Kompas.com - 04/04/2014, 07:22 WIB
Salah satu bagian jalan tol Ungaran-Bawen di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, retak. Ruas ini merupakan bagian dari Tol Semarang-Solo. Gambar diambil pada Rabu (2/4/2014). KOMPAS.com/Syahrul MunirSalah satu bagian jalan tol Ungaran-Bawen di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, retak. Ruas ini merupakan bagian dari Tol Semarang-Solo. Gambar diambil pada Rabu (2/4/2014).
|
EditorPalupi Annisa Auliani
UNGARAN, KOMPAS.com - Rencananya, Jumat (4/4/2014), ruas jalan Tol Ungaran-Bawen di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, akan dibuka dan dioperasikan. Namun, sejumlah pihak mendesak PT Trans Marga Jateng (TMJ), pengelola tol ini, menunda peresmian tersebut.

"Sebetulnya mau dibuka bulan lalu, tapi saya tidak mau. Karena masih ada tujuh titik yang belum selesai. Takutnya kalau itu belum diselesaikan, nanti jadi masalah," kata Kapolres Semarang AKBP Augustinus Berlianto Pangaribuan, Kamis (3/4/2014). Desakan untuk menunda peresmian, sebelumnya juga disampaikan Wakil Bupati Semarang Warnadi.

Augustinus mengatakan salah satu persoalan yang belum tuntas adalah fasilitas umum yang terimbas pembangunan tol ini. Hal tersebut juga sudah dia sampaikan dalam rapat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) di Kejaksaan Negeri Ambarawa beberapa waktu lalu.

"Disampaikan dalam rapat Forkompinda, penundaan peresmian karena ada kekhawatiran begitu diresmikan timbul permasalahan. Jadi waktu itu diusulkan agar dibuka tetapi peresmiannya diundur. Sebab sampai saat ini masih ada beberapa warga yang belum ambil uang konsinyasi di Pengadilan selain itu masih belum selesainya fasum dan fasos,” papar Augustinus.

Polres Semarang juga telah berupaya melakukan antisipasi kemacetan lalulintas dan kecelakaan dengan dibukanya jalan tol tersebut, utamanya di exit tol Bawen karena ada persimpangan dengan jalur utama Bawen-Solo.

“Dengan dibukanya jalan tol Bawen, maka kemacetan arus lalu lintas di jalur utama menjadi berkurang. Tetapi kemungkinan adanya kemacetan di exit tol tetap akan kami antisipasi,” ungkap Augustinus.

Anggota Fraksi PAN DPRD Kabupaten Semarang, Achsin Ma’ruf, semua permasalahan terkait tol ini harus tuntas terlebih dahulu. "Seperti di Kalirejo masih ada lapangan dan rumah dinas kepala sekolah yang belum rampung padahal jalan tol Semarang-Ungaran sudah digunakan," ujar dia.

Ketua Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Semarang, The Hok Hiong, mengatakan fasum yang terkena tol akan menjadi beban daerah bila tak tuntas sebelum pengoperasian. Apalagi pekerjaan tol akan berpindah lokasi begitu satu sesi sudah dinyatakan selesai dengan peresmian. "Masalah proyek tol Ungaran-Bawen diselesaikan dulu sebelum melanjutkan pembebasan lahan dari Bawen hingga Kaliwungu," tegas dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Golkar Gelar Baksos di Salatiga, Jateng, Warga: Kami Sekarang Kenal Pak Airlangga

Golkar Gelar Baksos di Salatiga, Jateng, Warga: Kami Sekarang Kenal Pak Airlangga

Regional
Jan Ethes Raih Medali Emas Kejuaraan Taekwondo Piala Wali Kota Solo

Jan Ethes Raih Medali Emas Kejuaraan Taekwondo Piala Wali Kota Solo

Regional
Kuatkan Program Ketahanan Pangan, Dompet Dhuafa Hadirkan 'Sentra Padi Subang'

Kuatkan Program Ketahanan Pangan, Dompet Dhuafa Hadirkan "Sentra Padi Subang"

Regional
Peduli Warga Terdampak Pandemi di Salatiga, Partai Golkar Gelar Baksos dan Pengobatan Gratis

Peduli Warga Terdampak Pandemi di Salatiga, Partai Golkar Gelar Baksos dan Pengobatan Gratis

Regional
Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Regional
8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

Regional
Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.