Kompas.com - 20/03/2014, 18:19 WIB
Sayuran hijau ShutterstockSayuran hijau
|
EditorCaroline Damanik

SEMARANG, KOMPAS.com
- Banyak program kampanye yang dilakukan sejumlah partai politik untuk mendapatkan simpatik masyarakat. Salah satunya yang dilakukan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Kota Semarang, Kamis (20/3/2014).

Dalam kampanye tersebut, warga bisa menukarkan sampah rumah tangga dengan sejumlah sayuran siap masak. Kegiatan itu dilakukan di Balai RW 9 RT 01 Manyaran, Kota Semarang. Penanggung jawab acara, Ika Yudha, mengatakan, setiap lima botol plastik atau lima jenis sampah kering yang dibawa warga bisa ditukar dengan paket sayuran siap masak.

"Ya ada sayur sop, sayur asem dan sayur lainnya. Kegiatan semacam ini ternyata sangat menarik perhatian terutama ibu-ibu rumah tangga banyak yang datang," katanya.

Selain kegiatan tersebut, PKS juga menggelar pelayanan kesehatan murah. Pelayanan meliputi cek tensi, timbang badan, cek asam urat dan cek kolesterol yang kesemuanya dilakukan dokter dari PKS.

"Selain itu, kami juga membuka warung murah kebutuhan pokok seperti minyak goreng, beras dan gula," tambahnya.

Dia berharap, program-program ini bisa membantu dan menjadi kegiatan yang benar-benar dibutuhkan masyarakat. Pada kampanye tersebut, Dewan Pengurus Daerah (DPD) Kota Semarang juga memperkenalkan sejumlah calon legislatif asal PKS, baik untuk pemilihan DPRD Kota Semarang maupun tingkat di atasnya, kepada warga.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Regional
Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Regional
Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Regional
Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Regional
Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X