Kompas.com - 24/02/2014, 16:17 WIB
Anak-anak melintas di antara rumah yang tertimbun lahar hujan di sekitar aliran Sungai Konto, Desa Darmawulan, Kediri, Jawa Timur, 19 Februari 2014. Lahar dingin erupsi Gunung Kelud yang membawa material vulkanik ini merusak ratusan hektar sawah dan merusak bangunan yang berdiri di sisi sungai. KOMPAS IMAGES / VITALIS YOGI TRISNAAnak-anak melintas di antara rumah yang tertimbun lahar hujan di sekitar aliran Sungai Konto, Desa Darmawulan, Kediri, Jawa Timur, 19 Februari 2014. Lahar dingin erupsi Gunung Kelud yang membawa material vulkanik ini merusak ratusan hektar sawah dan merusak bangunan yang berdiri di sisi sungai.
|
EditorKistyarini

KEDIRI, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Kediri, Jawa Timur, membagikan bermacam benih sayuran kepada warga korban erupsi Gunung Kelud di wilayahnya. Langkah tersebut diambil untuk mempercepat pemulihan perekonomian warga yang sempat hancur akibat erupsi itu.

Benih yang dibagikan meliputi benih tanaman sawi, benih kacang panjang, benih mentimun, serta beragam benih sayuran lainnya. Selain itu juga ada benih jagung. Pembagian benih itu disesuaikan dengan kondisi tanah tiap-tiap wilayah.

"Ibu Bupati berinisiatif memberikan benih untuk mempercepat pemulihan perekonomian warga," kata Adi Suwignyo, Kepala Bidang Penerangan Satlak Penanganan Bencana Kabupaten Kediri, Senin (24/2/2014).

Pemilahan tanaman, kata Suwignyo, sengaja dipilih tanaman yang mempunyai masa panen pendek hingga menengah, agar masyarakat dapat secepatnya merasakan hasilnya. Wilayah lereng Kelud selama ini dikenal sebagai sentra penghasil sayur.

"Pembagian benihnya tanpa dipungut biaya dan penanamannya disesuaikan kondisi tanah," imbuhnya.

Pendistribusian itu, kata Suwignyo, dilakukan di empat kecamatan terdampak, yaitu Kecamatan Ngancar, Kecamatan Kepung, Kecamatan Puncu, serta Kecamatan Plosoklaten.

Irwani, Koordinator pengungsi wilayah Kecamatan Kepung, mengatakan, saat ini para pengungsi sudah mulai kembali ke rumah masing-masing. Saat ini warga masih berkonsentrasi perbaikan rumah masing-masing.

"Bantuan dalam bentuk apapun, pasti sangat berarti bagi masyarakat," kata Irwani tentang bantuan benih itu.

Erupsi gunung setinggi 1.731 mdpl pada 13 Februari 2014 lalu telah memporak-porandakan beberapa wilayah di tiga kabupaten, yaitu Kabupaten Kediri, Kabupaten Malang, serta Kabupaten Blitar.

Saat ini Pemerintah Provinsi Jatim dan tiga kabupaten terdampak, mulai melakukan rehabilitasi sarana dan prasarana yang rusak. Rehabilitasi ini ditargetkan selesai selama dua pekan.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X