Kompas.com - 09/04/2014, 07:52 WIB
Kotak suara berbahan kardus di TPS 35 RT 10 / RW 04, Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (9/4/2014). KOMPAS.com/Indra AkuntonoKotak suara berbahan kardus di TPS 35 RT 10 / RW 04, Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (9/4/2014).
|
EditorGlori K. Wadrianto
BANDARLAMPUNG, KOMPAS.com - Pagi ini pelaksanaan pemilihan legislatif di di Provinsi Lampung dilaksanakan sekaligus dengan pemilihan gubernur. Namun warga Lampung umumnya tidak merasakan 'greget' pilgub seperti yang biasanya terjadi.

Berdasarkan survei sederhana melalui layanan pesan Blackberry Messenger kepada 1.000 responden, yang sekitar 70 persen di antaranya adalah warga Lampung, terungkap 60 persen responden tak merasakan greget pilgub. 

Kurang dari 40 persen yang menyadari pelaksanaan pileg berbarengan dengan Pilgub. Sementara sisanya, kira-kira 5 persen yang mengaku hanya merasakan greget pilgub, dan 3 persen mengaku "golput".

"Oww, ada pilgub juga ya? Siapa saja memang calonnya? Kalau saya secara pribadi merasanya hari ini hanya berlangsung pileg saja," kata Yenni warga Bandarlampung.

Responden lain yang mengatakan adanya greget pilgub yang berbarengan dengan pileg di Lampung ini, rata-rata mereka mengetahui dari media massa. "Bingung mau milih yang mana, habis pilgub di sini tarik ukur sih dan sosialisasi dari penyelenggara yang kurang," kata Karima warga Lampung Utara.

Hal senada juga disampaikan Basuki salah satu caleg di Bandarlampung. Ia mengatakan pileg lebih kental terasa karena caleg-caleg di daerah pemilihannya terus menerus menyosialisasikan dirinya ketimbang pasangan calon gubernur yang diusung oleh partai-partai.

"Di sini (Kecamatan Panjang) warganya sepertinya cuma tahu pileg aja, soalnya serangan fajar banyaknya dilakukan para caleg," ujar dia.

"Sedangkan pemantauan kami di KPUD Lampung, komisiner penyelenggara lebih disibukkan dengan persiapan pileg daripada pilgub," sambungnya.

Menurut Basuki, hal itu terlihat dari jadwal-jadwal sosialisasi sebelumnya yang digelar KPU rata-rata sosialisasi pileg. Hal itu juga dibuktikan dengan surat undangan atau c6 yang disebar kepada pemilih yang merupakan undangan pemilihan legislatif tidak disertakan undangan pilgub.

"Undangan pileg yang sudah tersebar itu termasuk juga undangan memilih gubernur," kata Komisiner KPUD Lampung Solihin.

Bahkan, salah satu komisioner KPU dari Lampung Timur sendiri menanggapi aktivitasnya banyak terkuras untuk persiapan pileg daripada Pilgub.

Seperti yang diberitakan, pada pileg kali ini berlangsung juga pilgub di Lampung. Ada empat pasangan calon maju yang akan dipilih secara berturut-turut mereka adalah Berlian Tihang-Mukhlis Basri yang diusung PDI-P, Ridho Ficardo-Bakhtiar diusung Partai Demokrat, Herman HN-Zainuddin Hasan diusung dari PAN dan Alzier Dianis Tabrani-Lukman Hakim yang diusung dari Partai Golkar. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

Regional
Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Regional
Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Regional
Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Regional
Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Regional
Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Regional
Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Regional
PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.