Kompas.com - 13/03/2014, 18:13 WIB
Dua mahasiswa dari lima pelaku perampokan  Indomaret di wilayah Kota Magelang, Kabupaten Magelang dan Sleman, diamankan Polres Magelang Kota, Kamis (13/3/2014). KOMPAS.com/Ika FitrianaDua mahasiswa dari lima pelaku perampokan Indomaret di wilayah Kota Magelang, Kabupaten Magelang dan Sleman, diamankan Polres Magelang Kota, Kamis (13/3/2014).
|
EditorCaroline Damanik

MAGELANG, KOMPAS.com - Dua dari lima pelaku perampokan minimarket di Jalan Gatot Subroto, Magelang, ditahan oleh petugas Polres Magelang Kota. Kedua pelaku adalah mahasiswa di Yogyakarta. Andri Wardanto Saputra (26) adalah mahasiswa semester 9 sebuah universitas swasta sedangkan Rizqi Umar Hamzah (23) adalah mahasiswa semester 7 universitas negeri.

Kasatreskrim Polres Magelang Kota AKP Suyatno menuturkan, keduanya ditangkap di lokasi yang berbeda. Andri ditangkap oleh petugas Polres Klaten yang sedang melakukan razia terhadap kendaraan di Jalan Yogyakarta-Solo, Selasa (11/3/2014) malam lalu, sedangkan Rizki ditangkap bersama tiga pelaku lainnya, Gunawan alias Popo, Julius alias Josh dan Latief.

"Sedangkan Rizki, ditangkap di rumah kosnya di Nologaten, Caturtunggal, Depok, Sleman, kemudian digelandang ke Polres Klaten, selanjutnya dikirim ke sini (Polres Magelang Kota) berdua dengan Andri," ujar Suyatno, Kamis (13/3/2014).

Dia menjelaskan, para tersangka diperiksa dan diamankan di tiga Polres berbeda karena mereka melakukan kejahatan di lokasi yang berbeda pula. Tersangka Gunawan dan Josh diamankan di Polres Kabupaten Magelang, tersangka  Latief diamankan di Polres Sleman, Yogyakarta. Mereka merupakan komplotan yang juga merampok Indomaret di Muntilan Kabupaten Magelang, Gamping dan Depok, Kabupaten Sleman.

"Sedangkan Polres Magelang Kota hanya memeriksa tersangka Andri dan Rizki," lanjut Suyitno.

Kasubag Humas Polres Magelang Kota AKP Murjito menambahkan, dua tersangka itu diketahui mempunyai peranan saat merampok di Indomaret Kota Magelang pada 8 Maret 2014 lalu. Andre bertugas sebagai sopir Avanza putih AB 1572 JN yang digunakan untuk membawa kawanan perampok dan mengangkut hasil kejahatan.

Sementara itu, Rizki bertugas mengancam korban dan mengambil ratusan bungkus rokok milik toko yang buka 24 jam itu. Rizki mengancam penjaga toko menggunakan pistol mainan. Dalam keterangan para tersangka, setelah merampok di Indomaret Kota Magelang, para pelaku langsung melakukan aksi serupa di Indomaret yang ada di Gamping, Sleman, Yogyakarta.

"Barang bukti yang kita amankan antara lain berupa sepucuk pistol mainan, helm hitam, sisa uang hasil kejahatan sebesar Rp 310 ribu, 1 unit mobil Avanza putih dan STCK," papar Murdjito.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua pemuda itu kini ditahan di sel tahanan Polres Magelang Kota. Keduanya dijerat Pasal 365 KUHP tentang Pencurian disertai Kekerasan dengan ancaman bui maksimal 9 tahun.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Regional
Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X