Risma: Saya Tidak Akan Mundur

Kompas.com - 28/02/2014, 07:26 WIB
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini usai kosultasi soal pengelolaan Kebun Binatang Surabaya (KBS) ke Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (20/1/2014). Warta Kota/Henry LopulalanWali Kota Surabaya, Tri Rismaharini usai kosultasi soal pengelolaan Kebun Binatang Surabaya (KBS) ke Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (20/1/2014).
EditorKistyarini

SURABAYA, KOMPAS.com — Meskipun mengaku semakin tertekan, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menyatakan, dirinya tidak akan mundur dari jabatannya karena dukungan dari masyarakat dan kalangan internal Pemerintah Kota Surabaya begitu kuat.

”Saya akan bekerja hingga masa jabatan selesai karena dukungan dari internal ataupun masyarakat agar saya tidak mundur terus mengalir meski sebenarnya saya semakin tertekan,” kata Risma kepada Kompas, Kamis (27/2/2014) malam.

Sebenarnya, niat untuk mundur pernah diutarakan Risma dalam pertemuan internal Pemkot Surabaya di ruang kerjanya di lantai 2 Balaikota Surabaya, Kamis pagi. ”Sejak dari rumah saya sudah niat, sudahlah mundur saja. Saya juga sudah ngomong sama suami dan anak-anak bahwa saya sudah tidak kuat lagi dan ingin pamit saja kepada seluruh internal pemkot dalam pertemuan tertutup,” katanya.

Dalam pertemuan itu, seluruh kalangan dalam pemkot justru meminta Risma tetap bekerja dan menyelesaikan masa jabatan hingga 2015. ”Mereka siap membantu saya untuk meneruskan pembangunan di kota ini. Dukungan serupa juga terus mengalir dari berbagai kalangan di Surabaya. Itulah yang membuat saya pun memilih bertahan,” ujar ibu dari dua anak ini.

Hasil pembicaraan dengan kalangan internal pemkot itu, lanjut Risma, diungkapkan ketika bertemu sejumlah warga yang hendak memberikan dukungan yang sudah menunggu di lobi Balaikota. ”Ya, sudahlah kerja saja, toh dukungan juga begitu kuat,” ucap Risma.

Sejumlah kalangan menyayangkan jika Risma jadi mundur. Agus Purnomo, warga Surabaya yang pernah menggalang aksi jalanan mendukung Risma pekan lalu, mengatakan, menolak jika Risma mundur. ”Saya seumur hidup tidak bisa menemukan sosok wali kota seperti Risma. Kalau jadi mundur, kami akan aksi besar-besaran,” ujarnya tegas.

Pakar transportasi dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya, Prof Daniel M Rosyid, berharap Risma tetap bertahan sampai masa jabatan habis. Daniel dan sejumlah akademisi juga pernah menemui Risma untuk memberikan dukungan. ”Kalau benar mundur, ini menjadi kerugian besar bagi Surabaya dan PDI-P,” ujar Daniel.

Wakil Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana, ketika ditemui, membantah jika Risma menyatakan ingin mundur. ”Kalau ada kabar bahwa Wali Kota mau mundur, itu isu saja,” katanya.

Whisnu menegaskan, surat pengunduran diri dari Risma juga tidak pernah ada. Ia bahkan baru saja berkoordinasi dengan Risma pada Kamis sore untuk membahas pelaksanaan agenda kerja pada Jumat (28/2/2014).

Sekretaris Daerah Kota Surabaya Hendro Gunawan juga membantah jika Risma berpamitan dengan para kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD) untuk mundur. Pertemuan dengan para kepala SKPD ada, tetapi itu hanya pertemuan rutin untuk koordinasi kedinasan.

Halaman:
Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Menyampaikan Aspirasi dengan Demonstrasi Disangka Biang Kerusuhan'

"Menyampaikan Aspirasi dengan Demonstrasi Disangka Biang Kerusuhan"

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pria Penanam Ganja Ternyata Adik Mantan Wali Kota Serang | Nyanyikan Lagu yang Singgung Polisi Saat Demo, Mahasiswa Ditangkap

[POPULER NUSANTARA] Pria Penanam Ganja Ternyata Adik Mantan Wali Kota Serang | Nyanyikan Lagu yang Singgung Polisi Saat Demo, Mahasiswa Ditangkap

Regional
Fakta Honda Jazz Tabrak Truk Fuso, Selamat karena Tidur di Bagasi dan Dikira Ban Meletus

Fakta Honda Jazz Tabrak Truk Fuso, Selamat karena Tidur di Bagasi dan Dikira Ban Meletus

Regional
Tidur di Bagasi Honda Jazz, Ferdian Selamat dari Kecelakaan Maut di Tol Sumsel

Tidur di Bagasi Honda Jazz, Ferdian Selamat dari Kecelakaan Maut di Tol Sumsel

Regional
Kronologi Bayi Ditemukan Dalam Tas Ransel di Madiun, Berawal dari Suara Tangis

Kronologi Bayi Ditemukan Dalam Tas Ransel di Madiun, Berawal dari Suara Tangis

Regional
11 Penambang Batu Bara Tewas Tertimbun Longsor, 1 Korban Belum Teridentifikasi

11 Penambang Batu Bara Tewas Tertimbun Longsor, 1 Korban Belum Teridentifikasi

Regional
Banten Catatkan Penambahan Kasus Tertinggi Covid-19, Disumbang dari Ponpes

Banten Catatkan Penambahan Kasus Tertinggi Covid-19, Disumbang dari Ponpes

Regional
Besok, Giliran Buruh Demo Tolak UU Cipta Kerja di Gedung DPRD Kalsel

Besok, Giliran Buruh Demo Tolak UU Cipta Kerja di Gedung DPRD Kalsel

Regional
Hasil Rapid Test Reaktif, 58 Napi di Lapas Perempuan Denpasar Diisolasi di Sel Khusus

Hasil Rapid Test Reaktif, 58 Napi di Lapas Perempuan Denpasar Diisolasi di Sel Khusus

Regional
Dilarang Ikut Demo Tolak UU Cipta Kerja, Mahasiswa UGM Kemping di Kampus

Dilarang Ikut Demo Tolak UU Cipta Kerja, Mahasiswa UGM Kemping di Kampus

Regional
Pasutri Spesialis Pembobol Jok Motor Ditangkap, Suami Ditembak Polisi

Pasutri Spesialis Pembobol Jok Motor Ditangkap, Suami Ditembak Polisi

Regional
Gegara Knalpot Racing, Warga Antarkampung di Papua Ribut, Satu Terluka Dianiaya

Gegara Knalpot Racing, Warga Antarkampung di Papua Ribut, Satu Terluka Dianiaya

Regional
Kecelakaan Beruntun di Jalan Jember-Lumajang, 2 Warga Tewas

Kecelakaan Beruntun di Jalan Jember-Lumajang, 2 Warga Tewas

Regional
Mahasiswa Kecewa Gubernur dan Wagub Kaltim Tak Bersikap Tolak UU Cipta Kerja

Mahasiswa Kecewa Gubernur dan Wagub Kaltim Tak Bersikap Tolak UU Cipta Kerja

Regional
Besok, Jenazah KH Abdullah Syukri Zarkasyi MA Dikebumikan di Pemakaman Keluarga

Besok, Jenazah KH Abdullah Syukri Zarkasyi MA Dikebumikan di Pemakaman Keluarga

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X