Sempat Tertunda, Bandara Adisutjipto Dibuka Kembali Rabu Siang

Kompas.com - 18/02/2014, 23:54 WIB
Teknisi memasang penutup untuk melindungi mesin pesawat dari abu vulkanik yang berasal dari letusan Gunung Kelud di Bandara Adisutjipto, Sleman, DI Yogyakarta, Jumat (14/2/2014). Hujan abu vulkanik mengakibatkan bandara itu ditutup dan 134 jadwal penerbangan dibatalkan. KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKO Teknisi memasang penutup untuk melindungi mesin pesawat dari abu vulkanik yang berasal dari letusan Gunung Kelud di Bandara Adisutjipto, Sleman, DI Yogyakarta, Jumat (14/2/2014). Hujan abu vulkanik mengakibatkan bandara itu ditutup dan 134 jadwal penerbangan dibatalkan.
|
EditorPalupi Annisa Auliani
YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta dijadwalkan akan kembali beroperasi, Rabu (19/2/2014). Pembukaan bandara ini mundur dari jadwal sebelumnya, setelah ditutup sejak Jumat (14/2/2014) karena ikut terdampak abu dari letusan Gunung Kelud di Jawa Timur.

"Setelah dilakukan pembersihan dari abu vulkanik, direncanakan Rabu (19/2/2014) pukul 12.00 WIB Bandara Adisutjipto akan kembali dibuka," kata Kepala Otoritas Bandara Wilayah III Kementerian Perhubungan, Muhammad Alwi, di Bandara Adisutjipto Yogyakarta, Selasa (18/2/2014). Dia menyampaikan hal itu seusai meninjau bandara itu.

Otoritas ini menangani Bandara Adisutjipto di Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta; Bandara Adi Soemarmo di Surakarta, Jawa Tengah; dan Bandara Juanda di Surabaya, Jawa Timur. Alwi mengatakan begitu bandara dibuka kembali, semua maskapai penerbangan yang sempat tertahan di Bandara Adisutjipto diharuskan melengkapi seluruh prosedur pengecekan mesin.

"Pengecekan kondisi mesin dan seluruh perangkat pendukung pesawat harus dilakukan untuk dapat kembali beroperasi melayani penumpang," kata Alwi. Dia mengatakan peninjauan otoritasnya mencakup pemeriksaan atas kelayakan landasan pacu (runway) dan landangan ancang (taxiway) Bandara Adisutjipto. "Keduanya merupakan titik vital bandara," ujar dia.

Dalam peninjauan tersebut digelar juga pertemuan tertutup antara otoritas dengan pengelola bandara, perwakilan maskapai penerbangan, dan pihak terkait lain. Selain memutuskan waktu pembukaan kembali bandara, Alwi dalam rapat itu tegas meminta semua maskapai penerbangan yang pesawatnya sempat tertahan di bandar itu untuk mengecek mesin, mengganti filter, hingga memeriksa oli mesin pesawat, sebelum kembali terbang.

Selama penutupan akibat letusan Gunung Kelud ini, ada tiga maskapai penerbangan yang pesawatnya tertahan di bandara itu. Tiga maskapai tersebut adalah Garuda Indonesia, Wing Air, dan Citilink.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan EE Mangindaan sempat menyatakan bahwa Bandara Adisutjipto dan Bandara Adi Soemarmo akan dibuka kembali pada Selasa (18/2/2014) pagi. Penundaan pembukaan kembali dilakukan karena proses pembersihan Bandara Adisutjipto dari abu vulkanik Gunung Kelud belum rampung.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Regional
Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Regional
Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Regional
Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Regional
Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Regional
Memahami Gaya Komunikasi 'Parkir Mobil' ala Gibran

Memahami Gaya Komunikasi "Parkir Mobil" ala Gibran

Regional
Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Regional
Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Regional
Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.