Riau KLB Asap, Sekolah Diliburkan

Kompas.com - 26/02/2014, 18:59 WIB
Kawasan perkebunan di Rokan Hilir, Bengkalis, Riau, yang terbakar dan menciptakan asap tebal, 17 Juni 2013. Asap menyebar dan menyelimuti negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia. AFP PHOTO / STRINGERKawasan perkebunan di Rokan Hilir, Bengkalis, Riau, yang terbakar dan menciptakan asap tebal, 17 Juni 2013. Asap menyebar dan menyelimuti negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia.
EditorPalupi Annisa Auliani
PEKANBARU, KOMPAS.com — Kondisi asap yang menyelimuti Kota Pekanbaru, Riau, dinilai sudah masuk pada kategori keadaan luar biasa (KLB). Wali Kota Pekanbaru menyatakan, sekolah diliburkan mulai Kamis (27/2/2014) sampai Sabtu (1/3/2014).

"Berlaku untuk semua sekolah, dari PAUD, TK, SD, MI, SMP, MTs, SMA, hingga SMK di wilayah Kota Pekanbaru," kata Wali Kota Pekanbaru Firdaus, Rabu (26/2/2014). Ketetapan ini dikeluarkan setelah ada rekomendasi dari Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru.

Adapun rekomendasi dari Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru dikeluarkan setelah digelar pertemuan dengan seluruh kepala sekolah di kota itu, Rabu. Pertemuan langsung dipimpin Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Zulfadil.

"Rekomendasi kami, kondisi udara Kota Pekanbaru sudah membahayakan kesehatan," kata Zulfadil. Dia mengatakan pula bahwa para kepala sekolah memberikan masukan tentang asap yang sudah sangat mengganggu kegiatan belajar para siswa di sekolah.

"Sudah banyak siswa yang sakit," imbuh Zulfadil. Akibat tebalnya asap dari kawasan hutan gambut yang terbakar, tak sedikit siswa yang terserang infeksi pernapasan dan iritasi mata.
“Kami meliburkan seluruh sekolah dari PAUD hingga SMA dan SMK, kecuali 5 dari 38 SMK tidak kami liburkan karena sedang ujian kompetensi keahlian," tutur Zulfadil. Menurut dia, jadwal ujian dari lima sekolah tersebut sudah tak bisa diubah.

Perkecualian berlaku pula untuk beberapa sekolah berasrama, seperti SMPU Plus, Sekolah Pertanian, Sekolah Kehutanan. "Kepala sekolahnya mengatakan anak-anak lebih aman berada di ruang kelas daripada di dalam asrama," ujar Zulfadil.

Meskipun sekolah-sekolah diliburkan, Zulfadil mengatakan para guru dan pegawai sekolah tidak ikut libur. Terkait peliburan sekolah tersebut, imbuh dia, para kepala sekolah diminta mengingatkan murid-muridnya untuk tak beraktivitas di luar rumah meskipun tak ke sekolah. "Jika kondisi (udara) tak berubah, akan ada informasi lanjutan dari pemerintah," kata dia.

(Kontributor Kompas TV, Parthomy Oktora)

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pasien Positif 03 di Lampung Sembuh, Beri Semangat ke Pasien Lain via Video

Pasien Positif 03 di Lampung Sembuh, Beri Semangat ke Pasien Lain via Video

Regional
UPDATE Pasien Covid-19 di Sulsel: 82 Positif, 263 PDP, 2.166 ODP

UPDATE Pasien Covid-19 di Sulsel: 82 Positif, 263 PDP, 2.166 ODP

Regional
2 PDP Covid-19 di Kota Banjar Meninggal, Warga Diingatkan Patuhi Aturan Pemerintah

2 PDP Covid-19 di Kota Banjar Meninggal, Warga Diingatkan Patuhi Aturan Pemerintah

Regional
Jumlah Pasien Positif Corona di Sumsel Bertambah Jadi 16 Orang

Jumlah Pasien Positif Corona di Sumsel Bertambah Jadi 16 Orang

Regional
Terdengar Suara Benda Jatuh di Atap Rumah, Ternyata Bayi Dibuang Ibunya

Terdengar Suara Benda Jatuh di Atap Rumah, Ternyata Bayi Dibuang Ibunya

Regional
Polisi Aceh Perketat Wilayah Laut, Antisipasi TKI dari Malaysia

Polisi Aceh Perketat Wilayah Laut, Antisipasi TKI dari Malaysia

Regional
Masuk ke Kota Padang Wajib Gunakan Masker jika Tak Ingin Kena Denda

Masuk ke Kota Padang Wajib Gunakan Masker jika Tak Ingin Kena Denda

Regional
Kegigihan Napi Perempuan, Produksi Masker di Tengah Wabah Corona

Kegigihan Napi Perempuan, Produksi Masker di Tengah Wabah Corona

Regional
Ditemukan 21 Klaster Penyebaran Virus Corona di Jatim, Pelatihan Petugas Haji Terbesar

Ditemukan 21 Klaster Penyebaran Virus Corona di Jatim, Pelatihan Petugas Haji Terbesar

Regional
Dalam 3 Hari, Tiga PDP di Banjarmasin Meninggal, 2 Orang Positif Covid 19

Dalam 3 Hari, Tiga PDP di Banjarmasin Meninggal, 2 Orang Positif Covid 19

Regional
Sumbangan Berdatangan, Ribuan APD Siap Dibagikan kepada Tim Medis

Sumbangan Berdatangan, Ribuan APD Siap Dibagikan kepada Tim Medis

Regional
Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Halmahera Barat, Maluku Utara, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Halmahera Barat, Maluku Utara, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Pasien Positif Corona di Riau Bertambah Jadi 11 Orang

Pasien Positif Corona di Riau Bertambah Jadi 11 Orang

Regional
Kisah Haru Tiga Bocah di Makassar Bongkar Celengan untuk Tenaga Medis Beli Masker

Kisah Haru Tiga Bocah di Makassar Bongkar Celengan untuk Tenaga Medis Beli Masker

Regional
Bocah 5 Tahun Tiba-tiba Menghilang Saat Diajak Ibunya Isi Pulsa, Besoknya Ditemukan Tewas di Gorong-gorong

Bocah 5 Tahun Tiba-tiba Menghilang Saat Diajak Ibunya Isi Pulsa, Besoknya Ditemukan Tewas di Gorong-gorong

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X