Dari Sukamiskin, Muncul Dukungan untuk Jokowi-Yusril sebagai Capres-Cawapres

Kompas.com - 03/03/2014, 16:31 WIB
Laskar Jokowi-Yusril mengunjungi Lapas Sukamiskin, Kota Bandung, Senin (3/3/2014). KOMPAS.com/PUTRA PRIMA PERDANALaskar Jokowi-Yusril mengunjungi Lapas Sukamiskin, Kota Bandung, Senin (3/3/2014).
|
EditorCaroline Damanik

BANDUNG, KOMPAS.com — Dukungan masyarakat kepada sosok Joko Widodo atau yang akrab disapa Jokowi untuk maju menjadi salah satu kandidat calon presiden Indonesia pada Pilpres 2014 semakin kuat. Kali ini, dukungan diberikan untuk Jokowi sebagai calon presiden dan mantan Menteri Hukum dan HAM Yusril Ihza Mahendra sebagai pendampingnya oleh sekelompok warga yang menamakan dirinya Laskar Jokowi-Yusril.

Menurut inisiator Laskar Jokowi-Yusril, Dodi Permana, Yusril merupakan sosok yang tepat untuk mendampingi Jokowi pada pilpres mendatang karena latar belakangnya di dunia hukum dan tata negara sudah tidak diragukan lagi.

"Semua orang sudah tahu Jokowi merupakan sosok yang tegas, bersih, dan berwibawa. Mungkin sosok Jokowi ini harus ada tokoh kuat yang mendampingi di bidang tata negara dan hukum," kata Dodi di Bandung, Senin (3/3/2014).

Dodi mengaku mengagumi sosok presiden pertama Indonesia, Soekarno, dan Jokowi. Dia juga membantah sebagai kader dari PDI Perjuangan.

Menurutnya, inisiatif untuk memasangkan dan mendukung Jokowi-Yusril didapat setelah melakukan ziarah ke bekas sel Soekarno di Lapas Sukamiskin, Bandung. Pada saat berziarah ke sel Bung Karno, lanjutnya, belum terpikirkan sosok yang tepat untuk dipasangkan dengan tokoh idolanya, Jokowi.

Setelah berbincang-bincang dan meminta pendapat dengan beberapa penghuni Lapas Sukamiskin yang mayoritas diisi oleh narapidana kasus tipikor, seperti mantan Wali Kota Bekasi Mochtar Mochammad dan napi-napi kasus tipikor lainnya, muncul nama Yusril Ihza Mahendra sebagai calon wakil yang tepat untuk dipasangkan dengan Jokowi.

"Sekalian nyekar, sekalian kita minta pendapat (ke napi Lapas Sukamiskin). Berkembanglah niat kita ingin memperbaiki bangsa ini yang hukum dan tata negaranya sudah karut-marut tidak jelas," tuturnya.

Dodi mengakui, dukungan untuk pasangan Jokowi-Yusril bukan hanya di wilayah Bandung Raya yang meliputi Subang, Sumedang, Bandung Barat, Kabupaten Bandung, Kota Cimahi, dan Kota Bandung saja, melainkan sudah sampai ke seluruh Indonesia. Selain itu, diusung atau tidak oleh PDI Perjuangan, dukungan untuk Jokowi dan Yusril akan tetap berjalan.

"Ini suara rakyat, bukan suara partai atau kelompok. Syukur kalau PDI Perjuangan mau mengusung Jokowi dan Yusril. Tapi, dukungan Jokowi-Yusril ini sama sekali tidak ada kepentingan partai," katanya.

"Di Bandung embrionya, karena roh perjuangan Bung Karno juga dari Bandung ini," lanjutnya kemudian.

Dengan memasangkan Jokowi dan Yusril, Dodi optimistis pasangan ini bakal mutlak memenangkan Pilpres 2014 mendatang hanya satu putaran.

