Kompas.com - 06/04/2014, 19:22 WIB
Salah satu pemandangan di Ungaran Timur, Kabupaten Semarang. Sejumlah caleg maupun parpon berlomba-lomba memasang alat peraga kampanye KOMPAS.com/ Syahrul MunirSalah satu pemandangan di Ungaran Timur, Kabupaten Semarang. Sejumlah caleg maupun parpon berlomba-lomba memasang alat peraga kampanye
|
EditorAna Shofiana Syatiri

UNGARAN, KOMPAS.com - Memasuki masa tenang, PDI-P Kabupaten Semarang menginstruksikan kepada para caleg, serta semua jajaran Pengurus Anak Cabang (PAC) sampai pengurus ranting di tingkat desa/kelurahan untuk membersihkan alat peraga kampanye (APK). Pencopotan APK tersebut dilakukan tanpa harus menunggu dilakukan oleh Satpol PP bersama Panwaslu dan KPU Kabupaten Semarang.

"Sejak Sabtu kemarin jajaran kami sudah mulai membersihkan APK termasuk baliho besar akan kita turunkan. Karena kami yang memasang sendiri, ya harus mencopot sendiri," Kata Ketua DPC PDI-P Kabupaten Semarang, Bambang Kusriyanto, Minggu (6/4/2014).

Bambang menjamin, selama masa tenang, seluruh kadernya akan mencopoti APK yang masih terpasang. Ia meminta maaf kepada masyarakat karena selama masa kampanye telah membuat kotor wajah kota dan sejumlah ruang publik.

"PDI Perjuangan mohoon maaf kepada masyarakat karena selama masa kampanye membuat kotor wilayah dengan memasang APK," ujarnya.

Ia menyebutkan, jumlah bendera PDI Perjuangan yang dipasang sampai wilayah kecamatan ada sekitar 17.000. Namun, untuk APK lain, berupa spanduk maupun gambar caleg, pihaknya tidak bisa memastikan jumlahnya karena masing-masing caleg juga memasang APK sendiri.

"Dalam pertemuan dengan caleg dan PAC sudah saya tekankan saat ini konsentrasinya menyiapkan saksi-saksi dan pelaporan saksi ke DPC. Saya juga minta pada masa tenang tidak melakukan pelanggaran berkaitan dengan Pemilu," ungkap Bambang.

Ia juga menyebutkan, PDI Perjuangan menyiapkan sekitar 2.400 saksi mulai dari TPS, PPS, PPK sampai penghitungan suara di KPU. Selain itu pihaknya juga akan menyiaplan real count untuk mengetahui perolehan suara partainya di Sekretariat DPC PDI Perjuangan di Bawen.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Para saksi wajib melaporkan perolehan suara ke DPC begitu pencoblosan selesai. sehingga hari itu juga sudah tahu berapa perolehan suaranya," pungkasnya.

Pengamatan KOMPAS.com di kota Ungaran, aksi PDI-P mencopoti APK yang telah dipasang ternyata juga diikuti oleh partai lainnya. Di sejumlah jalan kabuaten yang menuju wilayah Ungaran Timur misalnya, hampir sebagian besar telah bersih dari keberadaan APK tersebut.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Regional
Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Regional
Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Regional
Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Regional
Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Regional
Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Regional
Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Regional
Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Regional
Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Regional
Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Regional
Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Regional
Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Regional
Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Regional
Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Regional
Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.