Hemat Biaya, Partai Demokrat Tak Gelar Kampanye Terbuka di Bali

Kompas.com - 21/03/2014, 12:47 WIB
EditorGlori K. Wadrianto
DENPASAR, KOMPAS.com - Partai Demokrat di Bali tidak melakukan kampanye terbuka  demi menghemat biaya. Tanpa kampanye terbuka, total dana yang bisa dihemat, baik keuangan parpol maupun para calon legislatif, bisa mencapai 70 persen.

"Partai kami di Bali, baik pengurus partai di kabupaten dan kota serta para calon legislatif tidak melakukan kampanye terbuka. Lebih baik kampanye dengan langsung melakukan pendekatan kepada massa pendukung," kata Ketua DPD Partai Demokrat Bali Made Mudarta di Denpasar, Jumat (21/3/2014).

Mudarta mengatakan, kampanye langsung kepada basis massa akan lebih efektif dan efisien dibanding harus menyelenggarakan kampanye terbuka di lapangan umum.

"Menurut kami kampanye terbuka dengan mengerahkan massa itu biaya sangat tinggi. Karena mengumpulkan massa mencapai ribuan orang tidak mudah, mulai dari sewa kendaraan, konsumsi, baju kaos dan uang saku," ujar politikus asal Kabupaten Jembrana itu.

Mudarta mengatakan, jika kampanye dengan sistem "simakrama" (tatap muka), sosialisasi dari ruamh ke rumah warga akan lebih efektif, artinya dana yang diserahkan tepat sasaran kepada massa pendukung partai.

"Dengan gaya kampanye seperti tersebut penghematan dana baik dari DPD maupun para Caleg mencapai 70 persen. Jadi kalau memang caleg itu memiliki dana kampanye lebih maka bisa disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan," ucapnya.

Ditanya apa dana kampanye tersebut dikenakan kepada para celeg? Mudarta mengaku tidak menarik dana dari para caleg. Partai menyerahkan kampanye sosialisasi tersebut kepada caleg bersangkutan.

"Kami tidak ada menarik dana dari bakal caleg untuk diloloskan menjadi caleg. Termasuk pada kampanye, DPD tak ada menarik dana dari caleg bersangkutan. Kami hanya mengarahkan kepada caleg agar bekerja secara maksimal untuk mendapat dukungan dirinya sendiri dan partai," katanya.

Sementara itu, Ketua KPU Bali Dewa Kade Raka Sandi mengatakan dari 12 partai politik yang menjadi kontestan pemilu. Hanya empat parpol yang mengajukan kampanye terbuka, yaitu Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Golkar, Gerindra dan Partai NasDem.

"Hanya empat partai politik yang mengajukan kampanye terbuka. Sedangkan sisanya hanya menjadwalkan kampanye tertutup atau dengan gerakan sosialisasi ke kantong-kantong pendukungnya," kata Raka.



Sumber Antara
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sebelum Tabrak Tebing, Sopir Sempat Diberitahu Penumpang jika Ban Belakang Sebelah Kiri Kempes

Sebelum Tabrak Tebing, Sopir Sempat Diberitahu Penumpang jika Ban Belakang Sebelah Kiri Kempes

Regional
Tidur di Ruang Tamu Saat Jaga Ibunya yang Sakit, Gadis Ini Malah Disetubuhi Ayah Tiri

Tidur di Ruang Tamu Saat Jaga Ibunya yang Sakit, Gadis Ini Malah Disetubuhi Ayah Tiri

Regional
Jumlah Murid yang Diduga Dicabuli Guru Ngaji di Makassar Bertambah

Jumlah Murid yang Diduga Dicabuli Guru Ngaji di Makassar Bertambah

Regional
Detik-detik Pembunuhan Bermotif Cemburu di Puskesmas Tanjung Bumi Bangkalan

Detik-detik Pembunuhan Bermotif Cemburu di Puskesmas Tanjung Bumi Bangkalan

Regional
Jenazah yang Ditemukan di Gunungkidul Dipastikan Korban Pantai Goa Cemara

Jenazah yang Ditemukan di Gunungkidul Dipastikan Korban Pantai Goa Cemara

Regional
8 Orang Tewas dalam Kecelakaan di Tol Cipali, Ini Nama-nama Korban

8 Orang Tewas dalam Kecelakaan di Tol Cipali, Ini Nama-nama Korban

Regional
1 Staf KCD Disdik Jabar Positif Covid-19, Semua Pegawai Jalani Tes Swab

1 Staf KCD Disdik Jabar Positif Covid-19, Semua Pegawai Jalani Tes Swab

Regional
Delapan Guru dan 14 Pelajar di Kalbar Positif Corona, Gubernur Tunda Sekolah Tatap Muka

Delapan Guru dan 14 Pelajar di Kalbar Positif Corona, Gubernur Tunda Sekolah Tatap Muka

Regional
Cuci Timah di Sungai, Penambang Tewas Diduga Diserang Buaya

Cuci Timah di Sungai, Penambang Tewas Diduga Diserang Buaya

Regional
Mulai Senin Ini, Tidak Pakai Masker di Pekanbaru Denda Rp 250.000

Mulai Senin Ini, Tidak Pakai Masker di Pekanbaru Denda Rp 250.000

Regional
Picu Bentrokan dan Identik Ugal-ugalan, Polisi Tasikmalaya Akan Tindak Tegas Pemilik Knalpot Bising

Picu Bentrokan dan Identik Ugal-ugalan, Polisi Tasikmalaya Akan Tindak Tegas Pemilik Knalpot Bising

Regional
Gubernur Kalsel: Wali Kota Banjarbaru Kepala Daerah yang Gigih Perangi Covid-19

Gubernur Kalsel: Wali Kota Banjarbaru Kepala Daerah yang Gigih Perangi Covid-19

Regional
Delapan Guru dan Belasan Pelajar di Kalbar Positif Covid-19

Delapan Guru dan Belasan Pelajar di Kalbar Positif Covid-19

Regional
Staf KCD Disdik Jabar Positif Covid-19, Semua Pegawai Dikarantina

Staf KCD Disdik Jabar Positif Covid-19, Semua Pegawai Dikarantina

Regional
Terlelap Tidur, Warga Desa di Situbondo Diserang Massa, 4 Mobil Dirusak, Satu Kios Bensin Dibakar

Terlelap Tidur, Warga Desa di Situbondo Diserang Massa, 4 Mobil Dirusak, Satu Kios Bensin Dibakar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X