"Kita sudah membuka posko di seluruh Indonesia di setiap kecamatan," ujarnya.

Optimistisme juga disampaikan oleh artis Deddy Dores yang bakal menggalang dukungan untuk pasangan Jokowi-Yusril di Kota Bandung. Menurut Deddy, elektabilitas Jokowi sebagai capres sangat tinggi di Kota Bandung.

"Sebanyak 70 persen warga Kota Bandung mendukung Jokowi," ujarnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Kolam Renang Air Panas di Garut Disegel Satgas Covid-19

3 Kolam Renang Air Panas di Garut Disegel Satgas Covid-19

Regional
KPU Akan Umumkan 16 Kepala Daerah Terpilih di Jawa Timur, Ini Rinciannya...

KPU Akan Umumkan 16 Kepala Daerah Terpilih di Jawa Timur, Ini Rinciannya...

Regional
Kakek Renta di Bandung Digugat Anaknya Rp 3 Miliar, Dedi Mulyadi Siap Bela

Kakek Renta di Bandung Digugat Anaknya Rp 3 Miliar, Dedi Mulyadi Siap Bela

Regional
Seorang Ibu Nekat Jadi Pengedar Sabu Setelah Dibujuk Anaknya yang Dipenjara, Ini Alasannya

Seorang Ibu Nekat Jadi Pengedar Sabu Setelah Dibujuk Anaknya yang Dipenjara, Ini Alasannya

Regional
Antisipasi Banjir Susulan, BPBD Kabupaten Bogor Bangun Tenda Darurat

Antisipasi Banjir Susulan, BPBD Kabupaten Bogor Bangun Tenda Darurat

Regional
Ruang Isolasi Penuh, RSUD Kota Madiun Sementara Tidak Terima Pasien Covid-19

Ruang Isolasi Penuh, RSUD Kota Madiun Sementara Tidak Terima Pasien Covid-19

Regional
Pengungsi Longsor Sumedang Butuh Makanan Siap Saji hingga Selimut

Pengungsi Longsor Sumedang Butuh Makanan Siap Saji hingga Selimut

Regional
Kristen Gray Tawarkan Jasa Konsultasi Cara Masuk Indonesia Saat Pandemi, Tarifnya Rp 700.000

Kristen Gray Tawarkan Jasa Konsultasi Cara Masuk Indonesia Saat Pandemi, Tarifnya Rp 700.000

Regional
Diguyur Hujan Semalaman, Puluhan Rumah di Batang Terendam Banjir

Diguyur Hujan Semalaman, Puluhan Rumah di Batang Terendam Banjir

Regional
UPDATE Gempa Sulbar: Korban Tewas Bertambah Jadi 89, 3 Orang Masih Hilang

UPDATE Gempa Sulbar: Korban Tewas Bertambah Jadi 89, 3 Orang Masih Hilang

Regional
Bahaya Banjir Susulan di Puncak Bogor, Warga Dilarang Kembali ke Rumah

Bahaya Banjir Susulan di Puncak Bogor, Warga Dilarang Kembali ke Rumah

Regional
Ponorogo Zona Merah Covid-19, Angka Kematian di Atas Rata-rata Nasional

Ponorogo Zona Merah Covid-19, Angka Kematian di Atas Rata-rata Nasional

Regional
Semua Kecamatan di Kabupaten Bogor Zona Merah

Semua Kecamatan di Kabupaten Bogor Zona Merah

Regional
Sebelum Dipulangkan, Pengungsi Konflik KKB Vs Aparat Keamanan Jalani Tes Kesehatan

Sebelum Dipulangkan, Pengungsi Konflik KKB Vs Aparat Keamanan Jalani Tes Kesehatan

Regional
Pengakuan Kristen Gray: Visa Tidak Overstay dan Tidak Bekerja Mencari Uang di Indonesia

Pengakuan Kristen Gray: Visa Tidak Overstay dan Tidak Bekerja Mencari Uang di Indonesia

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X