Disdik Kabupaten Bogor Belum Tahu Kasus Video Mesum Guru

Kompas.com - 13/03/2014, 15:26 WIB
BOGOR, KOMPAS.com – Humas Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Roni Sukmaya mengaku belum menerima laporan resmi terkait kasus video mesum berdurasi 6 menit 36 detik, yang melibatkan pegawai guru honorer.

“Saya belum tahu guru honor mana dia, sekolah negeri atau swasta, karena saya belum melihat video itu,” ucapnya, Rabu (12/3/2014) kemarin.

Roni mengatakan, masalah ini harus diselidiki secara jelas agar tidak terjadi kesimpangsiuran di kalangan masyarakat. Terlebih, banyak pihak belum mengetahui secara jelas siapa orang yang melakukan adegan mesum tersebut. “Orangnya saja saya belum tahu, jadi bingung gimana mau mengecek,” ujar Roni.

Roni pun meminta kepada Unit Pelaksana Teknis (UPT) pendidikan wilayah Cisarua untuk melakukan monitoring siapa pemain video asusila tersebut.


“Jika memang setelah dilakukan pengecekan benar bahwa yang bersangkutan seorang guru honorer maka kami siap melakukan tindakan tegas,” katanya.

Bahkan, jika yang bersangkutan adalah seorang guru honorer, maka Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor meminta kepada Kepala Sekolah atau Kepala Yayasan tempat ia mengajar untuk segera memberhentikan guru tersebut.

“Karena sanksi dari Dinas Pendidikan sendiri tidak ada untuk pegawai honorer,” tutur Roni.

Namun, jika status guru honorer itu berstatus PNS maka Dinas Pendidikan bisa mengambil sanksi tegas. “Secepatnya kami akan lakukan pengecekan terhadap video mesum tersebut, kalau benar yang bersangkutan seorang PNS maka kita akan panggil untuk diperiksa,” tambahnya.

Sebelumnya, sudah beberapa hari ini warga Puncak, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, digegerkan video porno yang mirip seorang PNS yang juga tokoh agama di Bogor berinisial S.

Ironisnya, pelaku bermain dengan dua wanita sekaligus yang diduga berinisial R dan T serta berprofesi sebagai guru honorer.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


EditorGlori K. Wadrianto
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Sultan Bubohu Bongo Gorontalo Yosep Tahir Maruf Mangkat

Sultan Bubohu Bongo Gorontalo Yosep Tahir Maruf Mangkat

Regional
Fakta di Balik Ni Luh Djelantik Laporkan Lisa Marlina, Sebut Pelecehan Seks di Bali Biasa hingga Minta Maaf

Fakta di Balik Ni Luh Djelantik Laporkan Lisa Marlina, Sebut Pelecehan Seks di Bali Biasa hingga Minta Maaf

Regional
Rabu Pagi, Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas Guguran

Rabu Pagi, Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas Guguran

Regional
25 Tahun Tinggal di Gubuk Reyot, Mak Aroh Dapat Hibah Lahan dari Babinsa

25 Tahun Tinggal di Gubuk Reyot, Mak Aroh Dapat Hibah Lahan dari Babinsa

Regional
Tipu 30 Orang, Dua Anggota BIN Gadungan Ditangkap

Tipu 30 Orang, Dua Anggota BIN Gadungan Ditangkap

Regional
Pekerja Migran asal Karimun Dibunuh di Malaysia, Bupati Koordinasi dengan KBRI

Pekerja Migran asal Karimun Dibunuh di Malaysia, Bupati Koordinasi dengan KBRI

Regional
Kontak Senjata, TNI Sebut Ada Kelompok Separatis Terluka di Nduga

Kontak Senjata, TNI Sebut Ada Kelompok Separatis Terluka di Nduga

Regional
Fakta KPK Geledah Rumah Gubernur Kepri Nonaktif, Bongkar Paksa Pintu hingga Diduga Terima Gratifikasi Senilai Rp 6,1 Miliar

Fakta KPK Geledah Rumah Gubernur Kepri Nonaktif, Bongkar Paksa Pintu hingga Diduga Terima Gratifikasi Senilai Rp 6,1 Miliar

Regional
Pekerjakan WN Filipina, 8 Kapal Ikan Indonesia Ditangkap KKP

Pekerjakan WN Filipina, 8 Kapal Ikan Indonesia Ditangkap KKP

Regional
Penyebab Kebakaran Rumah yang Tewaskan 4 Bocah Masih Simpang Siur

Penyebab Kebakaran Rumah yang Tewaskan 4 Bocah Masih Simpang Siur

Regional
6 Fakta Proyek 'Underpass' Kentungan Yogyakarta Ambles, WNA Australia Jadi Korban hingga Proyek Dihentikan Sementara

6 Fakta Proyek "Underpass" Kentungan Yogyakarta Ambles, WNA Australia Jadi Korban hingga Proyek Dihentikan Sementara

Regional
Duduk Perkara Dokter Gigi Romi Gagal Jadi PNS karena Penyandang Disabilitas

Duduk Perkara Dokter Gigi Romi Gagal Jadi PNS karena Penyandang Disabilitas

Regional
Duduk Perkara Cerita Viral Perempuan Pendaki Gunung Rinjani Disetubuhi Saat Hipotermia...

Duduk Perkara Cerita Viral Perempuan Pendaki Gunung Rinjani Disetubuhi Saat Hipotermia...

Regional
Geger Bayi Meninggal karena Ditolak Rumah Sakit, Ini Penjelasannya

Geger Bayi Meninggal karena Ditolak Rumah Sakit, Ini Penjelasannya

Regional
[POPULER NUSANTARA] 'Underpass' Kentungan Yogyakarta Ambles | PAN Bantah Amien Rais Pernah Nazar Jalan Kaki Yogya-Jakarta

[POPULER NUSANTARA] "Underpass" Kentungan Yogyakarta Ambles | PAN Bantah Amien Rais Pernah Nazar Jalan Kaki Yogya-Jakarta

Regional
Close Ads X