Dana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Gempa Gayo Tak Kunjung Cair

Kompas.com - 18/02/2014, 09:18 WIB
Salah satu rumah warga yang rusak berat karena bencana gempa yang melanda Kabupaten Aceh Tengah, 2 Juli 2013 lalu, hingga kini menunggu pencairan dana rehab dari pemerintah. (DESI) Kompas.Com/DESI SAFNITA SAIFANSalah satu rumah warga yang rusak berat karena bencana gempa yang melanda Kabupaten Aceh Tengah, 2 Juli 2013 lalu, hingga kini menunggu pencairan dana rehab dari pemerintah. (DESI)
|
EditorGlori K. Wadrianto
BIREUEN, KOMPAS.com - Memasuki bulan ke delapan pascagempa bumi yang melanda dataran tinggi Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah, Provinsi Aceh, pemerintah tak kunjung menepati janjinya. 

Sebelumnya, pemerintah menyatakan bakal membantu proses rehabilitasi dan rekonstruksi di wilayah ini. Aksi demo pun bergulir. Namun, lagi-lagi pemeritah setempat tak memberikan tanggapannya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Kompas.com, gempa bumi Gayo yang terjadi pada 2 juli 2013 silam, telah meluluhlantakkan sebagian besar rumah dan fasilitas umum di sana. Namun hingga 18 Februari 2014, bantuan yang sudah ditransfer pihak BNPB pusat ke daerah, belum direalisasikan.

Tak hanya kesal, warga mengaku dipermainkan dengan penundaan berulang kali. Belum lagi rumitnya administrasi yang harus ditempuh.

“Akhirnya warga terpaksa melakukan unjukrasa ke DPRK dan Kantor Bupati Aceh Tengah,” kata anggota DPRK Aceh Tengah, Wajadal Muna.

Kemarahan warga bertambah karena ketidakhadiran Bupati untuk menghadapi massa pada aksi demo yang berlangsung Sabtu lalu.

Ditambah, pada aksi Senin (17/2/2014) kemarin, pimpinan daerah tersebut juga tak kunjung hadir menjumpai rakyatnya.

Diakui Wajadal, dana padat karya untuk korban yang mengalami rusak berat dan sedang sudah dicairkan. Namun dana bagi korban yang rumahnya mengalami rusak ringan belum dikucurkan.

“Memang ada beberapa dana yang sudah dicairkan, namun desakan warga adalah dana rehab rekon,” tambah politisi PAN itu.

Dirincikannya, nilai dana lebih dari Rp 60 juta untuk rumah rusak berat, katagori sedang Rp 25 juta dan kategori ringan Rp 10 juta.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Update Kasus Prostitusi Artis VS, 2 Muncikari Dilimpahkan ke Kejaksaan

Update Kasus Prostitusi Artis VS, 2 Muncikari Dilimpahkan ke Kejaksaan

Regional
Ditolak Berhubungan Badan, Seorang Nelayan Bunuh Teman Kencannya di Hotel

Ditolak Berhubungan Badan, Seorang Nelayan Bunuh Teman Kencannya di Hotel

Regional
CEO Persela, Paslon YesBro Dapat Nomor Urut 2 di Pilkada Lamongan

CEO Persela, Paslon YesBro Dapat Nomor Urut 2 di Pilkada Lamongan

Regional
Tolak Direlokasi, Pedagang Pasar Mardika Ambon Berjualan di Badan Jalan

Tolak Direlokasi, Pedagang Pasar Mardika Ambon Berjualan di Badan Jalan

Regional
Pilkada Surabaya: Eri Cahyadi-Armuji Nomor Urut 1, Machfud Arifin-Mujiaman Nomor 2

Pilkada Surabaya: Eri Cahyadi-Armuji Nomor Urut 1, Machfud Arifin-Mujiaman Nomor 2

Regional
Ini Hasil Pengundian Nomor Urut Peserta Pilkada Gunungkidul 2020

Ini Hasil Pengundian Nomor Urut Peserta Pilkada Gunungkidul 2020

Regional
6 Pegawai Positif Covid-19, 1 Puskesmas di Denpasar Ditutup

6 Pegawai Positif Covid-19, 1 Puskesmas di Denpasar Ditutup

Regional
Lawan Kotak Kosong, Calon Tunggal Pilkada Grobogan Peroleh Posisi Kanan

Lawan Kotak Kosong, Calon Tunggal Pilkada Grobogan Peroleh Posisi Kanan

Regional
Ada 127 Santri di Banyumas Positif Covid-19

Ada 127 Santri di Banyumas Positif Covid-19

Regional
4.400 Pengguna Medsos Diundang untuk Trip Keliling Bali

4.400 Pengguna Medsos Diundang untuk Trip Keliling Bali

Regional
Positif Covid–19, KPU Belum Tetapkan Satu Paslon Pilkada Luwu Utara 2020

Positif Covid–19, KPU Belum Tetapkan Satu Paslon Pilkada Luwu Utara 2020

Regional
150 Karyawan di 2 Pabrik Rokok di Probolinggo Positif Covid-19

150 Karyawan di 2 Pabrik Rokok di Probolinggo Positif Covid-19

Regional
Dijebak Video Call Seks dan Diperas Rp 4 Juta, Anggota DPRD Sambas Lapor Polisi, Ini Kronologinya

Dijebak Video Call Seks dan Diperas Rp 4 Juta, Anggota DPRD Sambas Lapor Polisi, Ini Kronologinya

Regional
Anggota DPRD Tegal yang Gelar Konser Dangdut Tak Punya Sense of Crisis

Anggota DPRD Tegal yang Gelar Konser Dangdut Tak Punya Sense of Crisis

Regional
Viral Pernyataan Hasil Rapid Test Positif atau Negatif Palsu, IDI Makassar: Itu Hanya Istilah

Viral Pernyataan Hasil Rapid Test Positif atau Negatif Palsu, IDI Makassar: Itu Hanya Istilah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X