Abu Vulkanik Tak Henti, 50 Pengungsi Terkena ISPA

Kompas.com - 14/02/2014, 14:58 WIB
Kondisi dan suasana evakuasi akibat letusan Gunung Kelud di perbatasan Kabupaten Malang, Blitar, dan Kediri, Jumat (14/2/2014) pagi. Kompas.com/Yatimul AinunKondisi dan suasana evakuasi akibat letusan Gunung Kelud di perbatasan Kabupaten Malang, Blitar, dan Kediri, Jumat (14/2/2014) pagi.
|
EditorGlori K. Wadrianto
MALANG, KOMPAS.com — Puluhan warga yang dievakuasi ke tempat pengungsian di kantor Kecamatan Pujon terkena infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). 

"Lebih kurang ada 50 pengungsi yang terkena ISPA. Kita tangani dan kondisinya masih normal. Terkena ISPA, akibat abu vulkanik," kata dokter Agus Wahyu, Jumat (14/2/2014), di pos kesehatan, Kecamatan Pujon.

Sebanyak 50 warga yang terkena ISPA itu ditampung di pos kesehatan. "Sudah ada puluhan dokter yang menanganinya. Korban yang ada di Puskesmas Pujon, ada 10 orang," kata Agus.

"Bantuan obat dari Dinas Kesehatan Kabupaten Malang masih mencukupi. Masker juga masih cukup," katanya lagi.

Pengungsi yang terkena ISPA, tambah Agus, bisa saja akan terus bertambah. "Karena sampai saat ini masih terjadi hujan abu disertai angin di Kecamatan Ngantang dan Kasembon," katanya.

Sementara itu, tim SAR, anggota TNI, PMI, dan personel kepolisian masih terus melakukan evakuasi korban, yang langsung dikirim ke Kota Batu.

Sejarah letusan Gunung Kelud dapat dibaca di http://www.cincinapi.com dan edisi khusus http://epaper.kompas.com.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jalur Puncak Rawan Longsor, Pengendara Diminta Hati-Hati

Jalur Puncak Rawan Longsor, Pengendara Diminta Hati-Hati

Regional
Kronologi ABK Meninggal dan Jenazahnya Dibuang ke Laut, Terakhir Komunikasi Setahun Lalu

Kronologi ABK Meninggal dan Jenazahnya Dibuang ke Laut, Terakhir Komunikasi Setahun Lalu

Regional
Fakta Lengkap Mahasiswa Jember Tewas di Kamar Indekos, dari Bau Menyengat hingga Korban Sempat Mengeluh Sakit

Fakta Lengkap Mahasiswa Jember Tewas di Kamar Indekos, dari Bau Menyengat hingga Korban Sempat Mengeluh Sakit

Regional
Mengenal Lebih Dekat Ikan Dewa, Harganya Jutaan dan Selalu Diburu Jelang Imlek

Mengenal Lebih Dekat Ikan Dewa, Harganya Jutaan dan Selalu Diburu Jelang Imlek

Regional
Seorang Kakek di Temanggung Tewas Disengat Ratusan Lebah

Seorang Kakek di Temanggung Tewas Disengat Ratusan Lebah

Regional
Fakta Kapal Wartawan Istana Tenggelam di Labuan Bajo, Polisi Sebut Layar Belum Sempat Diturunkan

Fakta Kapal Wartawan Istana Tenggelam di Labuan Bajo, Polisi Sebut Layar Belum Sempat Diturunkan

Regional
[POPULER NUSANTARA] ABK Meninggal Dibuang ke Laut | Raja Agung Sejagat Minta Maaf

[POPULER NUSANTARA] ABK Meninggal Dibuang ke Laut | Raja Agung Sejagat Minta Maaf

Regional
Fakta KM Panji Saputra Hilang Kontak, Angkut Drum Avtur hingga Basarnas Kerahkan Pesawat

Fakta KM Panji Saputra Hilang Kontak, Angkut Drum Avtur hingga Basarnas Kerahkan Pesawat

Regional
Petinggi Sunda Empire Ki Ageng Rangga Sering Gelar Pertemuan di Brebes

Petinggi Sunda Empire Ki Ageng Rangga Sering Gelar Pertemuan di Brebes

Regional
Pengasuh PAUD Pasrah Jadi Tersangka Kasus Jenazah Balita Tanpa Kepala

Pengasuh PAUD Pasrah Jadi Tersangka Kasus Jenazah Balita Tanpa Kepala

Regional
5 Fakta Guru Ngaji Cabuli Santri, Terpengaruh Film Porno hingga Korban Trauma Berat

5 Fakta Guru Ngaji Cabuli Santri, Terpengaruh Film Porno hingga Korban Trauma Berat

Regional
26 Pencuri Motor Diamankan, 6 di Antaranya Sering Keluar Masuk Bui

26 Pencuri Motor Diamankan, 6 di Antaranya Sering Keluar Masuk Bui

Regional
Nikmatnya Kopi Gunung Kelir, Rasa dan Aromanya Disukai hingga Luar Negeri

Nikmatnya Kopi Gunung Kelir, Rasa dan Aromanya Disukai hingga Luar Negeri

Regional
5 Penemuan Kerangka Manusia yang Gegerkan Warga, Kerangka Satu Keluarga hingga Ditemukan di Septic Tank Mertua

5 Penemuan Kerangka Manusia yang Gegerkan Warga, Kerangka Satu Keluarga hingga Ditemukan di Septic Tank Mertua

Regional
Tak Ada Database DNA, Polisi Sulit Ungkap Identitas Kerangka Manusia di Rumah Kosong Bandung

Tak Ada Database DNA, Polisi Sulit Ungkap Identitas Kerangka Manusia di Rumah Kosong Bandung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X