Rudi Mengaku Tak Merasa Bunuh Neneknya

Kompas.com - 08/04/2014, 20:42 WIB
Rumah Sittina, korban pembunuhan oleh cucunya sendiri, Rudy, di Kelurahan Patemon, Kecamatan Pamekasan. KOMPAS.com/TAUFIQURRAHMANRumah Sittina, korban pembunuhan oleh cucunya sendiri, Rudy, di Kelurahan Patemon, Kecamatan Pamekasan.
|
EditorFarid Assifa

PAMEKASAN, KOMPAS.com — Rudi Hermawan (27), warga Kelurahan Patemon, Kecamatan Pamekasan, Kabupaten Pamekasan, tega menghabisi nyawa neneknya, Sittina (78), dengan pisau dapur, Senin (7/4/2014).

Akibat perbuatannya, Rudi mendekam di penjara Polres Pamekasan, dan baru menjalani pemeriksaan pada Selasa (8/4/2014). Saat menjawab pertanyaan penyidik, gelagat gangguan jiwa ditunjukkan oleh Rudi dengan mengaku sebagai orang bernama "Joko Samudro".

Ikwan Rosyidi, Kepala Unit Pidana Umum Polres Pamekasan, mengatakan, ketika ditanya siapa Joko Samudro, Rudi menjawab bahwa sosok itu adalah dirinya. Namun ketika ditanya siapa Rudi Hermawan, ia mengaku itu adalah nama lain dari Joko Samudro.

“Jadi Joko Samudro itu adalah nama lain Rudi Hermawan, walaupun dia tidak mengenal siapa sosok Joko Samudro itu,” kata Ikhwan saat ditemui setelah proses penyidikan Rudi.

Penyidik juga mengajukan pertanyaan lain kepada Rudi tentang alasan ia membunuh neneknya. Rudi mengaku tidak tahu dan tidak sadar atas perbuatan itu. Bahkan, dia tidak merasa bahwa yang ia bunuh adalah neneknya.

“Ia mengaku dirasuki roh Joko Samudro, dan roh neneknya sendiri juga merasuk ke dalam dirinya,” terang Ikwan.

Karena jawaban yang disampaikan Rudi berubah-ubah, proses penyidikan terpaksa dihentikan. Rudi dianggap sedang dalam depresi berat. Penyidikan akan dilanjutkan jika kondisi Rudi sudah membaik.

Polres masih akan memanggil ahli kejiwaan untuk mengetahui kondisi detail mengenai Rudi. Untuk mendalami kasus pembunuhan ini, polisi akan memanggil ibu Rudi, Tumpihah, untuk diperiksa. Tumpihah dianggap mengetahui langsung saat pelaku mengambil pisau di dapurnya untuk membunuh Sittinah.

Sebelumnya diberitakan, Rudi Hermawan membunuh neneknya menggunakan pisau dapur. Pelaku menggorok leher neneknya yang sudah pikun. Diduga, perbuatan itu dilakukan karena Rudi depresi setelah diputuskan oleh pacarnya yang berasal dari Kabupaten Sampang.

Selain itu, Rudi juga baru dipecat dari pekerjaannya di salah satu perusahaan swasta di Pamekasan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Partai Gelora Klaim Sudah Punya Pengurus di 500 Kecamatan di Jabar

Partai Gelora Klaim Sudah Punya Pengurus di 500 Kecamatan di Jabar

Regional
Keracunan Massal Usai Muludan di Sukabumi, Warga Santap Gudeg hingga Sambal

Keracunan Massal Usai Muludan di Sukabumi, Warga Santap Gudeg hingga Sambal

Regional
Gagal Panen, Pasokan Ikan Air Tawar di Pasar Tradisional Cianjur Menurun

Gagal Panen, Pasokan Ikan Air Tawar di Pasar Tradisional Cianjur Menurun

Regional
Mobil Mercy Tabrak Belakang Truk Brimob, Sopir Tewas, 2 Luka

Mobil Mercy Tabrak Belakang Truk Brimob, Sopir Tewas, 2 Luka

Regional
Banjir di Sumbar, 327 Rumah Warga Tergenang, Satu Bocah Tewas

Banjir di Sumbar, 327 Rumah Warga Tergenang, Satu Bocah Tewas

Regional
Usai Makan Ikan, 1 Warga Tewas, 5 Dirawat di Rumah Sakit

Usai Makan Ikan, 1 Warga Tewas, 5 Dirawat di Rumah Sakit

Regional
Cerita Ones, Guru Pedalaman Papua Dapat Beasiswa di Rusia, Ingin Bangun Sekolah di Kampung Halaman

Cerita Ones, Guru Pedalaman Papua Dapat Beasiswa di Rusia, Ingin Bangun Sekolah di Kampung Halaman

Regional
Susul Aceh dan NTB, Bank Nagari Jadi BPD Syariah Ketiga di Indonesia

Susul Aceh dan NTB, Bank Nagari Jadi BPD Syariah Ketiga di Indonesia

Regional
Kawah Gunung Karangetang Terus Keluarkan Lava, Warga Diimbau Tak Mendekat

Kawah Gunung Karangetang Terus Keluarkan Lava, Warga Diimbau Tak Mendekat

Regional
Penipuan Umrah di Banyumas, Dijanjikan Berangkat Gratis hingga Investasi Benda Antik

Penipuan Umrah di Banyumas, Dijanjikan Berangkat Gratis hingga Investasi Benda Antik

Regional
Jatuh dari Motor, Pria Ini Tewas Tertabrak Mobil

Jatuh dari Motor, Pria Ini Tewas Tertabrak Mobil

Regional
Segel Kantor DLH Kota Parepare Akhirnya Dibuka

Segel Kantor DLH Kota Parepare Akhirnya Dibuka

Regional
Setelah Mengaku Hamil, Mahasiswi UIN Alauddin Makassar Dibunuh Kekasih

Setelah Mengaku Hamil, Mahasiswi UIN Alauddin Makassar Dibunuh Kekasih

Regional
Partai Gelora Klaim sebagai Partai Islam Nasionalis

Partai Gelora Klaim sebagai Partai Islam Nasionalis

Regional
Diselundupkan dari Malaysia, 4 Anak Singa, 1 Leopard, dan 58 Kura-kura Dimasukkan dalam Kotak

Diselundupkan dari Malaysia, 4 Anak Singa, 1 Leopard, dan 58 Kura-kura Dimasukkan dalam Kotak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X