Kompas.com - 12/03/2014, 22:50 WIB
Lima eks anggota DPRD Kota Semarang konsultasi ke Penasehat Hukum untuk menentukan sikap usai mendengarkan putusan. Kelimanya masing-masing dihukumm 1 tahun dan denda Rp 50 juta. Kompas.com/Nazar NurdinLima eks anggota DPRD Kota Semarang konsultasi ke Penasehat Hukum untuk menentukan sikap usai mendengarkan putusan. Kelimanya masing-masing dihukumm 1 tahun dan denda Rp 50 juta.
|
EditorFarid Assifa

SEMARANG, KOMPAS.com – Salah satu calon anggota DPRD Jawa Tengah, Sujiyanto dinyatakan bersalah terkait kasus korupsi asuransi fiktif DPRD Kota Semarang tahun 2003. Sujiyanto bersama empat eks legislator DPRD Kota Semarang dihukum satu tahun penjara.

Sujiyanto adalah caleg dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dari daerah pemilihan I dengan nomor urut 8. Dapil I meliputi wilayah Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kota Salatiga dan Kabupaten Kendal.  

Atas hal ini, Dewan Pimpinan Wilayah PPP Jateng masih kebingungan menentukan nasib sang caleg.

Ketua DPW PPP Jateng,  Arif Mudatsir Mandan mengatakan tak akan tergesa-gesa mengambil sikap. Pihaknya akan mempelajari soal mekanisme pergantian ataupun pemecatan sesuai aturan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Meski demikian, DPW PPP akan meminta insan partai untuk segera membahas kondisi tersebut. Mengingat nama Sujiyanto sudah ditetapkan sebagai calon tetap.

"Mekanismenya bagaimana, kami belum bisa putuskan. Yang bersangkutan kan juga sudah jadi calon tetap. Segara kami bahas di tingkat cabang," kata Arif Mudatsir seusai menyaksikan sidang putusan di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (12/3/2014) petang.

Untuk sementara ini, pihaknya tengah menunggu kepastian secara hukum. Pasalnya, vonis yang diberikan masih belum mempunyai kekuatan hukum tetap. Berbeda, ketika nanti jika Sujiyanto telah menyatakan sikap menerima putusan.

Sebelumnya, Sujiyanto bersama Sriyono, Ahmad Djunaedi, Purwono Bambang Nugroho, Elvi Zuhroh divonis bersalah melanggar ketentuan Pasal 3 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah UU Nomor 20 tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. Kelimanya terbukti menerima uang asuransi fiktif sebesar Rp 36 juta.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Regional
Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Regional
Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Regional
Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Regional
Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X