Kompas.com - 24/02/2014, 06:02 WIB
Kebakaran landa Balikpapan. Sedikitnya 118 rumah di dua Rt di kecamatan Balikpapan Barat ludes terbakar, Minggu (23/2/2014). Pemadam kebakaran memerlukan waktu empat jam untuk jiplakan api. Kompas.com/Dani JZKebakaran landa Balikpapan. Sedikitnya 118 rumah di dua Rt di kecamatan Balikpapan Barat ludes terbakar, Minggu (23/2/2014). Pemadam kebakaran memerlukan waktu empat jam untuk jiplakan api.
|
EditorPalupi Annisa Auliani
BALIKPAPAN, KOMPAS.com — Kebakaran kembali melanda Balikpapan, Kalimantan Timur, Minggu (23/2/2014) siang. Tak kurang dari 100 rumah terbakar, menyebabkan tak kurang dari 200 kepala keluarga kehilangan tempat tinggal.

“Di RT saya saja setidaknya 50 rumah (terbakar). Semua rumah di RT saya habis terbakar. RT 2 juga berikutnya,” kata Ketua RT 03, Bahdar, Minggu. Informasi yang dikumpulkan Kompas.com, setidaknya 68 rumah terbakar di RT 02.

Kedua RT tersebut berada di Gang Sumber, Jalan Sultan Hasanuddin, Kelurahan Baru Ilir, Kecamatan Balikpapan. Kerugian akibat kebakaran ini diperkirakan mencapai miliran rupiah.

Seorang petugas pemadam kebakaran terluka saat berupaya memadamkan api. Dari warga, satu orang mengalami sesak napas karena menghirup asap kebakaran.

Pada Minggu siang, udara di Balikpapan memang terasa panas dan kering. Angin berembus ringan tiada henti. Warga di dua RT itu pun sontak riuh ketika rumah yang dihuni Taufik dan Tituk mengepulkan asap hitam, terbakar.

Dua RT itu merupakan permukiman padat penduduk, dengan bangunan berdinding kayu, yang berada di kaki bukit kecil. Kebakaran pun meluas cepat, api membakar rumah-rumah di dua RT itu dengan cepat.

“Kami sedang keluar rumah untuk urusan menonton pawai pembangunan di kota. Saat sedang menonton itu, saya ditelepon bahwa ada kebakaran di RT saya. Setengah jam sejak kebakaran, saya baru tiba di rumah. Ludes semua,” kata Bahdar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ketua RT 03 ini mengungkapkan, Taufik dan Tituk tidak kelihatan sepanjang kebakaran berlangsung. Diduga mereka tak sedang berada di rumah saat kebakaran terjadi.

Kapolsek Balikpapan Bagian Barat, Komisaris Polisi Kipli S Supu, mengatakan, penyebab kebakaran masih diselidiki. Informasi warga soal asal api pertama tak langsung menjadi patokan polisi soal hal ini. "Masih diselidiki semua sambil kita kumpulkan informasi dulu,” katanya.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Regional
Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Regional
Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Regional
Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Regional
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Regional
Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.