Kompas.com - 15/02/2014, 08:36 WIB
Anggota TNI Angkatan Laut membangun rumah sakit lapangan di lapangan kaki Gunung Kelud, Desa Wates, Kecamatan Wates, Kediri, Jawa Timur untuk penanganan korban erupsi Gunung Kelud KOMPAS.com/DEYTRI ROBEKKA ARITONANGAnggota TNI Angkatan Laut membangun rumah sakit lapangan di lapangan kaki Gunung Kelud, Desa Wates, Kecamatan Wates, Kediri, Jawa Timur untuk penanganan korban erupsi Gunung Kelud
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

KEDIRI, KOMPAS.com
- TNI Angkatan Laut membangun rumah sakit lapangan dengan mendirikan tenda di kaki Gunung Kelud, Desa Wates, Kecamatan Wates, Kediri, Jawa Timur, untuk menangani korban erupsi Gunung Kelud. Komandan Pelayanan Kesehatan Posko Bencana Erupsi Gunung Kelud TNI AL Mayor Rudi Pandapotan Napitupulu mengatakan, ada tujuh buah tenda untuk pelayanan rumah sakit lapangan.

"Tujuh tenda yang saya peruntukkan untuk IGD (instalasi gawat darurat) satu tenda, empat tenda rawat inap dan dua tenda rawat jalan," ujar Rudi, saat ditemui di sela-sela pembangunan tenda, Sabtu (15/2/2014).

Menurutnya, tenda IGD dan rawat jalan masing-masing mampu menampung 50 orang pasien.

"Kalau tenda rawat inap, setiap tendanya menampung 20 orang. Jadi empat tenda untuk menampung 80 orang pasien," ujar dia.

Rudi mengatakan, ada 51 tenaga medis yang bertugas di lapangan, di antaranya ada satu orang dokter bedah, lima orang dokter umum, dua orang ahli farmasi.

"Sisanya paramedis dan petugas tiga unit ambulans," ujar anggota Batalyon Kesehatan 1 Marinir Surabaya, Jawa Timur itu.

Sejauh ini, kata Rudi, baru tiga tenda yang didirikan di Desa Wates. Sementara, empat buah tenda lainnya disiagakan.

"Karena saya dengar, di atas masih ada desa yang belum tersentuh bantuan sama sekali. Begitu ada perintah, saya akan langsung ke sana. Sementara siaga di sini dulu," katanya.

Desa Wates berada pada jarak 18 kilometer (km) dari puncak Gunung Kelud. Erupsi Gunung Kelud yang terjadi pada Kamis (13/2/2014) malam menyebabkan tiga orang tewas dan 76.388 jiwa mengungsi.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X