Kompas.com - 17/02/2014, 22:39 WIB
Pencarian terhadap tujuh warga negara jepang Jang hilang di Blue Point, Nusa Lembongan, Jumat lalu, menuai hasil. Lima dari tujuh korban tenggelam ditemukan dalam keadaan selamat. KOMPAS.com/ Eviera Paramita SandiPencarian terhadap tujuh warga negara jepang Jang hilang di Blue Point, Nusa Lembongan, Jumat lalu, menuai hasil. Lima dari tujuh korban tenggelam ditemukan dalam keadaan selamat.
|
EditorFarid Assifa

DENPASAR, KOMPAS.com — Lima dari tujuh orang turis Jepang yang hilang saat diving di perairan Sakenan Nusa Lembongan, Bali, selamat, tetapi dalam kondisi lemas.
 
Made Adyana, salah satu anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali yang juga ikut mengevakuasi korban, mengatakan, kelima korban ditemukan selamat. Salah seorang korban ditemukan terpisah dari 4 lainnya dan langsung dievakuasi menggunakan helikopter.
 
"Empat orang ditemukan di tebing barat, yang di timur satu orang kita terpaksa menggunakan helikopter karena medannya luar biasa susahnya," jelas Made Adyana kepada Kompas.com, Senin (17/2/2014).
 
Menurut Made, para korban ditemukan dengan posisi terduduk di bebatuan tebing di selatan Pulau Nusa Penida. Proses evakuasi dimulai sejak pukul 6 sore tadi. Namun, pencarian terpaksa dihentikan karena hari semakin gelap sehingga tim SAR tidak berani untuk mendekat.
 
Sedangkan dua orang korban lainnya belum berhasil ditemukan. Ada kemungkinan korban selanjutnya telah ditemukan, tetapi belum bisa dievakuasi. Hal itu, menurut Made Adyana, terlihat dari munculnya tanda berupa lampu senter, tetapi belum dapat dipastikan apakah benar tanda tersebut berasal dari kedua orang korban tenggelam atau bukan.
 
"Yang 2 belum, karena tadi sempat ada yang memberi tanda berupa lampu senter, mungkin itu mereka, tapi kondisi ombak besar kami menyerah, tidak berani mendekat," tambahnya.
 
Made Adyana menjelaskan, pencarian terhadap 2 orang korban akan dilanjutkan pada Selasa pagi. Karena, menurut prosedur, SAR tidak boleh beroperasi pada malam hari.
 
Sementara itu, kelima orang korban saat ini sudah dibawa ke rumah sakit. Satu orang korban dibawa ke RS Kasih Ibu Kedonganan, sedangkan 4 lainnya ke RS Sanglah, Denpasar.
 
Nama-nama korban yang saat ini dirawat di RS Sanglah:
1) Miyata Ritsuko (59)
2) Kawasoki Namomi (28)
3) Morizono Aya (28)
4) Yamamoto Emi (33)

Korban dirawat di RS Kasih Ibu, Jimbaran
1) Furukawa Saori (37)Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peduli Warga Terdampak Pandemi di Salatiga, Partai Golkar Gelar Baksos dan Pengobatan Gratis

Peduli Warga Terdampak Pandemi di Salatiga, Partai Golkar Gelar Baksos dan Pengobatan Gratis

Regional
Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Regional
8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

Regional
Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.