Kegempaan Meningkat, Status Gunung Ijen Tetap Waspada

Kompas.com - 17/02/2014, 15:12 WIB
Kawah Ijen di Banyuwangi, Jatim. ARSIP PEMKAB BANYUWANGIKawah Ijen di Banyuwangi, Jatim.
|
EditorFarid Assifa

BANYUWANGI, KOMPAS.com — Pos Pemantau Gunung Ijen yang berada di perbatasan Banyuwangi-Bondowoso mencatat, aktivitas kegempaan vulkanis gunung yang memiliki kawah terbesar di Asia tersebut mengalami peningkatan.

Kepala Pos Pemantau Gunung Api Ijen, Bambang Heri Purwanto, kepada Kompas.com, Senin (17/2/2014) mencatat, peningkatan gempa dangkal 9 kali pada 16 Februari 2014. "Sedangkan suhu Gunung Ijen mencapai 35 hingga 36 derajat," jelasnya.

Menurutnya, sampai saat ini status Gunung Ijen masih waspada, sehingga Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi merekomendasikan, radius 1 kilometer dari kawah harus streril dari manusia, baik wisatawan maupun petambang belerang.

Bambang menambahkan, suhu kawah dan aktivitas kegempaan yang masih tinggi sewaktu-waktu bisa mengeluarkan gas beracun. "Kalau petambang biasanya sudah terbiasa dan bisa membaca gejala-gejala alam di Gunung Ijen, tapi untuk wisatawan ini yang membahayakan, dan pihak kami hanya memberikan imbauan," pungkasnya.

Naiknya aktivitas kegempaan di Gunung Ijen, menurut Bambang, tidak dipengaruhi oleh erupsi Gunung Kelud. "Tidak ada hubungannya sama Gunung Kelud. Status Gunung Ijen turun ke waspada sejak 26 Agustus 2013 lalu. Sebelumnya 24 Juli 2012, status gunung Ijen dinaikkan dari waspada menjadi siaga," tambahnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

9 Kecamatan di Probolinggo Diguyur Hujan Abu Vulkanik Semeru

9 Kecamatan di Probolinggo Diguyur Hujan Abu Vulkanik Semeru

Regional
Polisi Bubarkan Pesta Pernikahan di Ngawi, Digelar Saat Pandemi Tanpa Kantongi Izin

Polisi Bubarkan Pesta Pernikahan di Ngawi, Digelar Saat Pandemi Tanpa Kantongi Izin

Regional
5 Hari Dirawat karena Positif Covid-19, Ketua KPU Sumsel Meninggal Dunia

5 Hari Dirawat karena Positif Covid-19, Ketua KPU Sumsel Meninggal Dunia

Regional
'Saya Bangun dan Bangunan dari Atas Langsung Runtuh'

"Saya Bangun dan Bangunan dari Atas Langsung Runtuh"

Regional
Seorang Wanita Ditemukan Tewas Tanpa Busana, Terduga Pelaku Terekam CCTV, Ini Ciri-cirinya

Seorang Wanita Ditemukan Tewas Tanpa Busana, Terduga Pelaku Terekam CCTV, Ini Ciri-cirinya

Regional
Putra Sulung Tewas Saat Gempa, Juhida: Suami Bilang Allahuakbar, Bangunan dari Atas Langsung Runtuh

Putra Sulung Tewas Saat Gempa, Juhida: Suami Bilang Allahuakbar, Bangunan dari Atas Langsung Runtuh

Regional
Gelapkan Dana Jemaah Rp 862 Juta, Pemilik Biro Perjalanan Haji dan Umrah Ditangkap

Gelapkan Dana Jemaah Rp 862 Juta, Pemilik Biro Perjalanan Haji dan Umrah Ditangkap

Regional
Buron Sejak 2016, Terpidana Kasus Perdagangan Manusia di NTT Ditangkap

Buron Sejak 2016, Terpidana Kasus Perdagangan Manusia di NTT Ditangkap

Regional
Perempuan di Bali Tewas Tanpa Busana, Ada Pria Berjaket Merah Terekam CCTV Naik Tangga ke Lantai 2

Perempuan di Bali Tewas Tanpa Busana, Ada Pria Berjaket Merah Terekam CCTV Naik Tangga ke Lantai 2

Regional
Jadikan Punggung Sebagai Tameng Reruntuhan Saat Gempa, Sertu Palemba Lindungi Keluarga, Sang Putra Tewas

Jadikan Punggung Sebagai Tameng Reruntuhan Saat Gempa, Sertu Palemba Lindungi Keluarga, Sang Putra Tewas

Regional
Rumah Korban Tragedi Sriwijaya Air SJ 182 Dibobol Maling, Tabung Gas hingga Galon Air Raib

Rumah Korban Tragedi Sriwijaya Air SJ 182 Dibobol Maling, Tabung Gas hingga Galon Air Raib

Regional
Satgas Covid-19 Sumbar: Belum Ditemukan Ada Nakes Alami Kejadian Ikutan Pasca-imunisasi

Satgas Covid-19 Sumbar: Belum Ditemukan Ada Nakes Alami Kejadian Ikutan Pasca-imunisasi

Regional
Aktivitas Gunung Merapi, 36 Kali Guguran Lava Pijar hingga Potensi Arah Erupsi

Aktivitas Gunung Merapi, 36 Kali Guguran Lava Pijar hingga Potensi Arah Erupsi

Regional
6 Korban Tewas Tertimbun Longsor di Tanah Laut Kalsel Akhirnya Ditemukan

6 Korban Tewas Tertimbun Longsor di Tanah Laut Kalsel Akhirnya Ditemukan

Regional
Korban Longsor di Manado Ditemukan Berkat Bantuan Sasa, Anjing Pelacak Polisi

Korban Longsor di Manado Ditemukan Berkat Bantuan Sasa, Anjing Pelacak Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X