Hujan Segarkan Udara di Kediri

Kompas.com - 15/02/2014, 17:37 WIB
Suasana kawasan Simpang Lima Gumul Kabupaten Kediri, Jawa Timur, sesaat setelah turun hujan, Sabtu (15/2/2014). Kompas.com/M.Agus Fauzul HakimSuasana kawasan Simpang Lima Gumul Kabupaten Kediri, Jawa Timur, sesaat setelah turun hujan, Sabtu (15/2/2014).
|
EditorAna Shofiana Syatiri

KEDIRI, KOMPAS.com - Hujan yang mengguyur wilayah Kediri, Jawa Timur, Sabtu (15/2/2014) siang tadi membuat suasana kota menjadi segar. Pasir yang awalnya menumpuk di jalanan, menjadi berkurang volumenya.

Hujan tersebut cukup deras dan mengguyur sekitar satu jam. Suasana kota yang awalnya berdebu akibat sisa material vulkanis, menjadi sejuk.

Hujan itu membasahi debu bercampur pasir yang menumpuk hingga lima sentimeter di jalanan. Sehingga, jarak pandang juga semakin leluasa dibanding sebelumnya.

Meski demikian, para pengendara harus tetap waspada karena jalanan belum sepenuhnya bersih dari pasir. Hal itu masih menyebabkan kerawanan kecelakaan lalu lintas.

Meski demikian, hujan tersebut juga menyebabkan beberapa rumah warga ambruk akibat tidak kuat menahan bertambahnya beban. "Atap bagian belakang rumah saya ambruk karena sebelumnya sudah ada abu vulkanisnya," kata Roma, warga Kelurahan Singonegaran, Kota Kediri.

Sebelumnya, Gunung Kelud mengalami erupsi eksplosif, Kamis (13/2/2014). Erupsi itu menyebabkan hujan abu di berbagai daerah.

Baca tentang
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rumah Kos di Bandung Digerebek,  Produksi Tembakau Gorila Dalam Kemasan Kacang

Rumah Kos di Bandung Digerebek, Produksi Tembakau Gorila Dalam Kemasan Kacang

Regional
Remaja Putri di Makassar Jadi Korban Teror Sperma

Remaja Putri di Makassar Jadi Korban Teror Sperma

Regional
Mabuk Berat, Turis Meksiko Tabrakan Diri ke Mobil

Mabuk Berat, Turis Meksiko Tabrakan Diri ke Mobil

Regional
5 Fakta Puluhan Siswa Disodori Kotoran Manusia oleh Kakak Kelas, Terbongkar Setelah Siswa Kabur dari Sekolah

5 Fakta Puluhan Siswa Disodori Kotoran Manusia oleh Kakak Kelas, Terbongkar Setelah Siswa Kabur dari Sekolah

Regional
Telusuri Sejarah Banten, Pemprov Kirim Utusan ke Belanda

Telusuri Sejarah Banten, Pemprov Kirim Utusan ke Belanda

Regional
Dianggap Berkah, Kurma yang Dipanen di Halaman Masjid Jadi Rebutan Warga Tasikmalaya

Dianggap Berkah, Kurma yang Dipanen di Halaman Masjid Jadi Rebutan Warga Tasikmalaya

Regional
Banjir 1 Bulan Menggenangi 2 Desa di Sidoarjo

Banjir 1 Bulan Menggenangi 2 Desa di Sidoarjo

Regional
Gara-gara Mi Instan, 2 Siswa SMP Berkelahi dan 1 Orang Dilarikan ke RS

Gara-gara Mi Instan, 2 Siswa SMP Berkelahi dan 1 Orang Dilarikan ke RS

Regional
Santri di Sukabumi Tewas di Areal Persawahan, 1 Orang Keracunan Obat

Santri di Sukabumi Tewas di Areal Persawahan, 1 Orang Keracunan Obat

Regional
Kronologi Kepala Dusun di Bulukumba Rusak Mata dan Potong Kemaluan Warganya hingga Tewas

Kronologi Kepala Dusun di Bulukumba Rusak Mata dan Potong Kemaluan Warganya hingga Tewas

Regional
Gara-gara Suara Knalpot, Dua Pria Dikeroyok di Denpasar

Gara-gara Suara Knalpot, Dua Pria Dikeroyok di Denpasar

Regional
Korban Tabrak Lari Pengendara Rush yang Diduga Stress Bertambah, di Antaranya Anak-anak

Korban Tabrak Lari Pengendara Rush yang Diduga Stress Bertambah, di Antaranya Anak-anak

Regional
22 Hari Penemuan Mayat di Senggigi, Jenazah Belum Dikubur

22 Hari Penemuan Mayat di Senggigi, Jenazah Belum Dikubur

Regional
Kepala Dusun di Bulukumba Potong Kemaluan dan Rusak Mata Warganya karena Masalah Penyemprot Padi

Kepala Dusun di Bulukumba Potong Kemaluan dan Rusak Mata Warganya karena Masalah Penyemprot Padi

Regional
Tanah Gambut di Rupat Bengkalis Kembali Terbakar, Petugas Berjibaku Padamkan Api

Tanah Gambut di Rupat Bengkalis Kembali Terbakar, Petugas Berjibaku Padamkan Api

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X