Sudah Jadi Korban Salah Tangkap, Sulaeman Pun Dapat Siksaan Polisi di Tahanan

Kompas.com - 20/03/2014, 06:02 WIB
Ilustrasi penganiayaan Kompas.com/ERICSSENIlustrasi penganiayaan
|
EditorPalupi Annisa Auliani
TASIKMALAYA, KOMPAS.com — Sulaeman (25), warga Kampung Panyingkiran, Desa Banyuasih, Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya, diduga menjadi korban salah tangkap polisi di Tasikmalaya, Jawa Barat. Selama sehari semalam berada di tahanan, dia mengaku mendapatkan tindakan kekerasan, termasuk disetrum.

“Saya dituduh memerkosa seorang wanita berstatus janda yang dikenal. Saya tidak melakukan perbuatan itu.Tapi saat saya di kantor polisi, saya sering disetrum dan dipaksa mengaku kalau saya melakukan perbuatan itu,” jelas Sulaeman kepada wartawan di rumahnya, Rabu (19/3/2014).

Menurut Sulaeman, kejadian berawal saat dia mendatangi Polsek Taraju untuk memenuhi panggilan polisi. Sesampainya di kantor polisi, dia langsung dijebloskan di tahanan dengan tuduhan menjadi pemerkosa.

Di dalam tahanan, tutur Sulaeman, dia kerap disiksa para polisi. Siksaan, sebut dia, mulai dari pukulan, setruman, sampai dibakar pada bagian tangan. “Kalau wajah anggota polisinya saya tidak tahu, soalnya saat saya disiksa di dalam sel mata saya ditutup dan tangan diikat plakban. Karena saya tidak merasa salah, saya tetap tak mau mengakui perbuatan itu. Makanya saya terus dipukuli dan disiksa,” kata Sulaeman.

Beruntung keesokan harinya, kata Sulaeman, ada beberapa warga lainnya yang menjadi saksi menyatakan kalau dia bukan pelaku pemerkosaan seperti yang dituduhkan polisi. Dia pun langsung dibebaskan.

Namun, Sulaeman mengaku tak terima dengan perlakuan yang dia dapatkan di tahanan Polsek Taraju. “Ini lihat luka-luka bakar dan bekas pukulan masih terlihat kan?” ujar dia sembari memperlihatkan bekas-bekas luka dari siksaan yang dia sebutkan.

Belum ada konfirmasi dari kepolisian terkait hal ini. Telepon genggam Kapolres Tasikmalaya juga tak aktif saat coba dihubungi wartawan pada Rabu malam.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Regional
Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Regional
Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Regional
Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Regional
BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

Berita Foto
Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X