Belum Beroperasi, Dinding Tebing Tol Ungaran Bawen Longsor

Kompas.com - 02/04/2014, 09:28 WIB
Salah satu bagian jalan tol Ungaran-Bawen yang mengaami keretakan. Salah 

satu sesi jalan Tol Semarang-Solo ini direncanakan beroperasi akhir Maret lalu, 

namun hingga awal April belum ada tanda-tanda jalan tol sepanjang 11,9 kilometer 

itu akan dibuka untuk umum. kompas.com/ syahrul munirSalah satu bagian jalan tol Ungaran-Bawen yang mengaami keretakan. Salah satu sesi jalan Tol Semarang-Solo ini direncanakan beroperasi akhir Maret lalu, namun hingga awal April belum ada tanda-tanda jalan tol sepanjang 11,9 kilometer itu akan dibuka untuk umum.
|
EditorGlori K. Wadrianto
SEMARANG, KOMPAS.com - Dinding tebing jalan tol Ungaran-Bawen setinggi 10 meter tepatnya di Km 36 400 longsor. Tidak diketahui kapan longsor itu terjadi, namun pantauan Rabu (2/4/2014) pagi, tebing yang sudah dicor beton itu sebagian ditutup kain terpal besar.

Terlihat rongga memanjang sekitar 20 meter dengan bekas material tanah bercampur beton di bawahnya. Diduga dinding tebing jalan tol yang longsor ini karena bagian tanah di atasnya tergerus air hujan, sehingga cor penguat tebing retak dan merekah.

Letak dinding tebing tebing yang longsor itu berada tak jauh sebelum gerbang tol Bawen dari arah Ungaran.

Saluran drainase pada bagian bawah dinding tebing yang longsor itu sekarang dipasangi buis beton untuk mengantisipasi material longsor susulan akan menyumbat saluran air.

Saat ini, sejumlah pekerja masih terlihat melakukan perbaikan. Menurut seorang pekerja proyek dari PT Waskita Karya, Sarjianto, perbaikan tebing yang longsor sudah dilakukan sejak Senin (31/3/2014) lalu.

‘’Saya tidak tahu penyebabnya apa. Yang jelas perbaikan sudah dilakukan sejak Senin kemarin,’’ ungkapnya.

Sementara itu mengenai kerusakan pada salah satu bagian jalan tol ini, belum didapat keterangan dari pihak PT Trans Marga Jateng (TMJ).

Direktur Teknik dan Operasi PT TMJ Ari Nugroho belum bisa dihubungi. Salah satu sesi Tol Semarang-Solo ini sebelumnya sempat dikunjungi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada pertengahan Maret lalu.

Kunjungan Presiden kala itu untuk mengecek kesiapan jalan tol sepanjang 11,9 kilometer yang rencananya akan dioperasikan pada akhir Maret lalu. Namun hingga awal april ini belum ada tanda- tanda jalan tol tersebut akan dibuka. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dampak Gempa M 5,9 Pangandaran, Puluhan Rumah di Tasik, Garut, hingga Ciamis Rusak

Dampak Gempa M 5,9 Pangandaran, Puluhan Rumah di Tasik, Garut, hingga Ciamis Rusak

Regional
Reaksi Keras Kapolda Riau Menyikapi Oknum Anggotanya Jadi Kurir Sabu 16 Kg

Reaksi Keras Kapolda Riau Menyikapi Oknum Anggotanya Jadi Kurir Sabu 16 Kg

Regional
5 Demonstran Penolak Omnibus Law Jadi Tersangka Perusakan Kantor DPRD Jember

5 Demonstran Penolak Omnibus Law Jadi Tersangka Perusakan Kantor DPRD Jember

Regional
Dulu Perwira Polisi, Kini Dipecat dan Disebut Pengkhianat Bangsa

Dulu Perwira Polisi, Kini Dipecat dan Disebut Pengkhianat Bangsa

Regional
10 Pegawai PLN Ponorogo Positif Covid-19 Setelah Menerima Tamu dari Surabaya

10 Pegawai PLN Ponorogo Positif Covid-19 Setelah Menerima Tamu dari Surabaya

Regional
Cegah Penularan Covid-19 di Pesantren dengan Protokol Kesehatan Ketat

Cegah Penularan Covid-19 di Pesantren dengan Protokol Kesehatan Ketat

Regional
Pemkot Batam Usulkan Pulau Pengalap Jadi KEK Pariwisata

Pemkot Batam Usulkan Pulau Pengalap Jadi KEK Pariwisata

Regional
Terlibat Judi, Oknum Kades Datangi Polisi dan Menyerahkan Diri

Terlibat Judi, Oknum Kades Datangi Polisi dan Menyerahkan Diri

Regional
Anggota DPRD Dibacok gara-gara Knalpot Bising Adiknya, Ini Kronologinya

Anggota DPRD Dibacok gara-gara Knalpot Bising Adiknya, Ini Kronologinya

Regional
Geger, Bayi Baru Lahir di Palembang Ditemukan di Tempat Sampah

Geger, Bayi Baru Lahir di Palembang Ditemukan di Tempat Sampah

Regional
Jalan Tol Trans Lampung Ditemukan Banyak Lubang dan Bergelombang

Jalan Tol Trans Lampung Ditemukan Banyak Lubang dan Bergelombang

Regional
Eks TKI Alami Gangguan Jiwa, Hidup dengan 4 Anaknya yang Kurang Gizi, Popok Sampai Berulat

Eks TKI Alami Gangguan Jiwa, Hidup dengan 4 Anaknya yang Kurang Gizi, Popok Sampai Berulat

Regional
Perahu Wisata Terbalik di Bendungan Cikoncang, Banten, 3 Orang Tewas

Perahu Wisata Terbalik di Bendungan Cikoncang, Banten, 3 Orang Tewas

Regional
Oknum Polisi yang Todongkan Pistol ke Pengunjung Saat Ribut di Warung Tuak Diperiksa Propam

Oknum Polisi yang Todongkan Pistol ke Pengunjung Saat Ribut di Warung Tuak Diperiksa Propam

Regional
Perwira Polisi Bawa 16 Kg Sabu, Kapolda: Kita Harap Hakim Beri Hukuman Layak ke Pengkhianat Bangsa Ini

Perwira Polisi Bawa 16 Kg Sabu, Kapolda: Kita Harap Hakim Beri Hukuman Layak ke Pengkhianat Bangsa Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X