Dihujani Abu, Jalan Malioboro Lengang - Kompas.com

Simak kembali catatan Ekspedisi Kompas Cincin Api “Kelud Revolusi Gunung Api” di edisi khusus epaper.kompas.com dan www.cincinapi.com.

BrandzView

Dihujani Abu, Jalan Malioboro Lengang

Kompas.com - 14/02/2014, 11:58 WIB
KOMPAS.com/Wijaya kusuma Lapak para pedagang dimalioboro tampak masih belum dibongkar
YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Kawasan wisata Malioboro yang biasanya ramai dipadati pedagang dan wisatawan, Jumat (14/2/2014), lengang. Hampir semua pedagang kaki lima dan toko-toko di sepanjang Jalan Malioboro tutup akibat hujan abu vulkanik Gunung Kelud yang melanda Yogyakarta, sejak Kamis (13/2/2014) pukul 02.50 WIB.

"Kondisinya tidak memungkinkan untuk jualan. Abu cukup tebal dan beterbangan ke mana-mana," terang Sudirman, salah satu penjual kaus khas Yogya di Jalan Malioboro.

Ia mengungkapkan, dengan kondisi abu yang tebal seperti saat ini, wisatawan pun enggan berkunjung ke Malioboro. Mereka jelas memilih berada di rumah, penginapan, ataupun hotel.

Selain itu, jika pedagang memaksakan membuka dagangan, produk yang dijual akan terkena abu vulkanik sehingga akan menjadi kotor dan rusak.

Pandangan juga terbatas karena abu beterbangan terkena angin dari kendaraan yang melintas. "Ya, mau bagaimana lagi. Kalau rugi ya jelas rugi karena gak jualan. Tapi memang kondisinya tidak memungkinkan," tegasnya.

Berdasarkan pengamatan di lapangan, tampak beberapa wisatawan berfoto-foto di bawah tulisan Malioboro dengan latar belakang putih akibat abu vulkanik. Ada pula warga dan wisatawan yang mengambil abu vulkanik, lalu menyimpannya sebagai kenang-kenangan.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorGlori K. Wadrianto
Komentar

Terkini Lainnya

Gelombang Pengungsi Afghanistan yang Masuk Wilayah Turki Meningkat

Gelombang Pengungsi Afghanistan yang Masuk Wilayah Turki Meningkat

Internasional
Tradisi Kenduri di Gereja Katolik Wates, Perwakilan Semua Agama Hadir Ucapkan Syukur

Tradisi Kenduri di Gereja Katolik Wates, Perwakilan Semua Agama Hadir Ucapkan Syukur

Regional
Polisi Tangkap Pelaku Pencurian Modus Gembos Ban di Bekasi

Polisi Tangkap Pelaku Pencurian Modus Gembos Ban di Bekasi

Megapolitan
Ketua KPK Usulkan Sanksi Sosial bagi Koruptor untuk Bersihkan Sampah di Pasar

Ketua KPK Usulkan Sanksi Sosial bagi Koruptor untuk Bersihkan Sampah di Pasar

Regional
Disdik DKI Akan Ikuti Kebijakan Anies soal Libur Sekolah Saat Asian Games

Disdik DKI Akan Ikuti Kebijakan Anies soal Libur Sekolah Saat Asian Games

Megapolitan
Lagi, Seorang Jurnalis Gaza Tewas Ditembak Tentara Israel

Lagi, Seorang Jurnalis Gaza Tewas Ditembak Tentara Israel

Internasional
Operasi Patuh Jaya, Polda Metro Sasar Pengguna Ponsel Saat Berkendara

Operasi Patuh Jaya, Polda Metro Sasar Pengguna Ponsel Saat Berkendara

Megapolitan
Elektabilitas Disalip Gerindra, Golkar Sebut Kompetisi Makin Berat

Elektabilitas Disalip Gerindra, Golkar Sebut Kompetisi Makin Berat

Nasional
Potensi Kalium Berjumlah Besar untuk Pembuatan Pupuk Ditemukan di Pati

Potensi Kalium Berjumlah Besar untuk Pembuatan Pupuk Ditemukan di Pati

Regional
Soal Tuntutan Pengemudi Ojek 'Online', Menhub Tegaskan Tak Akan Terbitkan Aturan Baru

Soal Tuntutan Pengemudi Ojek "Online", Menhub Tegaskan Tak Akan Terbitkan Aturan Baru

Nasional
Penipuan Rp 50 Juta Bermodus Pura-pura Jadi Kwik Kian Gie...

Penipuan Rp 50 Juta Bermodus Pura-pura Jadi Kwik Kian Gie...

Megapolitan
Kim Jong Un Urus Kepulangan Jasad Korban Kecelakaan Bus asal China

Kim Jong Un Urus Kepulangan Jasad Korban Kecelakaan Bus asal China

Internasional
Pecahkan Rekor Muri, 5.000 Penari Gambyong Akan Goyang Kota Solo

Pecahkan Rekor Muri, 5.000 Penari Gambyong Akan Goyang Kota Solo

Regional
Penyekapan dan Perampokan yang Menimpa Penumpang GrabCar...

Penyekapan dan Perampokan yang Menimpa Penumpang GrabCar...

Megapolitan
Hujan Lebat, Angin Kencang, dan Petir Berpotensi Terjadi, Masyarakat Diminta Waspada

Hujan Lebat, Angin Kencang, dan Petir Berpotensi Terjadi, Masyarakat Diminta Waspada

Regional