Perampok Toko Emas Terluka Pecahan Kaca

Kompas.com - 15/03/2014, 05:40 WIB
Dua personil polisi menjaga toko emas yang baru saja distaroni perampok di Jalan Raya Petok, Desa Petok, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, Jum'at (14/3/2014). Kompas.com/M.Agus Fauzul HakimDua personil polisi menjaga toko emas yang baru saja distaroni perampok di Jalan Raya Petok, Desa Petok, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, Jum'at (14/3/2014).
|
EditorPalupi Annisa Auliani
KEDIRI, KOMPAS.com — Salah seorang pelaku perampokan toko emas Sumber Rejeki di Jalan Raya Petok, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Jumat (14/3/2014), diketahui mengalami luka di bagian tangan. Luka itu akibat pecahan kaca di lokasi perampokan.

"Kami sebar anggota ke tempat kesehatan, barangkali ada yang berobat dengan luka-luka yang kami indikasikan sebagai pelaku," kata Kapolres Kediri Kota Ajun Komisaris Besar Budhi Herdi, di lokasi kejadian, Jumat. Lokasi yang disisir mulai dari rumah sakit, puskesmas, maupun poliklinik.

Dalam peristiwa itu, kata Budhi, hanya pelaku yang terluka. Pemilik toko maupun warga di sekitar toko itu tak terluka sedikit pun.

Menurut Budhi, pengejaran terhadap pelaku juga dilakukan dengan sistem blokade jalan untuk mempersempit area pelarian pelaku. Beberapa jalur ke luar kota pun sudah djaga. Razia sudah digelar pula di beberapa wilayah di sekitar Kediri.

Jumlah kerugian akibat perampokan ini belum dapat dipastikan. Pemilik, ujar penyidik, masih menghitung kerugian tersebut.

Sebelumnya diberitakan, empat perampok menyatroni toko emas Sumber Rejeki, Jumat sekitar pukul 18.00 WIB. Perampok membawa senjata api dan senjata tajam. Aksi perampokan berlangsung hanya dalam kisaran 10 menit.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X