Pemilu Tak Berpihak Kepada Para Tuna Netra

Kompas.com - 01/03/2014, 19:00 WIB
Simulasi pencoblosan yang digelar KPU Kota Pareparem sore tadi. Belum adanya surat suara khusus bagi penyandang tuna rungu dianggap sebagai bentuk diskriminatif pemili terhadap disibilitas tuna rungu KOMPAS.COM/DARWIATY H AMBO DALLESimulasi pencoblosan yang digelar KPU Kota Pareparem sore tadi. Belum adanya surat suara khusus bagi penyandang tuna rungu dianggap sebagai bentuk diskriminatif pemili terhadap disibilitas tuna rungu
|
EditorGlori K. Wadrianto
PAREPARE, KOMPAS.com - Pemilihan umum belum berpihak pada para penyandang cacat, khususnya para tuna netra. Hingga kini, penyandang tuna netra belum mendapat fasilitas kertas suara yang bisa memudahkan mereka menyalurkan hak suara dalam pemilu bulan April mendatang.

Zullatif, salah seorang penyandang tuna netra asal Cappa Galung, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare, Sulawesi Selatan, Sabtu (1/3/2014) mengaku telah dua kali mengikuti pesta demokrasi. Selama itu pula, dia tak bisa menyalurkan hak suaranya secara maksimal.

"Kertas suaranya datar, sehingga saya tidak tahu harus mencoblos sebelah mana, sesuai nomor yang ingin saya pilih," kata Zul, usai mengikuti simulasi pencoblosan yang dilakukan KPU Parepare.

Meski mendapat bantuan pendamping dari petugas TPS saat pemilu gubernur lalu, namun Zul tetap merasa terganggu dengan kertas suara itu.

"Kami berharap, ada kertas khusus untuk orang buta seperti kami, sehingga lebih memudahkan kami agar leluasa memilih," katanya.

Ditemui terpisah, anggota KPU Provinsi Sulawesi Selatan, Misna M Attas mengatakan, hak seluruh kaum disabel dalam menyalurkan hak suara tetap penting.

"Kita juga terbentur dengan keterbatasan anggaran," kilahnya. "Mereka juga boleh didampingi keluarga atau kerabat saat akan memberikan hak suaranya. Selain ada petugas TPS yang juga akan melakukan pendampingan. Itu pun setelah diambil sumpahnya dan mengisi formulir C3, sebagai pernyataan untuk menjalankan tugas dengan sebenar-benarnya," tandas Misna.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X