia dijerat dengan pasal 351 tentang penganiayaan,” kata Agung.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembunuhan Anak Usia 7 Tahun Terungkap Sesaat Sebelum Jenazah Dikubur

Pembunuhan Anak Usia 7 Tahun Terungkap Sesaat Sebelum Jenazah Dikubur

Regional
Usai Bunuh Suaminya dengan Kapak, Seorang Istri Serahkan Diri ke Polisi

Usai Bunuh Suaminya dengan Kapak, Seorang Istri Serahkan Diri ke Polisi

Regional
Kerangka Manusia Ditemukan di Hutan Probolinggo Saat 2 Warga Bersihkan Lahan

Kerangka Manusia Ditemukan di Hutan Probolinggo Saat 2 Warga Bersihkan Lahan

Regional
Siapa Calon Kepala Daerah Terkaya di Pilkada Karawang?

Siapa Calon Kepala Daerah Terkaya di Pilkada Karawang?

Regional
2 Kali Terlibat Kasus Narkoba, Bintara Polisi Dipecat, Sempat Kabur Saat Ditangkap

2 Kali Terlibat Kasus Narkoba, Bintara Polisi Dipecat, Sempat Kabur Saat Ditangkap

Regional
Wisma Covid-19 di Babel Penuh, Karantina Diarahkan ke Desa-desa

Wisma Covid-19 di Babel Penuh, Karantina Diarahkan ke Desa-desa

Regional
Seorang Istri di NTT Aniaya Suaminya dengan Kapak hingga Tewas, Begini Ceritanya

Seorang Istri di NTT Aniaya Suaminya dengan Kapak hingga Tewas, Begini Ceritanya

Regional
Kasus Turnamen Sepak Bola di Serang, Wasit hingga Camat Diperiksa Polisi

Kasus Turnamen Sepak Bola di Serang, Wasit hingga Camat Diperiksa Polisi

Regional
Libur Akhir Tahun, Kasus Covid-19 dan Pinta Kepala Daerah

Libur Akhir Tahun, Kasus Covid-19 dan Pinta Kepala Daerah

Regional
Truk dan Mobil Tabrakan, Relawan Penyeberang Jalan Jadi Korban

Truk dan Mobil Tabrakan, Relawan Penyeberang Jalan Jadi Korban

Regional
Saksikan Debat Publik Terakhir Pilkada Surabaya Malam Ini di Kompas TV

Saksikan Debat Publik Terakhir Pilkada Surabaya Malam Ini di Kompas TV

Regional
Setelah Terombang-ambing 12 Jam di Tengah Laut, 4 Nelayan Berhasil Diselamatkan, Ini Faktanya

Setelah Terombang-ambing 12 Jam di Tengah Laut, 4 Nelayan Berhasil Diselamatkan, Ini Faktanya

Regional
AirNav Bertukar Data Penerbangan dengan Filipina, Apa Manfaatnya?

AirNav Bertukar Data Penerbangan dengan Filipina, Apa Manfaatnya?

Regional
4 Hal Penting Soal 179 Siswa di Jateng Positif Covid-19, Tatap Muka Dihentikan, Berawal Gejala Demam dan Batuk

4 Hal Penting Soal 179 Siswa di Jateng Positif Covid-19, Tatap Muka Dihentikan, Berawal Gejala Demam dan Batuk

Regional
15 Orang Positif Corona, PN Bandung Ditutup

15 Orang Positif Corona, PN Bandung Ditutup

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X