Persija dan PBR Tanding, 2 Mobil Dirusak, 5 Kuli Bangunan Dikeroyok

Kompas.com - 17/02/2014, 20:32 WIB
Sebuah mobil merek Isuzu Panther warna silver dirusak oknum suporter di sekitar Desa Gajah Mekar, Kampung Cigalumpit, Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung tidak jauh dari Stadion Si Jalak Harupat.  Mobil tersebut dirusak lantaran memakai plat B dengan nopol B 1337 NVL, Senin (17/2/2014). 
KOMPAS.com/PUTRA PRIMA PERDANASebuah mobil merek Isuzu Panther warna silver dirusak oknum suporter di sekitar Desa Gajah Mekar, Kampung Cigalumpit, Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung tidak jauh dari Stadion Si Jalak Harupat. Mobil tersebut dirusak lantaran memakai plat B dengan nopol B 1337 NVL, Senin (17/2/2014).
|
EditorFarid Assifa

BANDUNG, KOMPAS.com - Sekitar 100 pendukung klub sepakbola Persija Jakarta, Jak Mania, mendukung langsung klub kesayangan mereka saat melakoni laga tandang melawan Pelita Bandung Raya (PBR) di Stadion Si Jalak Harupat Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Senin (17/2/2014).

Namun, kedatangan Jak Mania ke Bandung justru menyulut emosi oknum dari salah satu suporter klub sepakbola di Bandung yang memang sudah lama menjalin permusuhan dengan Jak Mania.

Setelah laga usai, oknum suporter yang memang sudah menunggu di depan stadion Si Jalak Harupat sempat melakukan pelemparan batu ke arah stadion lantaran diusir oleh jajaran Polres Bandung yang sedang melakukan pengawalan. Pelemparan tersebut membuat sebuah mobil bermerk Mitsubishi Pajero Sport dengan nomor polisi D 1471 WC rusak.

Menurut pemilik kendaraan, Brian (19), dirinya tidak mengetahui jika oknum suporter yang memang musuh Jak Mania melakukan sweeping. Meski sudah mengaku warga Bandung, mobil Brian tetap menjadi sasaran amukan oknum suporter.

"Saya baru turun Tribun VIP, tahunya ada sweeping. Saya udah bilang orang Bandung, tapi mobil malah langsung dipecahin pakai batu sama pakai bambu. Padahal saya cuma iseng mau nonton PBR saja," ungkap Brian di Stadion Si Jalak Harupat, Senin malam seusai pertandingan.

Beruntung, kejadian perusakkan tersebut tidak menimbulkan korban luka maupun korban jiwa. Kendaraan lainnya yang menjadi sasaran amuk suporter adalah sebuah mobil merek Isuzu Panther warna silver di sekitar Desa Gajah Mekar, Kampung Cigalumpit, Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung tidak jauh dari Stadion Si Jalak Harupat.

Mobil tersebut dirusak lantaran memakai plat B dengan nopol B 1337 NVL. Namun ternyata mobil tersebut bukan milik suporter Jak Mania. Lima orang yang berada di dalam mobil dan menjadi korban pengeroyokan oknum suporter ternyata hanya kuli bangunan yang akan membangun masjid.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Tadi kebetulan saja lewat mau ke proyek bangun masjid sama madrasah. Lagi macet tahunya langsung ditanya KTP. Tapi langsung dikeroyok sama banyak orang. Saya nggak ngerti apa-apa," kata salah seorang korban, Aji (21).

Lima orang di dalam mobil tersebut mengalami luka-luka seperti kepala bocor dan luka lebam karena pukulan. Selain memukul, para oknum suporter tersebut juga merampas dua unit ponsel, powerbank serta dompet berisi uang dan KTP.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Regional
Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Regional
Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Regional
Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Regional
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Regional
Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.