Caleg Stres, RSUD Nunukan Sediakan Ruang dan Dokter Spesialis Jiwa

Kompas.com - 20/02/2014, 13:17 WIB
Antisipasi caleg stress, RSU Kabupaten Nunukan siapkan dokter kejiwaan dan ruang isolasi. KOMPAS.com/SUKOCOAntisipasi caleg stress, RSU Kabupaten Nunukan siapkan dokter kejiwaan dan ruang isolasi.
|
EditorGlori K. Wadrianto
NUNUKAN, KOMPAS.com - Rumah Sakit Umum Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara siap menampung calon legislatif yang stres atau depresi karena yang gagal menjadi anggota dewan dalam Pemilu 2014 mendatang.

Humas RSU Kabupaten Nunukan, Senoaji Wijanarko, Kamis (20/2/2014), mengatakan, keseriusan RSU Nunukan mengantisipasi caleg stres adalah dengan menyediakan ruangan isolasi. Ruang itu dipakai untuk menangani caleg depresi, lengkap dengan layanan dokter jiwa.

“Mulai awal Februari ini kita memang mendatangkan dokter spesialis jiwa ke Nunukan. Kalau dokter jiwa 'skup'-nya lebih luas daripada psikolog. Jadi dia bisa menangani juga masalah psikologi," kata Senoaji.

"Kalau ruangan yang secara khusus kita belum punya. Tapi paling tidak, kita ada ruangan isolasi standar itu ada. Ruang isolasi itu sekarang delapan tempat tidur,“ ujar Senoaji lagi. 

Sementara itu, terkait ketersediaan obat-obatan, Senoaji mengaku RSUD pun telah melengkapinya. “Untuk obatnya lengkap untuk obat psikotropika lengkap. Yang pasti kita siap menampung caleg yang stres,“ ujar Senoaji lagi.

Sebelumnya, penanganan terhadap pasien gangguan jiwa di RSUD Kabupaten Nunukan dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa Tarakan. Namun, untuk penanganan pasien stres ringan, RSUD memilih pengobatan dengan sistem okupasi.

“Kalau gangguannya ringan, bisa dengan bantuan terapi okupasi. Artinya diterapi dengan mengikutkan keluarganya berpartisipasi untuk proses penyembuhan. Tapi kalau memang diperlukan rujukan ke Tarakan, karena tingkat stressnya sudah mengganggu, kita juga siap,” ujar Senoaji.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selanjutnya, biaya pengobatan terhadap caleg depresi, RSUD ini menerapkan tarif standar. ”Untuk proses asuransi atau BPJS harus via rujukan faskes 1, yaitu puskesmas maupun dokter keluarga,” sambungnya.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diundang ke Wamena, Ganjar: Impian Saya Sejak Lama

Diundang ke Wamena, Ganjar: Impian Saya Sejak Lama

Regional
UU Minerba Bikin Penghasilan Daerah Minim, Anggota DPD RI Minta Kewenangan Pertambangan Dikembalikan ke Daerah

UU Minerba Bikin Penghasilan Daerah Minim, Anggota DPD RI Minta Kewenangan Pertambangan Dikembalikan ke Daerah

Regional
Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Regional
Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Regional
Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Regional
Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Regional
Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Regional
Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Regional
Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Regional
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Regional
Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.