Pemkot Batu Bangun Kereta Gantung Rp 150 Miliar

Kompas.com - 21/03/2014, 08:51 WIB
EditorGlori K. Wadrianto
BATU, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Batu, Jawa Timur, bekerja sama dengan investor dari Singapura membangun kereta gantung senilai Rp150 miliar untuk mendukung sektor wisata di daerah itu.

"Pemkot sudah melakukan kesepakatan dengan investor Singapura tersebut dan Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya (ITS) sebagai penanggung jawab proyek," kata Wali Kota Batu Eddy Rumpoko, Jumat (21/3/2014).

Eddy mengakui, proyek pembangunan kereta gantung tersebut memang membutuhkan dana yang tidak sedikit. Dana sebesar itu di antaranya untuk pembebasan lahan milik warga yang berada di kawasan pembangunan.

Saat ini, kata Eddy, pemkot melakukan survei di beberapa titik akan menjadi titik pembangunan kereta gantung, seperti di Jalan Sultan Agung, kawasan Alun-alun dan Batu Night Spectacular (BNS).

Pembangunan kereta gantung, lanjut Eddy, ditargetkan segera selesai dan bisa dioperasikan. "Dengan adanya kereta gantung diharapkan bisa membantu wisatawan yang berkunjung ke Batu, bahkan mampu menambah pendapatan daerah dari sektor Pariwisata Kota Batu," ujar Eddy.

Tahun ini, kata Eddy, dilakukan kajian terlebih dahulu mengenai proses pembangunan kereta gantung oleh tim dari ITS. Sedangkan pembangunannya, dilakukan sekitar akhir 2014 atau awal tahun depan.

Namun, Pemkot Batu bersama investor sudah mengawali melakukan kajian terhadap titik-titik yang akan dibangun untuk tiang penyangga. Bahkan, muncul gagasan, kereta gantung akan menghubungkan Jatim Park 2, Pasar Besar Batu dan Selecta atau jaringan melintasi Jatim Park 2, Gunung Wukir dan Selecta.

Hanya saja, kajian awal itu terkendala adanya sutet yang melintas di Jalan Sultan Agung mengarah ke barat. "Mungkin dengan adanya kajian tim pakar, nanti akan ada titik-titik yang tepat untuk pembangunan kereta gantung tersebut," ucap Eddy.

Pembangunan kereta gantung itu, ujar Eddy, harus tetap memperhatikan budaya dan mengedepankan pertanian karena menjadi potensi utama masyarakat. Kebijakan-kebijakan yang diambil, juga tidak boleh mengorbankan kepentingan masyarakat.


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Antara
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tolak Jadi Menteri, Risma: Ada Mimpi yang Ingin Saya Buat di Surabaya

Tolak Jadi Menteri, Risma: Ada Mimpi yang Ingin Saya Buat di Surabaya

Regional
Cicilan Mobil Sang Mantan Berujung Pembunuhan...

Cicilan Mobil Sang Mantan Berujung Pembunuhan...

Regional
Kronologi Penangkapan Pelaku Dana Nasabah BNI Ambon, 2 Tersangka Keluar Rumah Saat Gempa

Kronologi Penangkapan Pelaku Dana Nasabah BNI Ambon, 2 Tersangka Keluar Rumah Saat Gempa

Regional
20 Truk Tonase Kena Tilang karena Masuk Kota di Pekanbaru

20 Truk Tonase Kena Tilang karena Masuk Kota di Pekanbaru

Regional
Penjelasan BPJS Kesehatan soal Tunggakan Rp 20 Miliar ke RSUD Ungaran

Penjelasan BPJS Kesehatan soal Tunggakan Rp 20 Miliar ke RSUD Ungaran

Regional
Jadi Calon Ibu Kota Negara, Ini Usulan Besaran UMP Kalimantan Timur 2020

Jadi Calon Ibu Kota Negara, Ini Usulan Besaran UMP Kalimantan Timur 2020

Regional
Pengamat: Menteri Agama Dijabat Purnawirawan TNI, Wajar Kiai NU Kecewa

Pengamat: Menteri Agama Dijabat Purnawirawan TNI, Wajar Kiai NU Kecewa

Regional
Duduk Perkara Kasus Penusukan Mata 12 Kucing, Pelaku Dibawa ke Rumah Sakit Jiwa

Duduk Perkara Kasus Penusukan Mata 12 Kucing, Pelaku Dibawa ke Rumah Sakit Jiwa

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kiai Protes Jabatan Menteri Agama ke PBNU | Risma Akui Rugi Tolak Jadi Menteri

[POPULER NUSANTARA] Kiai Protes Jabatan Menteri Agama ke PBNU | Risma Akui Rugi Tolak Jadi Menteri

Regional
Pasien Demam Berdarah di Cianjur Bertambah Jadi 22 Orang

Pasien Demam Berdarah di Cianjur Bertambah Jadi 22 Orang

Regional
Puslabfor Ambil Sampel di Lokasi Kebakaran Pipa Pertamina Cimahi

Puslabfor Ambil Sampel di Lokasi Kebakaran Pipa Pertamina Cimahi

Regional
Ganjar Apresiasi Terpilihnya Tito Karnavian Sebagai Mendagri

Ganjar Apresiasi Terpilihnya Tito Karnavian Sebagai Mendagri

Regional
Surabaya Bakal Punya Layanan Kedokteran Nuklir, Warga Tak Perlu Terapi ke Luar Kota

Surabaya Bakal Punya Layanan Kedokteran Nuklir, Warga Tak Perlu Terapi ke Luar Kota

Regional
Pilkada Surabaya, Risma Akui Diminta Pendapat Megawati Soal Calon Wali Kota dari PDIP

Pilkada Surabaya, Risma Akui Diminta Pendapat Megawati Soal Calon Wali Kota dari PDIP

Regional
Dalam 7 Bulan, 186 Orang Meninggal karena Kecelakaan di Banyumas

Dalam 7 Bulan, 186 Orang Meninggal karena Kecelakaan di Banyumas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X