Risma: Bu Mega Minta Saya Urusi Rakyat, Bukan Politik

Kompas.com - 17/02/2014, 20:48 WIB
Risma bersama pengusaha Surabaya. KOMPAS.com/Achmad FaizalRisma bersama pengusaha Surabaya.
|
EditorFarid Assifa

SURABAYA, KOMPAS.com — Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengaku tidak tahu sama sekali tentang politik.

Karena itu, dia juga diminta Ketua Umum PDI-P Megawati untuk tidak mengurusi politik. Risma diminta hanya mengurusi rakyat.

"Saya oleh Bu Mega dulu diminta hanya mengurusi rakyat, tidak mengurusi politik, karena saya sama sekali tidak ngerti politik," kata Risma di kantor Wali Kota Surabaya, Senin (17/2/2014).

Risma menambahkan, dia dilahirkan di tengah-tengah kalangan birokrasi murni, bukan dari dunia politik. Karena itu, dia mengaku sama sekali tidak tahu tentang politik.

"Tugas saya hanya melayani warga Surabaya agar bisa hidup layak dan sejahtera," ujarnya.

Karena tidak paham politik, dia juga membantah bahwa rencana pengunduran dirinya karena ada tekanan politik. Risma diusung PDI-P pada Pemilihan Wali Kota Surabaya pada 2010 lalu, bergandengan dengan mantan Wali Kota Surabaya, Bambang Dwi Hartono.

Pada 2013 lalu, Bmabang Dwi Hartono mengundurkan diri dari Wakil Wali Kota Surabaya karena mencalonkan diri sebagai Gubernur Jatim. Posisi Bambang Dwi Hartono kemudian digantikan Wisnu Sakti Buana yang juga Ketua DPC PDI-P Kota Surabaya dalam forum Paripurna DPRD Jatim, November 2013 lalu.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Rohani Ketika Suaminya Disebut Mirip Jokowi dan Viral

Cerita Rohani Ketika Suaminya Disebut Mirip Jokowi dan Viral

Regional
Sepatu dan Helm Klub Moge Jadi Barang Bukti Pengeroyokan 2 Anggota TNI di Bukittinggi

Sepatu dan Helm Klub Moge Jadi Barang Bukti Pengeroyokan 2 Anggota TNI di Bukittinggi

Regional
Diduga Sedang Tertidur Pulas, Satu Keluarga Tewas Terbakar

Diduga Sedang Tertidur Pulas, Satu Keluarga Tewas Terbakar

Regional
Terungkap Penyebab Kematian Karyawati SPBU di Kupang, Bukan Kecelakaan

Terungkap Penyebab Kematian Karyawati SPBU di Kupang, Bukan Kecelakaan

Regional
Disebut Covid-19 Usai 'Rapid Test', Pasien Melahirkan Merasa Dipingpong Rumah Sakit

Disebut Covid-19 Usai "Rapid Test", Pasien Melahirkan Merasa Dipingpong Rumah Sakit

Regional
Kasus Pengeroyokan Anggota TNI di Bukittinggi, 14 Motor Gede Diamankan Polisi

Kasus Pengeroyokan Anggota TNI di Bukittinggi, 14 Motor Gede Diamankan Polisi

Regional
Anggota Klub Moge Diduga Menganiaya dan Mengancam 2 Prajurit TNI

Anggota Klub Moge Diduga Menganiaya dan Mengancam 2 Prajurit TNI

Regional
Cemburu Buta Berujung Pembunuhan Berencana

Cemburu Buta Berujung Pembunuhan Berencana

Regional
Buruh di DIY Kecewa walaupun UMP Ditetapkan Naik, Apa Sebabnya?

Buruh di DIY Kecewa walaupun UMP Ditetapkan Naik, Apa Sebabnya?

Regional
Pemprov Jabar Tetapkan UMP 2021, Berapa Besarnya?

Pemprov Jabar Tetapkan UMP 2021, Berapa Besarnya?

Regional
Bawa Kabur Biaya Pernikahan Rp 10 Juta, Makcomblang di Lampung Ditangkap Polisi

Bawa Kabur Biaya Pernikahan Rp 10 Juta, Makcomblang di Lampung Ditangkap Polisi

Regional
Mendapat Berkah dari Hidroponik Barokah

Mendapat Berkah dari Hidroponik Barokah

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 31 Oktober 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 31 Oktober 2020

Regional
Polisi Masih Dalami Motif Penumpang Perempuan yang Tusuk Sopir Taksi Online

Polisi Masih Dalami Motif Penumpang Perempuan yang Tusuk Sopir Taksi Online

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X