Atribut Kampanye Dibiarkan, Pol PP Hanya Berani Tertibkan PKL

Kompas.com - 31/03/2014, 20:26 WIB
Sosialisasi Pemilu yang dilakukan Bakesbangpol Pemkab Pamekasan, dipaku di pohon mendapat protes dari aktivis lingkungan hidup. KOMPAS.com/TaufiqurrahmanSosialisasi Pemilu yang dilakukan Bakesbangpol Pemkab Pamekasan, dipaku di pohon mendapat protes dari aktivis lingkungan hidup.
|
EditorFarid Assifa

PAMEKASAN, KOMPAS.com — Kinerja Polisi Pamong Praja Pamekasan dalam sorotan. Pasalnya, korps berbaju coklat ini hanya tegas dan berani menertibkan pedagang kaki lima (PKL) saja. Sementara itu atribut kampanye yang merupakan pelanggaran dibiarkan tanpa ada penertiban dan tidak ada yang berani untuk membongkarnya.

Nur Faisal, Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Cabang Pamekasan, mengatakan, Pol PP hanya berani bertindak represif kepada rakyat kecil seperti PKL sebab PKL tidak memiliki kekuatan untuk melawan. Sementara  itu, pelanggaran atribut partai yang sudah jelas tampak di depan mata sengaja dibiarkan.

"Kalau sama rakyat yang hanya mengais rezeki seribu rupiah, Pol PP berani. Kalau sama parpol kok 'banci'," kata Nur Faisal, Senin (31/3/2014).

Penertiban yang dilakukan Pol PP selama sepekan ini karena adanya pemantauan tim penilai Piala Adipura di Pamekasan sehingga semua PKL yang ada di jalan protokol ditertibkan.

Beberapa PKL yang ditertibkan di antaranya yang di Jalan Kabupaten menuju rumah Dinas Bupati Pamekasan, Jalan Dipoengoro, Jalan Jokotole, dan Jalan Agus Salim. Barang-barang PKL yang tertinggal, diangkut ke kantor Pol PP.

"Coba kalau berani Pol PP tertibkan dan bersihkan atribut parpol yang melanggar. Saya yakin enggak berani karena pejabatnya takut sama orang-orang parpol," kata Nur Faisal.

Sementara itu, Yusuf Wibiseno, Kepala Seksi Penegakan dan Penindakan Peraturan Daerah, Pol PP Pamekasan, mengatakan, untuk menertibkan pelanggaran atribut kampanye, pihaknya sudah mengirimkan surat ke parpol masing-masing.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam surat tersebut, parpol diminta untuk menurunkan sendiri atributnya sebelum Pol PP menurunkan secara paksa. Surat peringatan itu berlaku 1x24 jam.

"Jika surat itu tidak diindahkan, maka Pol PP akan turun untuk menertibkannya," kata Yusuf.

Sementara itu, Sapto Wahyuono, anggota Panwaslu Pamekasan, menuturkan, surat rekomendasi penertiban atribut kampanye sudah dikirim ke Pemkab Pamekasan seminggu yang lalu. Kewenangan untuk menertibkannya berada di Pol PP, bukan Panwaslu.

"Kalau mengacu pada Perbup Nomor 19 tahun 2013 tentang zona penempatan atribut kampanye, semua atribut yang melanggar harus dicabut atau dipindahkan ke tempat lain. Jadi tidak ada tawar-menawar lagi," terang Sapto.

Ditegaskan Sapto, Pol PP seharusnya bersikap tegas sebab pelanggaran atribut kampanye di Pamekasan sudah berlangsung sejak hari pertama masa kampanye, 16 Maret 2014 lalu.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Regional
Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Regional
Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Regional
Lewat 'Wonderful Rongkong', Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Lewat "Wonderful Rongkong", Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Regional
Bupati Jekek Optimistis Pembangunan 14.142 RTLH Wonogiri Selesai pada 2024

Bupati Jekek Optimistis Pembangunan 14.142 RTLH Wonogiri Selesai pada 2024

Regional
 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.