Kompas.com - 23/02/2014, 09:36 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto
KLATEN, KOMPAS.com - Banjir yang melanda sejumlah desa di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, membuat para korban banjir mengungsi. Sejak Sabtu (22/02/2014) malam, tim basarnas dari Pos Basarnas Surakarta mengevakuasi warga di sejumlah wilayah yang terendam banjir.

Informasi dari Humas Basarnas Semarang Aris T, Minggu (23/2/2014), daerah-daerah yang terkena banjir dan warganya mengungsi antara lain, di Dukuh Sutan Desa Kebon Kecamatan Bayat ada 90 jiwa yang dievakuasi.

Lalu di Dukuh Balong Desa Kragilan, Kecamatan Gantiwarno ada 40 jiwa dievakuasi. Di Desa Kalikebo, Kecamatan Trucuk,  enam balita  dan satu orang sakit dievakuasi. Sementara, di Dukuh Kerten, sekitar 150 jiwa sudah mengungsi.

Tim Basarnas melakukan evakuasi atas warga yang mengalami keadaan darurat, terisolasi dan sulit dijangkau.

Evakuasi yang dilakukan dengan perahu karet sempat terhambat cuaca yang masih diguyur hujan, sehingga debit air terus bertambah.

"Namun demikian masih ada warga di sebagian daerah yang tidak bersedia untuk dievakuasi, dengan alasan menjaga harta benda di dalam rumah," ujar Aris.

Sebelumnya diberitakan, hujan deras yang mengguyur wilayah Klaten, Jawa Tengah dan sekitarnya, selama lebih enam jam, Sabtu kemarin mengakibatkan banjir di beberapa tempat di Klaten.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ketinggian air mencapai satu meter lebih.  Tak hanya itu, kiriman air dari kawasan puncak Merapi, juga menyebabkan Sungai Dengkeng meluap.

Menurut Kepala Kantor Basarnas Semarang Agus Haryono, telah dikerahkan tim rescue dari Pos Basarnas Surakarta ke lokasi banjir, setelah mendapat informasi dari Badan Penanggulangan bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Klaten.

Mengenai daerah yang terendam banjir, Agus belum bisa memastikan berapa luas wilayah Klaten yang terendam banjir. “Kami juga belum tahu berapa warga yang harus mengungsi. Yang jelas, malam ini (kemarin) tim kami kerahkan ke lokasi berikut peralatan evakuasi,” papar dia.

Agus menambahkan, tim Basarnas yang turun membawa alat evakuasi di antaranya perahu karet, pelampung, dan truk angkut.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Regional
Lewat 'Wonderful Rongkong', Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Lewat "Wonderful Rongkong", Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Regional
Bupati Jekek Optimistis Pembangunan 14.142 RTLH Wonogiri Selesai pada 2024

Bupati Jekek Optimistis Pembangunan 14.142 RTLH Wonogiri Selesai pada 2024

Regional
 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Regional
Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Regional
Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Regional
Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Regional
Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Regional
Memahami Gaya Komunikasi 'Parkir Mobil' ala Gibran

Memahami Gaya Komunikasi "Parkir Mobil" ala Gibran

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.