Kompas.com - 28/02/2014, 10:43 WIB
Bangunan Pasar yang menelan anggaran hingga 14 milyar rupiah ini dibiarkan mangkrak dan dijadikan tempat mesum oleh remaja di Nunukan. KOMPAS.com/SUKOCOBangunan Pasar yang menelan anggaran hingga 14 milyar rupiah ini dibiarkan mangkrak dan dijadikan tempat mesum oleh remaja di Nunukan.
|
EditorGlori K. Wadrianto
NUNUKAN, KOMPAS.com — Bangunan pasar yang menelan anggaran hingga Rp 14 miliar, milik Pemerintah Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, dijadikan lokasi mesum. Hal tersebut kabarnya sudah berlangsung lama karena pasar tersebut tak digunakan.

Lurah Nunukan Timur, Yudi Hamdani, mengatakan, kegiatan mesum remaja Nunukan di lokasi itu bahkan tak terbatas hanya pada malam hari.

"Siang hari saya pulang habis rapat, saya melihat ada remaja putri pakai baju putih, perkiraan anak sekolah keluar dari bangunan itu. Tak lama, keluar laki-laki berhelm. Kita tidak melihat langsung kegiatan mesum, tapi untuk apa pacaran di tempat seperti itu," ujar Yudi Hamdani yang kantornya tak jauh dari lokasi pasar, Jumat (28/2/2014).

Meski kabar tentang hal itu sudah menjadi buah bibir warga, tidak ada satu pun yang melaporkan hal tersebut kepada aparat berwenang.

"Warga di sini tidak peduli. Tidak ada laporan dari warga terkait ulah remaja berbuat mesum di lokasi pasar. Tetapi, dari pembicaraan mereka, tiap malam itu ada kegiatan mesum di lokasi bangunan pasar itu," kata Yudi.

"Penjaga malam kantor kelurahan melapor seperti itu. Tapi, waktu mau ngecek ke pasar itu, ada orang yang mengaku intel mengancam agar tidak ikut campur di lokasi bangunan pasar," kata Yudi lagi.

Yudi yang baru lima hari menempati kantor Kelurahan Nunukan Timur menilai, lokasi bangunan "mangkrak" dijadikan tempat mesum tak lepas dari lemahnya pengawasan dari aparat terkait.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selanjutnya, Yudi mengaku akan meminta Satpol PP Nunukan untuk lebih sering melakukan patroli di kawasan itu.

"Penjaga malam di kantor kelurahan selama kita pindah di sini belum pernah melihat adanya patroli dari satpol PP. Saya masih meminta Babinsa dan Satpol PP bagaimana membuat efek jera terhadap remaja yang berbuat mesum di bangunan pasar tersebut. Saya akan berkoordinasi," tegas Yudi.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Regional
Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Regional
Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Regional
Lewat 'Wonderful Rongkong', Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Lewat "Wonderful Rongkong", Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.