Kompas.com - 25/02/2014, 22:06 WIB
Caleg DPR RI daerah pemilihan Jabar XI PPP Fernita (kaos putih) saat berada di panggung hiburan acara jalan santai PPP di Kecamatan Puspahiang, Kabupaten Tasikmalaya, Minggu (23/2/2014) kemarin. KOMPAS.com/IRWAN NUGRAHACaleg DPR RI daerah pemilihan Jabar XI PPP Fernita (kaos putih) saat berada di panggung hiburan acara jalan santai PPP di Kecamatan Puspahiang, Kabupaten Tasikmalaya, Minggu (23/2/2014) kemarin.
|
EditorTri Wahono

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Calon legislatif DPR RI daerah pemilihan XI Jawa Barat Fernita, membagi-bagikan uang saat acara jalan santai PPP di Puspahiang, Kabupaten Tasikmalaya, Minggu (23/2/2014).

Namun, ia membantah melakukan money politicsdan melanggar aturan kampanye. Ia berdalih membagi-bagikan uang saat acara partainya itu hanya untuk anak yatim. 

"Tidak, saya gak bagi-bagi uang. Saya hanya berikan uang ke anak yatim, dan jumlahnya pun hanya dua puluh orang," terang Fernita kepada wartawan saat bersama Menteri Agama Suryadharma Ali di Tasikmalaya, Selasa (25/2/2014).

Menurut Fernita, acara partainya di Puspahiang, tidak bisa dikategorikan sebagai pelanggaran pemilu. Ia pun mengklaim acara jalan sehat bukan sebagai kampanye terbuka. Sebab, kegiatan itu dilaksanakan hanya untuk merayakan hari lahir partainya di wilayah Kabupaten Tasikmalaya, sekaligus salah satu wilayah dapilnya.

"Saya tegaskan yah, acara jalan sehat kemarin kegiatan partai dan bukan kampanye caleg," jelas dia sembari tergesa-gesa memasuki mobil mewahnya.

Panwaslu Kabupaten Tasikmalaya menemukan pelanggaran curi start kampanye terbuka PPP yang dikemas acara jalan santai dan beberapa pelanggaran pemilu di Lapangan Puspahiang, Kabupaten Tasikmalaya, Minggu kemarin. Mulai dugaan money politics, mobilisasi PNS dan anak kecil, pemasangan alat peraga, serta kampanye terbuka.

Hadir dalam acara itu Bupati Tasikmalaya sekaligus Wakil Ketua DPW Jabar Uu Ruzhanul Ulum, Ketua DPRD wilayah setempat sekaligus Ketua DPC PPP Kabupaten Tasikmalaya, Ruhimat, Ketua Fraksi PPP DPRD Kabupaten Tasikmalaya Ajen Jaenal Mustofa, dan Caleg DPRI PPP Fernita.

Panwas pun telah mengagendakan untuk memeriksa bupati dan pengurus partai lainnya terkait kasus dugaan pelanggaran Pemilu ini. Bahkan, Fernita selaku caleg pun akan dimintai keterangan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X