Bambang DH: Risma Jangan seperti Main Sinetron

Kompas.com - 19/02/2014, 20:25 WIB
Mantan wali kota Surabaya Bambang Dwi Hartono usai menjalani pemeriksaan dalam kasus jasa pungut Pemerintah Kota Surabaya di Polda Jatim, Rabu (27/11/2013). SURYA/M TAUFIKMantan wali kota Surabaya Bambang Dwi Hartono usai menjalani pemeriksaan dalam kasus jasa pungut Pemerintah Kota Surabaya di Polda Jatim, Rabu (27/11/2013).
|
EditorFarid Assifa

SURABAYA, KOMPAS.com — Mantan Wakil Wali Kota Surabaya Bambang Dwi Hartono menyayangkan sikap Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini yang berniat mengundurkan diri.

Menurut Bambang, sikap Risma dinilai bukan sikap pemimpin karena lebih mengarah pada pencitraan politik.

"Pemimpin itu harus berani mengambil risiko, bukan malah terus mencari popularitas seperti ini," kata mantan calon gubernur Jawa Timur ini kepada Kompas.com melalui pesan elektronik, Rabu (19/2/2014).

Dia mengakui, di balik isu mundurnya Risma tersebut, ada skenario untuk menjatuhkan PDI-P menjelang Pemilu dan Pileg 2014.

"Karena itu saya berharap Risma mengambil sikap tegas, dan jangan seperti main sinetron," ungkapnya.

Wakil Ketua DPD PDI-P itu mendampingi Risma sejak terpilih pada 2010. Bambang mengundurkan diri dari Wakil Wali Kota Surabaya untuk maju menjadi cagub Jatim tahun lalu bersama Said Abdullah.

Kursi Wakil Wali Kota itu akhirnya diisi oleh Ketua DPC PDI-P Kota Surabaya, Wisnu Sakti Buana. Wisnu terpilih dalam paripurna DPRD Kota Surabaya November lalu.

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dua PDP yang Dirawat di Kudus Dinyatakan Positif Covid-19

Dua PDP yang Dirawat di Kudus Dinyatakan Positif Covid-19

Regional
Sambut Pemudik, Ganjar Minta Seluruh Kepala Desa di Jateng Buat Tempat Karantina Covid-19

Sambut Pemudik, Ganjar Minta Seluruh Kepala Desa di Jateng Buat Tempat Karantina Covid-19

Regional
UPDATE Kasus Corona di Gresik: Pasien Positif Corona 5 Orang, 57 PDP

UPDATE Kasus Corona di Gresik: Pasien Positif Corona 5 Orang, 57 PDP

Regional
Berstatus PDP, Kepala Kantor Kemenag Kota Blitar Meninggal Dunia

Berstatus PDP, Kepala Kantor Kemenag Kota Blitar Meninggal Dunia

Regional
Hujan Deras Sebabkan Longsor di Tana Toraja, 3 Warga Tewas Tertimbun

Hujan Deras Sebabkan Longsor di Tana Toraja, 3 Warga Tewas Tertimbun

Regional
Hasil Rapid Test PDP Hamil di Padang Sidempuan yang Meninggal Reaktif

Hasil Rapid Test PDP Hamil di Padang Sidempuan yang Meninggal Reaktif

Regional
Bayi Baru Lahir Tergeletak di Atap Rumah, Diduga Dilempar Ibu Kandungnya

Bayi Baru Lahir Tergeletak di Atap Rumah, Diduga Dilempar Ibu Kandungnya

Regional
Tak Patuh, 4 ODP di Purwokerto Dikarantina Paksa

Tak Patuh, 4 ODP di Purwokerto Dikarantina Paksa

Regional
Kabar Baik dari Magetan, 8 Pasien Positif Corona Dinyatakan Sembuh

Kabar Baik dari Magetan, 8 Pasien Positif Corona Dinyatakan Sembuh

Regional
Beroperasi Mulai Senin, RS Darurat Corona di Pulau Galang Sediakan 3 Klaster Perawatan

Beroperasi Mulai Senin, RS Darurat Corona di Pulau Galang Sediakan 3 Klaster Perawatan

Regional
Himbau Tidak Mudik, Wali Kota Hendi Yakin Pemerintah Kasih Libur Pengganti Lebaran

Himbau Tidak Mudik, Wali Kota Hendi Yakin Pemerintah Kasih Libur Pengganti Lebaran

Regional
Cegah Corona, Operasional Penerbangan Bandara Ahamd Yani Semarang Dibatasi

Cegah Corona, Operasional Penerbangan Bandara Ahamd Yani Semarang Dibatasi

Regional
Tiga Pasien Positif Corona di RSUD Zainoel Abidin Aceh Sembuh

Tiga Pasien Positif Corona di RSUD Zainoel Abidin Aceh Sembuh

Regional
Kisah Pilu di Balik Longsor Tanah Datar, Anak Tewas Saat Gendong Ibunya yang Lumpuh

Kisah Pilu di Balik Longsor Tanah Datar, Anak Tewas Saat Gendong Ibunya yang Lumpuh

Regional
Isolasi Diri di Hutan Sepulang dari Jakarta, 8 Pemuda Aceh Tidur di Tenda dan Jaring Ikan di Sungai

Isolasi Diri di Hutan Sepulang dari Jakarta, 8 Pemuda Aceh Tidur di Tenda dan Jaring Ikan di Sungai

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X