Perbaikan Rampung, Lintasan KA Kroya-Bandung Dibuka Kembali

Kompas.com - 08/04/2014, 10:38 WIB
Pemasangan rel putus mulai tersambung di lokasi anjloknya KA Malabar di Kampung Terung, Desa Mekarsari, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya, Senin (7/4/2014) siang. KOMPAS.com/ IRWAN NUGRAHAPemasangan rel putus mulai tersambung di lokasi anjloknya KA Malabar di Kampung Terung, Desa Mekarsari, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya, Senin (7/4/2014) siang.
|
EditorGlori K. Wadrianto
TASIKMALAYA, KOMPAS.com -- Lintasan kereta api Kroya-Bandung telah dibuka dan bisa dilalui kereta sejak tengah malam tadi.

Pembukaan jalur dilakukan setelah perbaikan rel putus selesai di Kampung Terung, Desa Merkarsari, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya.

"Alhamdulilah jalur Kroya-Bandung sudah dibuka kembali sejak tengah malam tadi. Pengerjaan rel selesai pada pukul 22.54 malam tadi," kata Kepala Humas PT KAI Sugeng Priyono saat dihubungi pada Selasa (8/4/2014) pagi.

Sampai pukul 09.00 WIB pagi ini, kata Sugeng, terhitung telah 11 kereta penumpang melewati jalur yang telah diperbaiki selama tiga hari ini.

Malam tadi, kereta penumpang pertama yang melewati jalur ini adalah KA Turangga jurusan Bandung-Surabaya. "Alhamdullilah telah bisa dilalui secara normal," kata Sugeng.

Meski demikian, Sugeng mengaku kereta yang melintas jalur ini masih harus mengurangi kecepatannya. Pasalnya, perbaikan rel masih dalam tahap pengoptimalan lagi.

"Kecepatannya belum bisa normal saat melalui jalur yang diperbaiki ini. Diperkirakan 10 hari ke depan kita optimalkan terus kondisi rel di sini. Baru nantinya kecepatan saat melintas ke sini bisa normal kembali," tambah Sugeng.

Sugeng menambahkan, sampai 10 hari ke depan petugas PT KAI akan terus meningkatkan kualitas perbaikan rel di lokasi anjloknya KA Malabar, Jumat malam lalu. "Kami 10 hari ke depan akan terus di sini meningkatkan perbaikan rel. Sekarang target kita supaya jalur ini bisa dilalui kereta penumpang terlebih dulu," ungkap Sugeng.

Diberitakan sebelumnya, di lokasi perbaikan rel telah terjadi anjloknya KA Malabar dari Bandung ke Malang, Jumat malam lalu.

Kecelakaan itu menyebabkan tiga penumpang tewas, dan 29 orang lainnya mengalami luka-luka.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ada Klaster Ponpes di Purwokerto dan Kebumen, Warga Diminta Patuhi Protokol Kesehatan

Ada Klaster Ponpes di Purwokerto dan Kebumen, Warga Diminta Patuhi Protokol Kesehatan

Regional
Setelah Diisolasi 65 Hari, Nenek 70 Tahun Sembuh dari Covid-19

Setelah Diisolasi 65 Hari, Nenek 70 Tahun Sembuh dari Covid-19

Regional
Pasar Murah Bebas Ongkir, Cara Jatim Jamin Ketersediaan Pangan di Tengah Pandemi Covid-19

Pasar Murah Bebas Ongkir, Cara Jatim Jamin Ketersediaan Pangan di Tengah Pandemi Covid-19

Regional
Pengundian Nomor Urut 3 Paslon Pilkada Kendal, Ini Hasilnya

Pengundian Nomor Urut 3 Paslon Pilkada Kendal, Ini Hasilnya

Regional
Calon Tunggal Pilkada Ngawi Dapat Posisi Sebelah Kiri di Surat Suara

Calon Tunggal Pilkada Ngawi Dapat Posisi Sebelah Kiri di Surat Suara

Regional
Lawan Kotak Kosong, Calon Petahana di Pilkada Semarang Dapat Posisi Kiri Surat Suara

Lawan Kotak Kosong, Calon Petahana di Pilkada Semarang Dapat Posisi Kiri Surat Suara

Regional
Bertambah 62 Kasus Covid-19 di Banyumas, Klaster Ponpes Penyumbang Terbanyak

Bertambah 62 Kasus Covid-19 di Banyumas, Klaster Ponpes Penyumbang Terbanyak

Regional
Cerita Bupati Maluku Tenggara Tentang Warganya yang Gemar Berkebun Selama Pandemi

Cerita Bupati Maluku Tenggara Tentang Warganya yang Gemar Berkebun Selama Pandemi

Regional
Ridwan Kamil Teken Pinjaman Daerah Rp 1,8 Triliun dari PT SMI, Buat Apa?

Ridwan Kamil Teken Pinjaman Daerah Rp 1,8 Triliun dari PT SMI, Buat Apa?

Regional
Gelapkan Dana Bank BUMN Rp 40,5 Miliar, Dua Tersangka Langsung Ditahan

Gelapkan Dana Bank BUMN Rp 40,5 Miliar, Dua Tersangka Langsung Ditahan

Regional
15 Karyawan BRI Jepara Positif Covid-19, Isolasi Mandiri di Hotel

15 Karyawan BRI Jepara Positif Covid-19, Isolasi Mandiri di Hotel

Regional
Kades Ini Diduga Pamer Alat Kelamin ke lstri Orang Lewat Facebook

Kades Ini Diduga Pamer Alat Kelamin ke lstri Orang Lewat Facebook

Regional
Satu Dosen Universitas Jambi Positif Covid-19, Kampus Diliburkan 3 Hari

Satu Dosen Universitas Jambi Positif Covid-19, Kampus Diliburkan 3 Hari

Regional
Usai Pengambilan Nomor Urut, Ngebas Maksimalkan Kampanye Daring

Usai Pengambilan Nomor Urut, Ngebas Maksimalkan Kampanye Daring

Regional
20 Demonstran Diamankan Polisi Saat Unjuk Rasa Hari Tani di Gedung DPRD Sulsel

20 Demonstran Diamankan Polisi Saat Unjuk Rasa Hari Tani di Gedung DPRD Sulsel

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X