Warga Dengar Letusan Pistol Saat Perampok Gasak Toko Emas

Kompas.com - 14/03/2014, 22:57 WIB
Dua personil polisi menjaga toko emas yang baru saja distaroni perampok di Jalan Raya Petok, Desa Petok, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, Jum'at (14/3/2014). Kompas.com/M.Agus Fauzul HakimDua personil polisi menjaga toko emas yang baru saja distaroni perampok di Jalan Raya Petok, Desa Petok, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, Jum'at (14/3/2014).
|
EditorFarid Assifa

KEDIRI, KOMPAS.com - Warga sekitar lokasi perampokan toko emas Sumber Rejeki di Jalan Raya Petok, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Jumat (14/3/2014) malam, sempat mendengar suara tembakan.

Seorang saksi mata, Sumiati, menuturkan, suara letusan senjata api itu terdengar di awal aksi perampokan. Setelah letusan itu, lanjut dia, baru terdengar suara kaca pecah beberapa kali.

"Suaranya kenceng," kata Sumiati ditemui Kompas.com di lokasi kejadian, Jumat malam.

Pemilik toko yang terletak tepat di samping toko emas ini mengaku melihat empat orang masuk ke toko emas. Awalnya ia tidak menyangka mereka adalah perampok.

Dia menambahkan, keempat orang itu datang menggunakan motor bebek warna gelap dari arah selatan atau arah Kabupaten Tulungagung. Para pelaku memarkirkan kendaraannya di depan toko emas. Dua orang memakai helm serta dua lainnya memakai masker.

"Saya melihatnya karena saat itu saya sedang di teras lantai dua rumah saya untuk ambil jemuran pakaian," kata Sumiati.

Mengetahui salah seorang membawa pistol, lanjut Sumiati, ia segera tersadar bahwa mereka adalah perampok. Ia buru-buru turun dan memberitahu Hafid, suaminya. Lalu Hafid coba mengintip melalui tembok.

Rupanya salah seorang pelaku mengetahuinya lalu menodongkan pistol ke arah Hafid. Hafid kemudian lari ke dalam rumah. Selang beberapa menit kemudian, para pelaku melarikan diri menggunakan motor yang sama.

Kepala Polres Kediri Kota, Ajun Komisaris Besar Budhi Herdi mengatakan, hingga kini belum diketahui pasti jumlah kerugian yang diderita korban. Personelnya masih melakukan penyelidikan.

Budhi membenarkan adanya senjata api yang digunakan oleh para pelaku. Hanya saja soal suara letusan yang didengar warga, pihaknya belum memastikan itu suara pistol menyalak karena tidak menemukan proyektil.

Sebelumnya diberitakan, perampok yang diduga empat orang menggasak toko emas Sumber Rejeki, Jumat. Mereka bersenjatakan kapak dan pistol. Saat itu toko milik Mahmud sedang dijaga oleh Sadam Husein dan istrinya, Ike. Saat pelaku masuk, Ike seorang diri karena Sadam sedang shalat Maghrib.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Tahu Ada Sarang Tawon di Semak-semak, Tarmin Tewas Disengat Saat Cari Rumput, Sempat Berteriak

Tak Tahu Ada Sarang Tawon di Semak-semak, Tarmin Tewas Disengat Saat Cari Rumput, Sempat Berteriak

Regional
6 Jenazah Korban Sriwijaya Air SJ 182 Tiba di Kalbar untuk Dimakamkan

6 Jenazah Korban Sriwijaya Air SJ 182 Tiba di Kalbar untuk Dimakamkan

Regional
Disetop karena Tak Pakai Masker, Seorang Wanita Malah Marahi Anggota TNI

Disetop karena Tak Pakai Masker, Seorang Wanita Malah Marahi Anggota TNI

Regional
Kasus Pengambilan Paksa Jenazah Covid-19, Kerugian Rp 35 Juta, Belasan Pegawai RSUD Trauma

Kasus Pengambilan Paksa Jenazah Covid-19, Kerugian Rp 35 Juta, Belasan Pegawai RSUD Trauma

Regional
Fobia Jarum Suntik, Kepala Puskesmas Bone Teriak-teriak Saat Vaksinasi Covid-19, Videonya Viral

Fobia Jarum Suntik, Kepala Puskesmas Bone Teriak-teriak Saat Vaksinasi Covid-19, Videonya Viral

Regional
Tak Terima Diberitakan Negatif, Seorang Kontraktor Aniaya Wartawan

Tak Terima Diberitakan Negatif, Seorang Kontraktor Aniaya Wartawan

Regional
Saat Kepala Puskesmas Bone Fobia Jarum Suntik, Berteriak Histeris Saat Divaksin Covid-19, Sampai Harus Dipegangi

Saat Kepala Puskesmas Bone Fobia Jarum Suntik, Berteriak Histeris Saat Divaksin Covid-19, Sampai Harus Dipegangi

Regional
Setelah Wabup Pangandaran, Kini Giliran Bupati Positif Covid-19

Setelah Wabup Pangandaran, Kini Giliran Bupati Positif Covid-19

Regional
Kepala Puskesmas Bone Berteriak Histeris Saat Divaksin Covid-19, Ternyata Fobia Jarum Suntik

Kepala Puskesmas Bone Berteriak Histeris Saat Divaksin Covid-19, Ternyata Fobia Jarum Suntik

Regional
Menantu Dilaporkan Mertua ke Polisi, Tak Nafkahi dan Tinggalkan Istri yang Hamil Tua hingga Melahirkan

Menantu Dilaporkan Mertua ke Polisi, Tak Nafkahi dan Tinggalkan Istri yang Hamil Tua hingga Melahirkan

Regional
Tak Boleh Jemput Ibunya, Seorang Anak Dianiaya Ayah dengan Sapu, Ini Ceritanya

Tak Boleh Jemput Ibunya, Seorang Anak Dianiaya Ayah dengan Sapu, Ini Ceritanya

Regional
Aniaya Wartawan karena Menulis tentang Gedung Puskesmas, Kontraktor Ditahan Polisi

Aniaya Wartawan karena Menulis tentang Gedung Puskesmas, Kontraktor Ditahan Polisi

Regional
Cerita 2 ABG Kembalikan Minuman Hasil Jarahan dari Truk yang Terguling di Tawangmangu: Bukan Hak Saya

Cerita 2 ABG Kembalikan Minuman Hasil Jarahan dari Truk yang Terguling di Tawangmangu: Bukan Hak Saya

Regional
Seorang Dokter Tewas Setelah Sehari Disuntik Vaksin Covid-19, Ini Dugaan Penyebabnya

Seorang Dokter Tewas Setelah Sehari Disuntik Vaksin Covid-19, Ini Dugaan Penyebabnya

Regional
Ini Kata Ahli Forensik soal Dokter Palembang Ditemukan Tewas Sehari Usai Divaksin Covid-19

Ini Kata Ahli Forensik soal Dokter Palembang Ditemukan Tewas Sehari Usai Divaksin Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X