Kompas.com - 04/03/2014, 17:58 WIB
|
EditorCaroline Damanik
YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Karena merasa tidak nyaman, warga kampung Nitipuran, Desa Tamantirto, Kecamatan Kasihan, Bantul, mendesak penutupan TK-SD Pesantren Darusunnah. Warga merasa tidak nyaman dengan perlakuan sejumlah wali murid yang dinilai mengganggu warga, ditambah terjadinya penyerangan oleh gerombolan bercadar ke rumah warga, kemarin, Minggu (2/3/2014).

"Warga sudah tidak nyaman dan merasa terancam dengan keberadaan TK-SD Darusunnah, terutama setelah kejadian penyerangan kemarin," kata Joko Budiyanto, salah satu tokoh Kampung Nitipuran, Senin (3/3/2014).

Budianto menuturkan, sebelum kejadian penyerangan, ada wali murid yang mengendarai motor dengan kecepatan tinggi setiap kali mengantar dan menjemput salah satu pelajar di sekolah tersebut. Ketika diperingatkan oleh salah satu warga, wali murid tersebut menantang.

"Mereka tidak pernah menyapa. Teguran sudah berulangkali, bukan mengindahkan malahan ada yang menantang," ucapnya.

Kemudian, warga didatangi oleh 50 orang bercadar yang menggunakan senjata tajam beberapa waktu lalu. Budianto menduga, kejadian ini terkait dengan teguran warga tersebut.

Dugaan ini diperkuat dengan ciri-ciri pelaku yang dapat dikenali oleh warga. Selain itu, menurutnya sudah selama tiga tahun TK-SD Darusunnah tidak pernah mengadakan upacara bendera dan mengajarkan mata pelajaran Pancasila. Menurut Budianto, justru yang diajarkan di pesantren itu mengarah ke ajaran garis keras.

"Apapun hasil mediasinya, warga tetap mendesak agar ditutup," tegasnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, Kapolres Bantul AKBP Surawan mengatakan, pihaknya telah melakukan pertemuan dengan pimpinan pesantren dan menyatakan bersedia untuk bermediasi.

"Proses hukum bagi pelaku perusakan tetap akan diteruskan. Jadi Kami meminta agar pimpinan pondok pesantren juga terbuka dan membantu polisi," pungkasnya.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cegah Pernikahan Dini, Bupati Luwu Utara Tandatangani Pakta Integritas Pencegahan Perkawinan Anak

Cegah Pernikahan Dini, Bupati Luwu Utara Tandatangani Pakta Integritas Pencegahan Perkawinan Anak

Regional
Lewat Sistem Hibah, Pemkab Tanah Bumbu Ajak Perusahaan Dongkrak Penghasilan Daerah

Lewat Sistem Hibah, Pemkab Tanah Bumbu Ajak Perusahaan Dongkrak Penghasilan Daerah

Regional
Diundang ke Wamena, Ganjar: Impian Saya Sejak Lama

Diundang ke Wamena, Ganjar: Impian Saya Sejak Lama

Regional
UU Minerba Bikin Penghasilan Daerah Minim, Anggota DPD RI Minta Kewenangan Pertambangan Dikembalikan ke Daerah

UU Minerba Bikin Penghasilan Daerah Minim, Anggota DPD RI Minta Kewenangan Pertambangan Dikembalikan ke Daerah

Regional
Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Regional
Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Regional
Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Regional
Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Regional
Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Regional
Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Regional
Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Regional
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Regional
Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.