Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 20/03/2014, 22:02 WIB
|
EditorFarid Assifa

CIMAHI, KOMPAS.com - Ketidakhadiran Gubernur DKI Joko Widodo alias Jokowi berkampanye PDI-P di Kota Cimahi pada Kamis (20/3/2014) memang membuat sebagian simpatisan kecewa. Namun demikian, mereka sedikit terhibur oleh kehadiran pria yang mirip Jokowi.

Pria tersebut tiba-tiba muncul naik ke panggung sesaat setelah para petinggi PDI-P Jabar berorasi. Pria bertubuh kurus tersebut mengenakan kemeja putih dengan pita merah putih di lengan kirinya.

Sontak kehadiran pria yang dikira Jokowi itu mengundang sorak sorai simpatisan. Mereka menganggap pria itu Jokowi. "Jokowi, jokowi, jokowi," teriak simpatisan.

Kompas.com/ Rio Kuswandi Kholid Umar, pria asal Bandung yang disangka Jokowi.
Ketika diamati, ternyata pria itu bukan Jokowi yang asli. "Wah, itu mah bukan asli, itu mah Jokowi 'Kw 2'," kata salah satu simpatisan diikuti gelak tawa teman-temannya.

Pria tersebut kemudian ikut berjoget di atas panggung dengan para caleg. Belakangan diketahui pria mirip Jokowi itu bernama Kholid Umar (47), asal Jalan Sindanglaya, RT 02 RW 11, Kelurahan Pasir Impun, Kecamatan Mandalajati, Bandung. Sehari-hari, Kholid bekerja sebagai pekerja swasta.

Kholid mengaku bukan kader atau pun caleg PDI-P. Kedatangannya ke lokasi kampanye terbuka PDI-P di Cimahi hanya ikut-ikutan saja.

"Ya, tadi kan ada yang pawai pakai baju merah-merah di Jalan Tegalega, ya, saya ikut saja naik mobil dan tiba lah di sini," katanya.

Kholid mengaku naik ke panggung karena disuruh panitia. "Saya naik ke panggung karena disuruh panitia. Ya, jangan salahkan saya kalau saya ikut naik. Ini mungkin karena figur (rupa) saya yang mirip dengan Jokowi," katanya.

"Ya kan, Pak Jokowi enggak datang, ya, saya kebetulan disuruh naik oleh panitia. Ya saya senang saja, mudah-mudahan mereka terhibur. Saya naik, biar ada hiburan aja," akunya.

Simpatisan PDI-P, Arif Budiman (16) dan Gian Refli Kurniawan (15) mengaku sebelumnya mereka mengira Kholid yang naik ke panggung itu adalah Jokowi.

"Awalnya kami mengira itu Pak Jokowi sungguhan, tapi ha-ha-ha, ternyata Jokowi Kw2," kata Arif sambil tertawa terbahak-bahak.

Meski kecewa dengan tidak datangnya Jokowi, dua bocah ini menganggap kehadiran Jokowi Kw 2 sebagai sebuah hiburan.

"Itu kami anggap hiburan lah, lumayan ada hiburan yang bikin tertawa," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hadiri Rapimnas Fornas, Bupati Zairullah Paparkan Rencana Pembangunan Istana Anak Yatim

Hadiri Rapimnas Fornas, Bupati Zairullah Paparkan Rencana Pembangunan Istana Anak Yatim

Regional
Lokasi Vaksin Booster Kedua di Rumah Sakit Jakarta

Lokasi Vaksin Booster Kedua di Rumah Sakit Jakarta

Regional
Terima Penyandang Disabilitas Klaten, Ganjar: Ini Kejutan Karena Mereka Bawa Motor Modifikasi Sendiri

Terima Penyandang Disabilitas Klaten, Ganjar: Ini Kejutan Karena Mereka Bawa Motor Modifikasi Sendiri

Regional
JSDDD Jadi Pilot Project Nasional, Bupati Jembrana: Kami Siap Bekerja Sama dengan BPS

JSDDD Jadi Pilot Project Nasional, Bupati Jembrana: Kami Siap Bekerja Sama dengan BPS

Regional
Muba Bangga, Desa Bukit Selabu Dapat Anugerah Award Desa Cinta Statistik 2022

Muba Bangga, Desa Bukit Selabu Dapat Anugerah Award Desa Cinta Statistik 2022

Regional
Senin Besok, Mbak Ita Akan Resmi Dilantik Ganjar Jadi Wali Kota Semarang

Senin Besok, Mbak Ita Akan Resmi Dilantik Ganjar Jadi Wali Kota Semarang

Regional
Wabup Pidie Jaya Apresiasi Ketulusan Pengabdian Ramhat Aulia yang Bawa Ayahnya Berobat dengan Becak Motor

Wabup Pidie Jaya Apresiasi Ketulusan Pengabdian Ramhat Aulia yang Bawa Ayahnya Berobat dengan Becak Motor

Regional
Wujud Kolaborasi Lintas Daerah, Perayaan HUT Ke-20 Kabupaten Bone Bolango Hadirkan Berbagai Atraksi

Wujud Kolaborasi Lintas Daerah, Perayaan HUT Ke-20 Kabupaten Bone Bolango Hadirkan Berbagai Atraksi

Regional
BPKH bersama Dompet Dhuafa Bagikan 250 Kitchen Kit untuk Penyintas Gempa Cianjur

BPKH bersama Dompet Dhuafa Bagikan 250 Kitchen Kit untuk Penyintas Gempa Cianjur

Regional
Gubernur Sulsel Nilai Keberhasilan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Karena Kepimimpinan Jokowi

Gubernur Sulsel Nilai Keberhasilan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Karena Kepimimpinan Jokowi

Regional
Pemkot Semarang Luncurkan BUMP, Plt Walkot Ita Harap Kesejahteraan Petani Meningkat

Pemkot Semarang Luncurkan BUMP, Plt Walkot Ita Harap Kesejahteraan Petani Meningkat

Regional
Kisah Agus Falahudin, Penyintas Gempa Cianjur yang Gotong Royong Bangun Huntara

Kisah Agus Falahudin, Penyintas Gempa Cianjur yang Gotong Royong Bangun Huntara

Regional
Tanggapi Keluhan Masyarakat, Pemkot Semarang dan BBWS Tangani Timbunan Sampah di Kampung Nelayan Tambakrejo

Tanggapi Keluhan Masyarakat, Pemkot Semarang dan BBWS Tangani Timbunan Sampah di Kampung Nelayan Tambakrejo

Regional
Dompet Dhuafa Gandeng Beramaljariyah dan Evermos Salurkan Al-Qur'an dan Alat Salat

Dompet Dhuafa Gandeng Beramaljariyah dan Evermos Salurkan Al-Qur'an dan Alat Salat

Regional
LKPP Gandeng Telkom Gagas Platform Baru Pengadaan Barang/Jasa

LKPP Gandeng Telkom Gagas Platform Baru Pengadaan Barang/Jasa

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.