Bersih dari Abu Kelud, Candi Mendut Dibuka Lagi

Kompas.com - 22/02/2014, 09:17 WIB
Candi Mendut terletak di Kecamatan Mungkid Kabupaten Magelang sedang dibersihkan dari abu vulkanik gunung Kelud. KOMPAS.com/Ika FitrianaCandi Mendut terletak di Kecamatan Mungkid Kabupaten Magelang sedang dibersihkan dari abu vulkanik gunung Kelud.
|
EditorKistyarini

MAGELANG, KOMPAS.com - Kawasan wisata Candi Mendut dan Candi Pawon, di Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang dibuka kembali untuk kunjungan wisata, Sabtu (22/2/2014).

Seperti diketahui, kawasan wisata tersebut terdampak abu vulkanik hasil erupsi Gunung Kelud di Kediri, Jawa Timur. Balai Konservasi Borobudur (BKB) akhirnya berhasil membersihkan tumpukan abu yang menempel di batu-batu purbakala itu.

Kepala BKB Marsis Sutopo menuturkan, pembersihan dilakukan sehari setelah Gunung Kelud meletus. Pembersihan dilakukan setiap hari oleh puluhan relawan yang berasal dari tim BKB, TNI, dan masyarakat umum.

"Upaya pembersihan dilakukan demi melestarikan dua candi warisan wangsa Syailendra itu, dan tentu demi menjaga kesehatan wisatawan," ujar Marsis Sutopo, Sabtu (22/2/2014).

Marsis menyebutkan, abu vulkanik yang berhasil dikumpulkan dari candi mendut sebanyak 7 karung atau sekitar 0,21 meter kubik. Abu tersebut hasil pembersihan di bagian struktur. Sedangkan abu yang menumpuk di halaman candi digunakan untuk menguruk lapangan sekitar candi.

Sementara itu, abu hasil pembersihan struktur candi Pawonsebanyak 3 karung atau sekitar 0,09 meter kubik. Sedangkan abu yang terkumpul dari halaman sebanyak 7 karung atau sekitar 0,21 meter kubik.

"Tidak mudah membersihkan abu-abu yang menempel di dinding candi. Perlu ketrampilan khusus. Alat-alat yang dipakai juga harus yang lembut, bukan yang terbuat dari logam. Setelah abu dibersihkan, lantas dibilas dengan air bersih," papar Marsis.

Sedangkan Candi Borobudur, kata Marsis, rencananya akan dibuka untuk wisatawan sampai lantai 3 atau lorong 1, mulai Minggu (23/2/2014) besok.

Sebelumnya, candi Buddha terbesar di dunia itu sudah dibuka hanya terbatas di zona I atau halaman saja.

"Hari ini kita cek ulang dulu kebersihannya sebelum dibuka untuk umum. Sementara lantai dan dinding sedang dalam proses pembersihan basah. Diharapkan hari Sabtu - Minggu depan sudah dibuka semua lantai dan kembali normal," pungkas Marsis.

Baca tentang


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menengok Bekas Tambang di Bangka yang Disulap Jadi Lokasi Agrowisata

Menengok Bekas Tambang di Bangka yang Disulap Jadi Lokasi Agrowisata

Regional
Jaringan Telkomsel di Sumatera Kembali Normal Pasca Kebakaran

Jaringan Telkomsel di Sumatera Kembali Normal Pasca Kebakaran

Regional
Warga Enggan Pinjamkan Cangkul karena Takut Tertular, Makam Pasien Covid-19 Ditutup Pakai Tangan

Warga Enggan Pinjamkan Cangkul karena Takut Tertular, Makam Pasien Covid-19 Ditutup Pakai Tangan

Regional
Seorang Istri di Bengkulu Tengah Merekayasa Kasus Pembunuhan Suaminya

Seorang Istri di Bengkulu Tengah Merekayasa Kasus Pembunuhan Suaminya

Regional
Kronologi Avanza Terbakar di Tol Bawen, Polisi Kejar Truk yang Diduga Kabur

Kronologi Avanza Terbakar di Tol Bawen, Polisi Kejar Truk yang Diduga Kabur

Regional
Kisah Agus, Penyandang Tunanetra Dirikan Rumah Belajar Gratis Bagi Anak Berkebutuhan Khusus

Kisah Agus, Penyandang Tunanetra Dirikan Rumah Belajar Gratis Bagi Anak Berkebutuhan Khusus

Regional
Kasus Pembubaran Paksa Acara Midodareni di Solo, Kapolda Jateng: Kita Kejar Pelaku Lainnya

Kasus Pembubaran Paksa Acara Midodareni di Solo, Kapolda Jateng: Kita Kejar Pelaku Lainnya

Regional
2 Staf Sekwan DPRD Kabupaten Bogor Dinyatakan Positif Covid-19

2 Staf Sekwan DPRD Kabupaten Bogor Dinyatakan Positif Covid-19

Regional
Polisi Mulai Selidiki Kasus Kebakaran Lahan di Ogan Ilir

Polisi Mulai Selidiki Kasus Kebakaran Lahan di Ogan Ilir

Regional
'Pak Ganjar, Saya Ingin Kaki Saya Sembuh, Saya Ingin Sekolah...'

"Pak Ganjar, Saya Ingin Kaki Saya Sembuh, Saya Ingin Sekolah..."

Regional
Polemik Potret Nyonya Meneer di Kemasan Minyak Telon, Ini Kata Saksi Ahli dalam Sidang

Polemik Potret Nyonya Meneer di Kemasan Minyak Telon, Ini Kata Saksi Ahli dalam Sidang

Regional
Fakta Gedung Telkom di Pekanbaru Terbakar, Toko Kartu Perdana Laris Manis hingga Keluhan Warga

Fakta Gedung Telkom di Pekanbaru Terbakar, Toko Kartu Perdana Laris Manis hingga Keluhan Warga

Regional
[POPULER NUSANTARA] Anak Gugat Ibu agar Harta Warisan Dibagikan | Kesaksian Warga Melihat Awan Tsunami

[POPULER NUSANTARA] Anak Gugat Ibu agar Harta Warisan Dibagikan | Kesaksian Warga Melihat Awan Tsunami

Regional
Anggota DPRD Ketapang Positif Corona Usai Kembali dari Kunker ke Jakarta

Anggota DPRD Ketapang Positif Corona Usai Kembali dari Kunker ke Jakarta

Regional
Kisah Efi Lahirkan Bayi Kembar 3, Sang Suami Menghilang dan Asuh 6 Anak Seorang Diri

Kisah Efi Lahirkan Bayi Kembar 3, Sang Suami Menghilang dan Asuh 6 Anak Seorang Diri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X