Kompas.com - 20/02/2014, 14:41 WIB
Atap lima ruang kelas SD Raharja di Kecamatan Karangnunggal, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, runtuh, Selasa (18/2/2014). Akibat peristiwa itu, para siswa belajar di tempat seadanya. KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHAAtap lima ruang kelas SD Raharja di Kecamatan Karangnunggal, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, runtuh, Selasa (18/2/2014). Akibat peristiwa itu, para siswa belajar di tempat seadanya.
|
EditorKistyarini

TASIKMALAYA, KOMPAS.com — Atap lima ruang kelas SD Raharja di Kecamatan Karangnunggal, Kabupaten Tasikmalaya, tiba-tiba runtuh pada Selasa (18/2/2013) malam. Ratusan siswanya terpaksa belajar di ruang darurat karena semua kelas tak bisa digunakan.

Dari pantauan Kompas.com, atap bangunan sekolah seluruhnya runtuh. Sebagian besar peralatan sekolah seperti kursi, meja, lemari, dan alat peraga rusak tertimpa reruntuhan. Para siswa terpaksa belajar di madrasah dekat sekolah dengan fasilitas seadanya. Bahkan, semua murid menulis sembari tidur-tiduran.   

Salah seorang guru, Sumarya, mengatakan, 116 murid di sekolahnya terpaksa belajar darurat di dua ruang madrasah dekat sekolah. Kegiatan belajar mengajar ini telah berlangsung selama dua hari.

KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHA Siswa-siswa SD Raharja di Kecamatan Karangnunggal, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, belajar dengan fasilitas seadanya gara-gara atap ruang kelas mereka runtuh.

"Semuanya 116 siswa dari kelas satu sampai enam belajar di madrasah. Soalnya seluruh kelas tidak bisa digunakan," ujar Sumarya kepada wartawan, Kamis (20/2/2014).

Penyebab pasti ambruknya bangunan sekolah, kata Sumarya, belum bisa dipastikan. Terlebih lagi, bangunan kelas ambruk ini baru dua tahun lalu direnovasi total.

"Sebelum ambruk terjadi hujan besar, tapi robohnya bangunan setelah hujan reda. Bangunan ini baru dua tahun direnovasi seluruhnya," kata dia.

Sampai sekarang pihak sekolah masih menunggu perbaikan bangunan dari pemborong sebelumnya. Kejadian ini pun sudah dilaporkan ke dinas terkait setempat.

"Katanya mau diperbaiki oleh pemborongnya. Soalnya kasihan para murid belajarnya tidak maksimal," tambah dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X