Kompas.com - 08/04/2014, 15:21 WIB
Pengendara motor melintasi spanduk berisi informasi tanggal Pemilihan Umum 2014 di Jalan Proklamasi, Jakarta, Kamis (2/1). Menjelang Pemilu Legislatif pada 9 April mendatang, Komisi Pemilihan Umum menyosialisasikan jadwal pemilu untuk meningkatkan peran serta masyarakat dan menekan jumlah golput. KOMPAS/LUCKY PRANSISKAPengendara motor melintasi spanduk berisi informasi tanggal Pemilihan Umum 2014 di Jalan Proklamasi, Jakarta, Kamis (2/1). Menjelang Pemilu Legislatif pada 9 April mendatang, Komisi Pemilihan Umum menyosialisasikan jadwal pemilu untuk meningkatkan peran serta masyarakat dan menekan jumlah golput.
|
EditorFarid Assifa

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Angka "golput" pada Pemilu Legislatif 9 April 2014 dari kalangan mahasiswa di Yogyakarta, khususnya yang berasal dari luar DIY, diperkirakan sangat tinggi.

Dari sekitar 200.000 mahasiswa di DIY dari luar daerah, KPU DIY hanya mencatat 3.849 mahasiswa yang akan menggunakan hak pilihnya di DIY.

"Jauh-jauh hari kita sudah melakukan sosialisasi di kalangang kampus, kita mendatangi rektor-rektor dan memberikan arahan kepada para mahasiswa agar menggunakan hak pilihnya,” kata Hamdan Kurniawan, Ketua KPU DIY, Selasa (8/4/2014).

Hamdan menyampaikan, pendaftaran bagi pemilih tambahan itu sudah ditutup pada 31 Maret lalu. Sehingga, bagi mahasiswa asal luar Yogyakarta yang tidak mendaftarkan ke KPU hingga batas waktu tersebut, dipastikan tidak bisa menggunakan hak pilinya di Yogyakarta.

“Hingga akir masa pendaftaran itu, hanya 3.849 mahasiswa itu yang mendaftar. Kita hanya memberi fasilitas, sudah disampaikan, kalau masih tidak mendaftar, jangan salahkan KPU. Apakah mereka memilih di tempat asal atau 'golput', kita tidak mengetahuinya," jelasnya.

Lebih lanjut Hamdan mengatakan bahwa sistem perpindahan tempat pemungutan suara pemilu tahun ini cukup sederhana.

"Pada Pemilu tahun 2009, pemilih dari luar kota harus mencabut hak pilih dari asal wilayah, kemudian mendaftarkan ke KPU. Tapi sekarang cukup langsung mendaftar ke KPU, nanti petugas KPU akan memberi arahan lokasi terdekat domisili mahasiswa tersebut," kata Hamdan.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Regional
Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Regional
Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Regional
Lewat 'Wonderful Rongkong', Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Lewat "Wonderful Rongkong", Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.