"Jokowi Effect" Diyakini Tingkatkan Jumlah Suara PDI-P di DIY

Kompas.com - 11/04/2014, 16:18 WIB
Tomi Lomempo saat datang di Alun-alun Selatan Yogyakarta lokasi acara kampanye terbuka PDIP KOMPAS.com/ wijaya kusumaTomi Lomempo saat datang di Alun-alun Selatan Yogyakarta lokasi acara kampanye terbuka PDIP
|
EditorFarid Assifa

YOGYAKARTA, KOMPAS.com
- Majunya Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo diprediksi menjadi salah satu efek positif dalam perolehan suara PDI-P di DIY.

Partai berlambang banteng moncong putih itu menargetkan mendapat 30 persen suara dalam Pemilu 9 April 2014 kemarin.

"PDI-P DIY menargetkan memperoleh suara sebanyak 30 persen di Pemilu 9 April. Kami yakin target itu tercapai," jelas Sekretaris DPD PDI-P DIY, Bambang Prastowo, Jumat (11/04/2014).

Bambang mengungkapkan, target perolehan suara PDI-P DIY 30 persen ini memang menjadi harapan, setelah pemilu tahun 2009 lalu hanya mendapat suara 21 persen. Terlebih dengan majunya Jokowi, sedikit banyak menjadi efek positif pemicu kenaikan jumlah suara di DIY.

"Jika dilihat dari hasil quick count sementara, pengaruh "Jokowi Effect" masih terhitung kecil. Namun memang sedikit banyak mempengaruhi," tandasnya.

Dari hasil survei yang dilakukan internal PDI-P DIY, perolehan suara terbanyak untuk PDI-P berada di Bantul mencapai 30 persen. Disusul Kulonprogo yang juga mengalami peningkatan jumlah perolehan suara untuk partai tersebut.

"Kita punya survei sendiri. Prediksinya yang tertinggi di Bantul capai 30 persen. Kulonprogo akan menyusul karena bupatinya bekerja dengan baik," pungkasnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemerintah Butuh 65.000 Tenaga Kerja untuk Proyek Pembangkit Listrik 35.000 MW

Pemerintah Butuh 65.000 Tenaga Kerja untuk Proyek Pembangkit Listrik 35.000 MW

Regional
Lowongan PPK Pilkada Jember 2020 Diminati Milenial, Dibutuhkan 155 yang Daftar 1.041

Lowongan PPK Pilkada Jember 2020 Diminati Milenial, Dibutuhkan 155 yang Daftar 1.041

Regional
4 Kasus Bocah Digigit Ular, Meniru Tayangan Youtube hingga Bekas Gigitan Ditutup Plester

4 Kasus Bocah Digigit Ular, Meniru Tayangan Youtube hingga Bekas Gigitan Ditutup Plester

Regional
Ikan Paus Sepanjang 15 Meter Terdampar di Hutan Magrove, Warga Kesulitan Evakuasi

Ikan Paus Sepanjang 15 Meter Terdampar di Hutan Magrove, Warga Kesulitan Evakuasi

Regional
Pelindo Bantah Kapalnya 'Kencing' di Laut dan Jual Minyak Ilegal ke Singapura

Pelindo Bantah Kapalnya "Kencing" di Laut dan Jual Minyak Ilegal ke Singapura

Regional
[POPULER NUSANTARA] Cerita Bupati Pelalawan Gendong Jenazah Anaknya | Rambut Sukiyah Jadi Sarang Tikus

[POPULER NUSANTARA] Cerita Bupati Pelalawan Gendong Jenazah Anaknya | Rambut Sukiyah Jadi Sarang Tikus

Regional
Selain 8 Tahun Disiksa Ibu Kandung, Kakak Beradik Dicaci Maki di Depan Umum, Uang Sekolah Tak Dibayar

Selain 8 Tahun Disiksa Ibu Kandung, Kakak Beradik Dicaci Maki di Depan Umum, Uang Sekolah Tak Dibayar

Regional
Sempat Dikira Terjangkit Virus Corona, Pasien RSUP Adam Malik Ternyata hanya Flu Biasa

Sempat Dikira Terjangkit Virus Corona, Pasien RSUP Adam Malik Ternyata hanya Flu Biasa

Regional
Viral Kerajaan Kandang Wesi, Kepala Kesbangpolinmas: Tidak Ada Kerajaan di Garut

Viral Kerajaan Kandang Wesi, Kepala Kesbangpolinmas: Tidak Ada Kerajaan di Garut

Regional
Cerita Istri Bacok Suami di Probolinggo, Ketahuan Selingkuh hingga Takut Akan Dibunuh

Cerita Istri Bacok Suami di Probolinggo, Ketahuan Selingkuh hingga Takut Akan Dibunuh

Regional
Hati-hati Jika Melihat Ular Weling, Jika Digigit Belum Ada Anti Bisanya

Hati-hati Jika Melihat Ular Weling, Jika Digigit Belum Ada Anti Bisanya

Regional
Empat Pelajar SMP di Cianjur Jatuh ke Jurang, Satu Tewas

Empat Pelajar SMP di Cianjur Jatuh ke Jurang, Satu Tewas

Regional
5 Fakta Jenderal Polisi Gadungan yang Mengaku Bisa Luluskan ke Akpol

5 Fakta Jenderal Polisi Gadungan yang Mengaku Bisa Luluskan ke Akpol

Regional
Ini Alasan PAUD Tempat Penitipan Balita Tewas Tanpa Kepala di Samarinda Ditutup

Ini Alasan PAUD Tempat Penitipan Balita Tewas Tanpa Kepala di Samarinda Ditutup

Regional
Ma'ruf Amin Sebut Solusi Militer Tak Sepenuhnya Atasi Konflik, Malah Menyisakan Dendam

Ma'ruf Amin Sebut Solusi Militer Tak Sepenuhnya Atasi Konflik, Malah Menyisakan Dendam

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X